RADAR KUDUS – Kebersamaan Leandro Trossard dengan Arsenal tampaknya memasuki babak akhir. Penyerang serbabisa asal Belgia itu dikabarkan semakin dekat meninggalkan Emirates Stadium setelah klub raksasa Turki, Besiktas, mencapai kesepakatan transfer dengan The Gunners.
Kabar tersebut pertama kali diungkap pakar transfer Eropa Fabrizio Romano, yang menyebut negosiasi antara kedua klub telah berjalan positif. Jika seluruh proses berjalan lancar, Trossard akan melanjutkan kariernya di Liga Turki setelah tiga setengah musim membela Arsenal.
Transfer ini menjadi salah satu manuver penting Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026, seiring upaya pelatih Mikel Arteta merombak komposisi skuad untuk menghadapi musim baru.
Baca Juga: Orlando Gill Tetap Jadi Man of the Match Meski Paraguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Arsenal Setuju Lepas Trossard
Menurut laporan terbaru, Arsenal telah menyetujui proposal yang diajukan Besiktas.
Nilai transfer disebut mencapai 18 juta euro atau sekitar Rp340 miliar, ditambah bonus berbasis performa (add-ons) senilai 2 juta euro.
Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan saat Arsenal merekrut Trossard dari Brighton & Hove Albion pada Januari 2023 dengan nilai transfer sekitar 27 juta poundsterling. Namun, kontrak pemain yang semakin mendekati masa berakhir serta rencana penyegaran skuad menjadi pertimbangan utama klub melepas sang winger.
Hingga kini, Arsenal maupun Besiktas belum mengumumkan kesepakatan tersebut secara resmi.
Besiktas Bergerak Cepat Temui Sang Pemain
Setelah mendapatkan lampu hijau dari Arsenal, Besiktas kini mengalihkan fokus pada negosiasi pribadi dengan Trossard.
Laporan menyebutkan bahwa klub asal Istanbul itu akan mengirim delegasi ke Amerika Serikat, tempat Trossard saat ini berada bersama Timnas Belgia untuk mengikuti Piala Dunia 2026.
Delegasi tersebut dijadwalkan bertemu langsung dengan agen sang pemain guna membahas rincian kontrak, termasuk durasi kerja sama, gaji, serta bonus yang akan diterima.
Besiktas berharap dapat meyakinkan Trossard menjadi salah satu pilar utama proyek mereka dalam mengembalikan dominasi klub di kompetisi domestik maupun Eropa.
Fokus Bela Belgia di Piala Dunia
Meski proses transfer terus berjalan, Trossard disebut belum ingin terlibat langsung dalam pembicaraan mengenai masa depannya.
Seluruh negosiasi untuk sementara diserahkan kepada agennya karena sang pemain memilih memusatkan perhatian pada perjuangan Belgia di Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 31 tahun itu ingin menghindari gangguan yang dapat memengaruhi konsentrasinya selama turnamen berlangsung.
Keputusan terkait klub barunya diperkirakan baru akan diambil setelah Belgia menyelesaikan kiprahnya di Piala Dunia.
Baca Juga: Ounahi Man of the Match Kanada vs Maroko, Tantang Prancis di Perempat Final
Perjalanan Trossard Bersama Arsenal
Sejak didatangkan dari Brighton pada awal 2023, Trossard berkembang menjadi salah satu pemain paling fleksibel di bawah asuhan Mikel Arteta.
Ia mampu dimainkan sebagai penyerang sayap kiri, sayap kanan, gelandang serang, hingga penyerang tengah, sehingga kerap menjadi solusi ketika Arsenal mengalami krisis pemain.
Selama membela The Gunners, Trossard dikenal sebagai pemain yang sering mencetak gol-gol penting, baik di Premier League, Liga Champions, maupun kompetisi domestik lainnya.
Kontribusinya membantu Arsenal bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris selama beberapa musim terakhir membuat namanya mendapat tempat di hati para pendukung klub London Utara tersebut.
Arsenal Bersiap Lakukan Regenerasi
Potensi hengkangnya Trossard juga sejalan dengan strategi Arsenal yang tengah melakukan regenerasi skuad.
Klub dikabarkan aktif memburu sejumlah pemain baru untuk memperkuat sektor serangan, termasuk winger dan penyerang tengah yang lebih muda sebagai bagian dari proyek jangka panjang Mikel Arteta.
Dana hasil penjualan Trossard diperkirakan akan dialokasikan untuk membantu mendanai perekrutan pemain baru pada bursa transfer musim panas ini.
Tantangan Baru di Liga Turki
Apabila transfer resmi terealisasi, Besiktas akan menjadi klub kedua Trossard di luar Belgia setelah sebelumnya sukses berkarier di Inggris bersama Brighton dan Arsenal.
Pengalaman bermain di kompetisi elite Eropa diharapkan mampu meningkatkan kualitas lini serang Besiktas, yang menargetkan kembali bersaing dalam perebutan gelar Liga Super Turki sekaligus tampil kompetitif di kompetisi antarklub Eropa.
Bagi Trossard, kepindahan ke Turki juga membuka peluang mendapatkan peran yang lebih sentral dalam tim, sesuatu yang mulai berkurang di Arsenal seiring semakin ketatnya persaingan memperebutkan tempat utama.
Meski demikian, hingga Piala Dunia 2026 berakhir, fokus utama Trossard tetap bersama Timnas Belgia. Pembahasan mengenai masa depannya diperkirakan baru akan mencapai tahap final setelah turnamen internasional tersebut selesai.
Editor : Mahendra Aditya