Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Portugal Persembahkan Lolos ke 16 Besar untuk Diogo Jota

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 3 Juli 2026 | 08:57 WIB
Tribute Mengharukan! Portugal Tumbangkan Kroasia untuk Mengenang Diogo Jota. (Instagram Fabrizio Romano)
Tribute Mengharukan! Portugal Tumbangkan Kroasia untuk Mengenang Diogo Jota. (Instagram Fabrizio Romano)

RADAR KUDUS - Kemenangan Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 bukan sekadar soal skor 2-1 atau tiket menuju babak 16 besar. Di balik perjuangan selama lebih dari 100 menit, tersimpan makna yang jauh lebih dalam.

Selecao mempersembahkan kemenangan ini untuk Diogo Jota, sosok yang terus hadir dalam hati seluruh skuad meski tak lagi bersama mereka.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, suasana di BMO Field, Toronto, terasa berbeda. Para pemain Portugal tampil dengan tekad besar untuk memberikan penghormatan kepada Diogo Jota.

Baca Juga: Adu Statistik Portugal vs Kroasia: Penguasaan Bola Milik Selecao, Efektivitas Milik Vatreni

Semangat juang yang mereka tunjukkan sepanjang laga menjadi bukti bahwa kemenangan ini memiliki arti lebih dari sekadar hasil di atas lapangan.

Portugal sebenarnya tampil dominan sejak menit awal. Penguasaan bola mencapai 60 persen dengan serangan yang terus mengalir ke pertahanan Kroasia. Namun, rapatnya lini belakang Vatreni dan penampilan gemilang Dominik Livakovic membuat Selecao gagal mencetak gol pada babak pertama.

Justru Kroasia yang lebih dahulu memecah kebuntuan pada menit ke-53 melalui Ivan Perisic. Gol tersebut membuat Portugal berada di ujung tanduk dan terancam mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia lebih cepat.

Baca Juga: Data dan Fakta Portugal vs Kroasia: VAR, Ronaldo, Ramos hingga Rekor Perisic

Dalam situasi sulit itulah karakter Portugal benar-benar terlihat.

Cristiano Ronaldo mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin. Setelah VAR menghadiahkan penalti kepada Portugal, sang kapten dengan tenang menjalankan tugasnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi gol pertama Ronaldo di fase gugur Piala Dunia sepanjang kariernya.

Namun perjuangan Portugal belum selesai.

Roberto Martinez melakukan sejumlah pergantian penting, termasuk memasukkan Goncalo Ramos. Keputusan itu terbukti menjadi langkah jitu.

Memasuki menit ke-90+4, Rafael Leao mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Ramos. Bola meluncur ke gawang Kroasia dan membawa Portugal berbalik unggul 2-1.

Drama masih berlanjut ketika Josko Gvardiol sempat mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+13. Akan tetapi, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena offside dalam proses serangan.

Peluit panjang akhirnya berbunyi. Para pemain Portugal merayakan kemenangan yang terasa begitu emosional. Bukan hanya karena berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar, tetapi juga karena mampu mempersembahkan kemenangan tersebut sebagai penghormatan untuk Diogo Jota.

Baca Juga: Goncalo Ramos Clutch pada menit 90+4, VAR Gagalkan Gol Josko Gvardiol

Semangat Jota seolah menjadi energi tambahan bagi Selecao sepanjang pertandingan. Saat tertinggal, mereka tidak menyerah. Saat peluang demi peluang gagal berbuah gol, mereka tetap percaya. Dan ketika kesempatan terakhir datang melalui sundulan Goncalo Ramos, Portugal memastikan perjuangan itu berakhir dengan senyuman.

Kini Portugal bersiap menghadapi Spanyol pada babak 16 besar dalam laga bertajuk Derbi Iberia. Namun, kemenangan atas Kroasia akan selalu dikenang bukan hanya karena comeback dramatis atau gol penentu di masa injury time, melainkan karena menjadi malam ketika seluruh skuad Selecao bermain dengan satu tujuan yang sama: memberikan penghormatan terbaik bagi Diogo Jota.

Di tengah euforia kelolosan ke fase berikutnya, Portugal menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang menang dan kalah. Ada persahabatan, kenangan, dan rasa kehilangan yang mampu menyatukan sebuah tim untuk berjuang melampaui batas.

Kemenangan 2-1 atas Kroasia menjadi simbol bahwa nama Diogo Jota akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Selecao, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Editor : Mahendra Aditya
#Portugal vs Kroasia #piala dunia 2026 #Goncalo Ramos #Cristiano Ronaldo #Diogo Jota