Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Adu Statistik Portugal vs Kroasia: Penguasaan Bola Milik Selecao, Efektivitas Milik Vatreni

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 3 Juli 2026 | 08:53 WIB
CR7 mencetak gol untuk Portugal saat berhadapan dengan Kroasia melalui gol penalti. (Instagram Portugal)
CR7 mencetak gol untuk Portugal saat berhadapan dengan Kroasia melalui gol penalti. (Instagram Portugal)

RADAR KUDUS - Portugal sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia 2-1. Di balik kemenangan dramatis tersebut, statistik pertandingan memperlihatkan duel yang jauh lebih seimbang dibanding skor akhir.

Portugal tampil dominan dalam penguasaan bola, distribusi operan, dan penciptaan peluang. Namun, Kroasia justru lebih efektif saat mengarahkan tembakan ke gawang. Berikut deretan angka menarik yang menjadi gambaran jalannya pertandingan di BMO Field, Toronto.

Baca Juga: Data dan Fakta Portugal vs Kroasia: VAR, Ronaldo, Ramos hingga Rekor Perisic

Portugal Kuasai Permainan

Sejak menit awal, Portugal tampil sebagai pengendali tempo pertandingan.

Selecao mencatat 60 persen penguasaan bola, sedangkan Kroasia hanya menguasai 40 persen. Dominasi tersebut juga terlihat dari jumlah operan yang sangat timpang.

Portugal membukukan 584 operan dengan akurasi mencapai 91 persen (532 operan sukses), sementara Kroasia hanya mencatat 368 operan dengan akurasi 85 persen (311 operan sukses).

Di area sepertiga akhir lapangan, Portugal kembali unggul dengan 126 operan sukses dibandingkan Kroasia yang hanya mencatat 57 operan.

Statistik tersebut menunjukkan Portugal lebih banyak mengontrol permainan dan membangun serangan secara sabar sepanjang laga.

Baca Juga: Goncalo Ramos Clutch pada menit 90+4, VAR Gagalkan Gol Josko Gvardiol

xG Portugal Lebih Tinggi

Dari sisi kualitas peluang, Portugal juga unggul.

Nilai Expected Goals (xG) Selecao mencapai 2,18, sedangkan Kroasia hanya 1,34.

Artinya, berdasarkan kualitas peluang yang tercipta, Portugal memang lebih layak mencetak lebih banyak gol dibanding lawannya.

Sementara itu, nilai Expected Assists (xA) kedua tim nyaris seimbang.

Data tersebut menunjukkan kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang matang melalui umpan-umpan berbahaya.

Baca Juga: Kalahkan Kroasia, Portugal Tantang Spanyol di 16 Besar

Kroasia Lebih Akurat Mengancam Gawang

Meski kalah dalam penguasaan bola, Kroasia justru lebih efektif saat melepaskan tembakan.

Dari 13 percobaan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Sebaliknya, Portugal melepaskan 15 tembakan, tetapi hanya tiga yang benar-benar memaksa kiper melakukan penyelamatan.

Rinciannya:

Kedua tim sama-sama menciptakan 10 tembakan dari dalam kotak penalti, sedangkan Portugal lebih sering mencoba peruntungan dari luar kotak penalti dengan lima percobaan, berbanding tiga milik Kroasia.

Masing-masing tim juga satu kali membentur mistar atau tiang gawang.

Baca Juga: Highlight Portugal vs Kroasia: Portugal Singkirkan Kroasia Berkat Gol Telat Goncalo Ramos

Portugal Lebih Banyak Ciptakan Peluang Besar

Walaupun Kroasia lebih akurat, Portugal tetap unggul dalam jumlah peluang emas.

Selecao menciptakan lima big chances, sedangkan Kroasia menghasilkan empat peluang besar.

Portugal juga memperoleh sembilan sepak pojok, lebih banyak dibanding Kroasia yang hanya mendapatkan lima tendangan sudut.

Namun menariknya, Kroasia justru lebih sering menyentuh bola di dalam kotak penalti lawan.

Hal ini menunjukkan serangan balik Kroasia beberapa kali mampu menembus pertahanan Portugal.

Baca Juga: FULL TIME Portugal vs Kroasia: Comeback Ronaldo, Ramos Penentu, Gvardiol Gigit Jari

Adu Fisik Berjalan Ketat

Pertandingan berlangsung keras, tetapi tetap terkendali.

Portugal hanya melakukan enam pelanggaran, sedangkan Kroasia mencatat 12 pelanggaran.

Wasit Espen Eskas mengeluarkan:

Dalam duel perebutan bola, Portugal kembali unggul dengan memenangi 53 duel, sedangkan Kroasia hanya 42 duel.

Sementara statistik bertahan menunjukkan kedua tim sama-sama melakukan 19 sapuan, tetapi Kroasia lebih aktif melakukan intersep dengan sembilan kali, dibanding lima milik Portugal.

Diogo Costa Lebih Sibuk

Salah satu fakta menarik datang dari sektor penjaga gawang.

Diogo Costa harus bekerja lebih keras dibanding Dominik Livakovic.

Kiper Portugal mencatat lima penyelamatan, sedangkan Livakovic hanya melakukan dua penyelamatan.

Meski demikian, kualitas peluang yang dihadapi kedua kiper sebenarnya identik.

Nilai Expected Goals on Target (xGOT) faced masing-masing mencapai 1,55.

Diogo Costa bahkan mencatat nilai Goals Prevented sebesar 0,55, yang berarti ia berhasil menggagalkan peluang lawan melebihi ekspektasi.

Sebaliknya, Livakovic memiliki angka -0,45, menunjukkan Portugal mampu mengonversi peluang lebih baik daripada yang diperkirakan model statistik.

Statistik Kunci Portugal vs Kroasia

Statistik Membuktikan Duel Berjalan Sangat Ketat

Walau Portugal tampil dominan dalam penguasaan bola, kualitas distribusi operan, dan penciptaan peluang, Kroasia mampu mengimbangi lewat efektivitas serangan. Vatreni bahkan unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dan lebih sering menguji ketangguhan Diogo Costa.

Namun sepak bola tidak hanya ditentukan oleh statistik. Portugal tampil lebih klinis pada momen-momen penting. Gol penalti Cristiano Ronaldo dan sundulan Goncalo Ramos pada masa injury time menjadi pembeda yang akhirnya membawa Selecao melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Editor : Mahendra Aditya
#Portugal vs Kroasia #Statistik Portugal vs Kroasia #Hasil Portugal Kroasia #piala dunia 2026 #Cristiano Ronaldo