RADAR KUDUS - Portugal sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia 2-1. Di balik kemenangan dramatis tersebut, statistik pertandingan memperlihatkan duel yang jauh lebih seimbang dibanding skor akhir.
Portugal tampil dominan dalam penguasaan bola, distribusi operan, dan penciptaan peluang. Namun, Kroasia justru lebih efektif saat mengarahkan tembakan ke gawang. Berikut deretan angka menarik yang menjadi gambaran jalannya pertandingan di BMO Field, Toronto.
Baca Juga: Data dan Fakta Portugal vs Kroasia: VAR, Ronaldo, Ramos hingga Rekor Perisic
Portugal Kuasai Permainan
Sejak menit awal, Portugal tampil sebagai pengendali tempo pertandingan.
Selecao mencatat 60 persen penguasaan bola, sedangkan Kroasia hanya menguasai 40 persen. Dominasi tersebut juga terlihat dari jumlah operan yang sangat timpang.
Portugal membukukan 584 operan dengan akurasi mencapai 91 persen (532 operan sukses), sementara Kroasia hanya mencatat 368 operan dengan akurasi 85 persen (311 operan sukses).
Di area sepertiga akhir lapangan, Portugal kembali unggul dengan 126 operan sukses dibandingkan Kroasia yang hanya mencatat 57 operan.
Statistik tersebut menunjukkan Portugal lebih banyak mengontrol permainan dan membangun serangan secara sabar sepanjang laga.
Baca Juga: Goncalo Ramos Clutch pada menit 90+4, VAR Gagalkan Gol Josko Gvardiol
xG Portugal Lebih Tinggi
Dari sisi kualitas peluang, Portugal juga unggul.
Nilai Expected Goals (xG) Selecao mencapai 2,18, sedangkan Kroasia hanya 1,34.
Artinya, berdasarkan kualitas peluang yang tercipta, Portugal memang lebih layak mencetak lebih banyak gol dibanding lawannya.
Sementara itu, nilai Expected Assists (xA) kedua tim nyaris seimbang.
-
Portugal: 1,04
-
Kroasia: 1,02
Data tersebut menunjukkan kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang matang melalui umpan-umpan berbahaya.
Baca Juga: Kalahkan Kroasia, Portugal Tantang Spanyol di 16 Besar
Kroasia Lebih Akurat Mengancam Gawang
Meski kalah dalam penguasaan bola, Kroasia justru lebih efektif saat melepaskan tembakan.
Dari 13 percobaan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Sebaliknya, Portugal melepaskan 15 tembakan, tetapi hanya tiga yang benar-benar memaksa kiper melakukan penyelamatan.
Rinciannya:
-
Total tembakan: Portugal 15 - 13 Kroasia
-
Tembakan tepat sasaran: Portugal 3 - 6 Kroasia
-
Tembakan melenceng: Portugal 8 - 5 Kroasia
-
Tembakan diblok: Portugal 4 - 2 Kroasia
Kedua tim sama-sama menciptakan 10 tembakan dari dalam kotak penalti, sedangkan Portugal lebih sering mencoba peruntungan dari luar kotak penalti dengan lima percobaan, berbanding tiga milik Kroasia.
Masing-masing tim juga satu kali membentur mistar atau tiang gawang.
Baca Juga: Highlight Portugal vs Kroasia: Portugal Singkirkan Kroasia Berkat Gol Telat Goncalo Ramos
Portugal Lebih Banyak Ciptakan Peluang Besar
Walaupun Kroasia lebih akurat, Portugal tetap unggul dalam jumlah peluang emas.
Selecao menciptakan lima big chances, sedangkan Kroasia menghasilkan empat peluang besar.
Portugal juga memperoleh sembilan sepak pojok, lebih banyak dibanding Kroasia yang hanya mendapatkan lima tendangan sudut.
Namun menariknya, Kroasia justru lebih sering menyentuh bola di dalam kotak penalti lawan.
-
Sentuhan di kotak penalti lawan
-
Kroasia: 22
-
Portugal: 19
-
Hal ini menunjukkan serangan balik Kroasia beberapa kali mampu menembus pertahanan Portugal.
Baca Juga: FULL TIME Portugal vs Kroasia: Comeback Ronaldo, Ramos Penentu, Gvardiol Gigit Jari
Adu Fisik Berjalan Ketat
Pertandingan berlangsung keras, tetapi tetap terkendali.
Portugal hanya melakukan enam pelanggaran, sedangkan Kroasia mencatat 12 pelanggaran.
Wasit Espen Eskas mengeluarkan:
-
Portugal: 1 kartu kuning
-
Kroasia: 2 kartu kuning
Dalam duel perebutan bola, Portugal kembali unggul dengan memenangi 53 duel, sedangkan Kroasia hanya 42 duel.
Sementara statistik bertahan menunjukkan kedua tim sama-sama melakukan 19 sapuan, tetapi Kroasia lebih aktif melakukan intersep dengan sembilan kali, dibanding lima milik Portugal.
Diogo Costa Lebih Sibuk
Salah satu fakta menarik datang dari sektor penjaga gawang.
Diogo Costa harus bekerja lebih keras dibanding Dominik Livakovic.
Kiper Portugal mencatat lima penyelamatan, sedangkan Livakovic hanya melakukan dua penyelamatan.
Meski demikian, kualitas peluang yang dihadapi kedua kiper sebenarnya identik.
Nilai Expected Goals on Target (xGOT) faced masing-masing mencapai 1,55.
Diogo Costa bahkan mencatat nilai Goals Prevented sebesar 0,55, yang berarti ia berhasil menggagalkan peluang lawan melebihi ekspektasi.
Sebaliknya, Livakovic memiliki angka -0,45, menunjukkan Portugal mampu mengonversi peluang lebih baik daripada yang diperkirakan model statistik.
Statistik Kunci Portugal vs Kroasia
-
Skor akhir: Portugal 2-1 Kroasia
-
Penguasaan bola: 60%-40%
-
xG: 2,18-1,34
-
Tembakan: 15-13
-
Tembakan tepat sasaran: 3-6
-
Peluang besar: 5-4
-
Sepak pojok: 9-5
-
Akurasi operan: 91%-85%
-
Operan sukses: 532-311
-
Duel dimenangkan: 53-42
-
Penyelamatan kiper: 5-2
Statistik Membuktikan Duel Berjalan Sangat Ketat
Walau Portugal tampil dominan dalam penguasaan bola, kualitas distribusi operan, dan penciptaan peluang, Kroasia mampu mengimbangi lewat efektivitas serangan. Vatreni bahkan unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dan lebih sering menguji ketangguhan Diogo Costa.
Namun sepak bola tidak hanya ditentukan oleh statistik. Portugal tampil lebih klinis pada momen-momen penting. Gol penalti Cristiano Ronaldo dan sundulan Goncalo Ramos pada masa injury time menjadi pembeda yang akhirnya membawa Selecao melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Editor : Mahendra Aditya