Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Eropa Mulai Kehilangan Taji? Jerman dan Belanda Tersingkir di Babak 32 Besar

uinbroadcasting • Rabu, 1 Juli 2026 | 09:45 WIB
Lutsharel Geertruida (Kiri) dan Tijjani Reijnders (kanan) menenangkan Quinten Timber (tengah) yang menangis setelah gagal mengeksekusi penalti yang membuat Belanda tersingkir.
Lutsharel Geertruida (Kiri) dan Tijjani Reijnders (kanan) menenangkan Quinten Timber (tengah) yang menangis setelah gagal mengeksekusi penalti yang membuat Belanda tersingkir.

RADAR KUDUS – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar.

Dua raksasa Eropa, Jerman dan Belanda, harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah kalah melalui adu penalti dari Paraguay dan Maroko. 

Hasil tersebut memunculkan pertanyaan baru: apakah dominasi sepak bola Eropa mulai mendapat ancaman serius?

Jerman menjadi korban pertama. Juara dunia empat kali itu ditahan imbang 1-1 oleh Paraguay hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya kalah 3-4 dalam adu penalti.

Bahkan, Jerman sempat mencetak gol pada babak tambahan waktu, tetapi dianulir melalui tinjauan VAR sebelum akhirnya tersingkir.

Tak lama berselang, Belanda mengalami nasib serupa.

Setelah unggul lebih dulu, De Oranje gagal mempertahankan keunggulan usai Maroko mencetak gol penyeimbang pada masa injury time. 

Laga kemudian berlanjut ke adu penalti dan Maroko keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Penjaga gawang Yassine Bounou kembali menjadi pahlawan bagi Atlas Lions.

Dua hasil tersebut memang mengejutkan, mengingat Jerman dan Belanda selalu masuk dalam jajaran negara dengan tradisi sepak bola terkuat di dunia.

Namun, apakah ini berarti kekuatan Eropa benar-benar mulai menurun?

Belum tentu.

Kekalahan kedua tim tersebut justru menunjukkan bahwa kualitas sepak bola dunia kini semakin merata.

Negara-negara dari Amerika Selatan, Afrika, hingga Asia terus mengalami perkembangan pesat, baik dari segi pembinaan pemain muda, kualitas kompetisi domestik, maupun jumlah pemain yang berkarier di liga-liga elite Eropa.

Paraguay, misalnya, tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mampu memanfaatkan momen penting dalam adu penalti untuk menyingkirkan Jerman.

Sementara Maroko kembali membuktikan bahwa keberhasilan mereka mencapai semifinal Piala Dunia 2022 bukanlah kebetulan.

Tim asal Afrika Utara itu kembali menunjukkan organisasi permainan yang solid, mental kuat, dan efektivitas tinggi saat menghadapi lawan yang lebih diunggulkan.

Fakta lainnya, semakin banyak pemain dari Afrika, Asia, dan Amerika Selatan yang bermain di liga-liga elite Eropa seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, hingga Ligue 1.

Pengalaman bermain di kompetisi terbaik dunia membuat kualitas individu maupun pemahaman taktik para pemain dari luar Eropa terus meningkat.

Selain itu, format baru Piala Dunia 2026 yang menghadirkan 48 peserta dan babak 32 besar juga membuat persaingan menjadi semakin terbuka.

Dengan lebih banyak negara lolos ke fase gugur, peluang terjadinya kejutan pun semakin besar.

Dalam sistem gugur, pertandingan sering ditentukan oleh detail kecil, mulai dari kesalahan individu, efektivitas penyelesaian akhir, hingga adu penalti.

Menariknya, dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir, dominasi Eropa juga mulai mendapat tantangan.

Pada Piala Dunia 2022, Maroko mampu menembus semifinal, Kroasia kembali melaju hingga perebutan tempat ketiga, sementara Brasil dan Argentina tetap menjadi ancaman utama bagi tim-tim Eropa.

Kini, di Piala Dunia 2026, Paraguay dan Maroko kembali menunjukkan bahwa tim non-Eropa semakin siap bersaing di level tertinggi.

Piala Dunia 2026 pun kembali menegaskan satu hal: nama besar dan sejarah tidak lagi menjadi jaminan untuk melaju jauh.

Di era sepak bola modern, setiap tim memiliki peluang yang sama apabila mampu tampil disiplin, efektif, dan siap menghadapi tekanan. (bay)

Editor : Ali Mustofa
#Belanda vs Maroko #Jerman vs Paraguay #piala dunia 2026 #jerman #belanda