Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Bersaing di Level Asia, 34 Bintang Muda Hasil MilkLife Soccer Challenge Terbang ke Singapura

Ali Mustofa • Selasa, 30 Juni 2026 | 14:47 WIB
SIAP BERJUANG: Tim U-14 jebolan turnamen MLSC All-Stars akan mewakili Indonesia di ajang Singa Cup di Singapura. (MLSC UNTUK RADAR KUDUS)
SIAP BERJUANG: Tim U-14 jebolan turnamen MLSC All-Stars akan mewakili Indonesia di ajang Singa Cup di Singapura. (MLSC UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS – Turnamen sepak bola putri MilkLife Soccer Challenge telah rampung digelar.

Dari ajang tersebut, tim pelatih menetapkan para pemain terbaik yang akan memperkuat Indonesia pada Singa Cup 2026 di Singapura.

Seleksi dilakukan melalui proses pemantauan menyeluruh terhadap performa para peserta selama kompetisi berlangsung.

Hasilnya, terbentuk dua skuad yang akan diberangkatkan, yakni tim kelompok usia U-12 dan U-14. Tim U-12 diperkuat 16 pemain, sementara tim U-14 berisi 18 pesepak bola putri.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan pengiriman para pemain ke Singapura merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dijalankan Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.

Langkah ini diharapkan memberi pengalaman berharga bagi atlet muda untuk merasakan atmosfer pertandingan bertaraf internasional.

Setelah berhasil mengirim dua tim ke JSSL Singapore 7's 2025 dan meraih status runner-up, tahun ini sebanyak 34 pemain terbaik yang tergabung dalam MilkLife Soccer Challenge All Stars 2026 kembali mendapat kesempatan tampil di Singa Cup 2026.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 7 November 2026 dan dikenal sebagai salah satu kompetisi sepak bola usia muda paling bergengsi di Asia dengan peserta dari berbagai negara, termasuk akademi sepak bola Indonesia.

"Kami membentuk dua tim yang diisi pemain-pemain terbaik berdasarkan hasil pemantauan tim talent scouting untuk tampil di Singa Cup 2026. Kami berharap ajang ini dapat mempercepat perkembangan kemampuan mereka, membangun mental bertanding, sekaligus menambah pengalaman di level internasional. Semua itu menjadi bagian penting dalam menyiapkan regenerasi pemain Timnas Putri Indonesia," ujar Teddy.

Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menjelaskan bahwa proses pencarian pemain tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknik individu.

Menurutnya, kecerdasan bermain atau football intelligence juga menjadi aspek penting dalam menentukan pemain yang layak masuk skuad.

Ia menilai para pesepak bola putri usia sekolah dasar yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge sudah menunjukkan perkembangan positif.

Selain tampil percaya diri, mereka juga mampu memahami jalannya pertandingan dan mengambil keputusan yang tepat di lapangan, bahkan melebihi rata-rata kemampuan pemain seusianya.

"Kami mencari pemain yang memiliki football intelligence, mampu beradaptasi dengan perubahan permainan, bermain efektif, mengatur tempo, dan tampil dinamis selama pertandingan," kata Jacksen.

Jacksen mengakui kriteria tersebut bukan hal mudah untuk dipenuhi oleh pemain usia dini.

Namun, ia melihat banyak peserta MilkLife Soccer Challenge telah mampu memperlihatkan kualitas tersebut selama turnamen berlangsung.

Berbekal potensi yang dimiliki para pemain, ia optimistis dapat membentuk tim yang kompetitif, atraktif, dan siap bersaing menghadapi wakil-wakil dari negara lain di Singa Cup 2026. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#Singa Cup 2026 #football intelligence #sepak bola putri #djarum foundation #MilkLife Soccer Challenge