SEMARANG - PSIS Semarang resmi membuka program Talent Scouting sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.
Program ini memberikan kesempatan bagi pemain-pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang bergabung dengan skuad Mahesa Jenar musim depan.
Seleksi tersebut akan dipimpin langsung oleh pelatih kepala baru PSIS, Widodo C. Putro, bersama jajaran tim pelatih.
Kehadiran tim pelatih dalam proses seleksi diharapkan mampu menjaring pemain-pemain terbaik yang memiliki kualitas untuk bersaing di level profesional.
Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen klub dalam memberikan ruang bagi talenta muda, khususnya dari Kota Semarang dan wilayah sekitarnya.
Menurutnya, PSIS ingin membangun fondasi tim yang kuat melalui pembinaan pemain lokal sekaligus menciptakan regenerasi yang berkelanjutan.
Klub berharap semakin banyak pesepak bola berbakat dari daerah mampu menembus sepak bola profesional melalui jalur seleksi terbuka.
Seleksi akan berlangsung di Kick-Off Arena, POJ City, dengan jadwal sebagai berikut:
- 29 Juni 2026: Seleksi peserta yang berdomisili di Kota Semarang.
- 30 Juni 2026: Seleksi peserta dari luar Kota Semarang.
- 1 Juli 2026: Tahap akhir bagi pemain yang lolos seleksi sebelumnya.
Peserta diwajibkan hadir sesuai jadwal berdasarkan domisili, membawa perlengkapan sepak bola pribadi seperti sepatu, pelindung tulang kering (shin guard), kaus latihan, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Program Talent Scouting ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan skuad PSIS musim 2026/27, tetapi juga menjadi wadah bagi pemain dari sekolah sepak bola (SSB), akademi, klub amatir, hingga komunitas sepak bola untuk menunjukkan kemampuan di hadapan tim pelatih.
Pemain yang mampu memenuhi standar penilaian akan berpeluang masuk dalam radar tim pelatih dan diproyeksikan memperkuat PSIS pada kompetisi mendatang.
Langkah ini sejalan dengan upaya banyak klub sepak bola Indonesia yang mulai memperkuat pembinaan usia muda dan memaksimalkan potensi pemain lokal sebagai bagian dari pembangunan sepak bola nasional.
Dengan sistem seleksi yang terbuka, PSIS berharap mampu menemukan talenta-talenta baru yang dapat menjadi tulang punggung klub di masa depan.
Editor : Mahendra Aditya