RADAR KUDUS – Laga penutup Grup K Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel penuh gengsi antara Portugal dan Kolombia di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (28/6/2026) pagi WIB.
Sorotan utama pertandingan ini tertuju pada pertemuan kembali dua mantan rekan setim di Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan James Rodríguez, yang kembali saling berhadapan di turnamen besar setelah delapan tahun.
Ronaldo akan memimpin Portugal dalam upaya mengamankan posisi terbaik menuju fase gugur, sementara James bertekad membawa Kolombia mempertahankan performa impresif mereka sekaligus mengakhiri puasa golnya di ajang Piala Dunia yang telah berlangsung sejak edisi 2014.
Kedua pemain pernah berbagi ruang ganti di Real Madrid pada periode 2014 hingga 2017.
Pertemuan terakhir mereka sebagai lawan terjadi pada semifinal Liga Champions 2018 ketika James membela Bayern Munchen menghadapi Real Madrid. Kini, keduanya kembali dipertemukan sebagai kapten tim nasional masing-masing.
James mengakui kualitas Ronaldo yang dinilainya tetap menjadi ancaman utama bagi setiap lawan.
Menurut gelandang berusia 34 tahun itu, Portugal memiliki sosok yang selalu haus kemenangan dan sangat berbahaya di depan gawang sehingga Kolombia harus tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Meski tampil cukup baik dalam dua laga awal, James belum mampu mencetak gol di Piala Dunia 2026. Gol terakhirnya di ajang empat tahunan tersebut tercipta saat menghadapi Brasil pada babak perempat final Piala Dunia 2014.
Sebaliknya, Ronaldo sedang berada dalam tren positif setelah memborong dua gol saat Portugal menaklukkan Uzbekistan pada pertandingan sebelumnya.
Penyerang berusia 41 tahun itu menilai laga menghadapi Kolombia tidak akan berjalan mudah.
Namun, ia menegaskan fokus utama Portugal bukan hanya meraih hasil positif di fase grup, melainkan melangkah sejauh mungkin dalam turnamen ini.
Selain duel dua bintang senior, pertandingan juga diperkirakan diwarnai persaingan menarik dari sektor sayap.
Bek kanan Kolombia Daniel Muñoz tampil produktif dengan dua gol di Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu senjata utama tim asuhan Néstor Lorenzo berkat keberaniannya membantu serangan.
Di kubu Portugal, bek kiri Nuno Mendes juga menjadi pemain yang patut diwaspadai. Pemain Paris Saint-Germain tersebut dikenal memiliki kecepatan tinggi dan baru saja mencetak gol melalui tendangan bebas saat menghadapi Uzbekistan.
Mendes berharap kali ini dapat menyumbang gol dari skema permainan terbuka.
Pertandingan Portugal kontra Kolombia juga menyimpan sisi emosional. Kedua tim sama-sama memiliki kedekatan dengan mendiang Diogo Jota.
Di kubu Kolombia terdapat Luis Díaz yang merupakan sahabat dekat Jota ketika membela Liverpool, sedangkan di tim Portugal ada Rúben Neves yang juga memiliki hubungan persahabatan erat dengan almarhum.
Menjelang laga terakhir Grup K, Kolombia berada di puncak klasemen sementara dengan enam poin dari dua kemenangan dan telah memastikan tiket ke babak 32 besar.
Portugal menempati posisi kedua dengan empat poin dan berada dalam posisi yang sangat kuat untuk melaju ke fase gugur, baik sebagai runner-up maupun melalui jalur peringkat ketiga terbaik bila diperlukan.
Duel ini diperkirakan berlangsung sengit karena selain menentukan posisi akhir klasemen grup, pertandingan juga menjadi panggung reuni dua nama besar sepak bola dunia yang pernah berjaya bersama di level klub dan kini kembali bersaing demi membawa negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.