Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bongkar Pasang Komposisi, 4 Pemain Asing-Lokal dan Pelatih Kiper Persijap Tak Lanjutkan Kontrak

Fikri Thoharudin • Jumat, 26 Juni 2026 | 18:50 WIB
BERGAIRAH: Pemain Persijap Jepara Wahyudi Hamisi menerobos benteng pertahanan Persis Solo di Stadion Manahan Surakarta pada Sabtu (13/9).
BERGAIRAH: Pemain Persijap Jepara Wahyudi Hamisi menerobos benteng pertahanan Persis Solo, di Stadion Manahan Surakarta, pada Sabtu (13/9).

JEPARA — Satu persatu pemain Persijap Jepara keluar. Tak memperpanjang kontrak. Namun hingga saat ini, manajemen belum mengumumkan pemain anyarnya. 

Top scorer Laskar Kalinyamat, Carlos Franca, pencetak 10 gol, tiga assist, dengan 58 tembakan, 32 di antaranya tepat sasaran, lebih dulu mengakhiri masa baktinya. Ia bertolak ke FC Ararat Armenia. 

Usai hengkang dari Persijap Jepara, Dicky Kurniawan juga bergabung ke Persebaya Surabaya. 

Setelah itu, Aly Ndom dan Wahyudi Hamisi juga menyusul. Mengakhiri kebersamaan dengan skuad asuhan Mario Lemos. 

Pelatih kiper, Yoo Jae-hoon juga resmi mengakhiri kontraknya. Pembersamaannya dalam mengasuh penjaga gawang Persijap, setidaknya selama tiga bulan amat berarti. Penuh kesan positif.

Persijap Jepara tampak kelimpungan. Beberapa pemain, dikabarkan tidak mencapai kesepakatan.

Permintaan naik harga 2-3 kali lipat, bisa-bisa membuat kantong Persijap kembang-kempis.

Pemain asing dan kunci, yang tetap akan dipertahankan Persijap, masih menjadi misteri. 

Pola senyap yang dilakukan bukan tanpa alasan. Upaya meracik komposisi pemain baru, dilakukan tanpa tergesa-gesa.

Menunjukkan Laskar Kalinyamat serius dalam menyiapkan musim 2026/2027 depan, berbenah.

Perpisahan pemain dan pelatih, tentu hal yang wajar dalam sepak bola. Kerja sama tak selalu terukur dari lamanya waktu, namun dari tercapainya tujuan dan hubungan baik. Tak terdegradasi menjadi hasil yang cukup bagus. 

Melalui pesan perpisahannya kepada Coach Mario, official, player dan manajemen, Yoo Jae-hoon merasa terhormat. Pernah menjadi bagian dan keluarga besar Persijap.

“Tiga bulan yang singkat. Waktu yang saya habiskan bersama Persijap, menjadi pengalaman membahagiakan bagi saya. Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen, official, Coach Mario, seluruh staf pelatih, dan para pemain," ucapnya. 

Yoo Jae-hoon menegaskan, dukungannya untuk Laskar Kalinyamat tidak akan berhenti. Meski sudah tidak lagi menjadi bagian dari tim.

“Berada di mana pun nanti, saya akan selalu mendukung tim Persijap. Semoga keberuntungan dan kesuksesan, selalu menyertai kalian (skuad Laskar Kalinyamat, red) semua," tambahnya.

Sementara itu, bek tengah asal Prancis, Aly Ndom, juga menyampaikan, keputusan untuk mengakhiri kerja sama diambil secara baik-baik dan profesional. 

Ia, bergabung pada putaran kedua. Bermain dalam 11 pertandingan, membuatnya dikenal sebagai sosok yang berkontribusi. Menjadi pertahanan yang kokoh.

“Dukungan dari klub dan para suporter benar-benar istimewa. Mereka menerima saya seperti bagian dari keluarga dan memberikan begitu banyak kasih sayang. Kota ini juga sangat indah. Saya hanya berharap bisa bermain lebih banyak lagi agar dapat membalas cinta dan dukungan yang telah mereka berikan kepada saya," ucap Aly Ndom.

Hal senada juga disampaikan oleh Wahyudi Hamisi. Menurutnya, momen berkesan dan tak akan terlupakan ialah saat melawan Persita Tangerang di penghujung musim.

Hal tersebut membuat Persijap berhasil bertahan. Tak terdegradasi. Berlanjut menapaki rumput Liga 1.

Presiden Persijap, M. Iqbal Hidayat, turut menyampaikan apresiasinya atas dedikasi yang telah diberikan para pemain, selama mengenakan jersey Laskar Kalinyamat.

“Kami berterima kasih atas kontribusi, kerja keras, dan profesionalisme yang ditunjukkan selama bersama Persijap. Atas nama klub, kami mendoakan agar karier (pemain, red) terus berkembang. Membawa banyak kesuksesan di masa mendatang.” sambungnya.

Perpisahan ini, baginya bukanlah tentang akhir semata. Melainkan bagian dari perjalanan sepak bola yang terus bergerak maju. 

Persijap akan terus melanjutkan langkah, dengan membawa pengalaman berharga yang telah dibangun bersama.(fik) 

Editor : Mahendra Aditya
#laskar kalinyamat #Mario Lemos #BRI Super League #persijap jepara #liga 1