Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Alfeandra Dewangga Tinggalkan Maung Bandung dan Merapat ke Singo Edan

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 24 Juni 2026 | 18:13 WIB
Tinggalkan Persib Lebih Cepat, Alfeandra Dewangga Resmi Gabung Arema FC. (Instagram Dewangga)
Tinggalkan Persib Lebih Cepat, Alfeandra Dewangga Resmi Gabung Arema FC. (Instagram Dewangga)

RADAR KUDUS – Bursa transfer Super League 2026/2027 kembali menghadirkan kejutan. Bek serba bisa Alfeandra Dewangga resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persib Bandung lebih cepat dari masa kontraknya dan memilih bergabung dengan Arema FC untuk menghadapi musim baru.

Keputusan tersebut menjadi salah satu perpindahan pemain yang cukup menyita perhatian publik sepak bola nasional. Pasalnya, Dewangga masih terikat kontrak bersama Persib hingga akhir musim 2026/2027. Namun, setelah melalui komunikasi panjang antara manajemen klub, tim pelatih, dan sang pemain, kedua pihak sepakat berpisah secara baik-baik.

Langkah ini diambil dengan pertimbangan utama memberikan kesempatan lebih besar kepada Dewangga untuk mendapatkan menit bermain yang konsisten. Dalam sepak bola modern, jam terbang menjadi faktor penting bagi pemain yang masih berada di usia emas seperti Dewangga, yang kini berusia 25 tahun.

Baca Juga: Lestari Moerdijat: Piala Dunia 2026, Momentum Menata Masa Depan Sepak Bola dan Pemuda Indonesia

Kesulitan Mendapat Tempat Utama di Persib

Saat bergabung dengan Persib pada awal 2025, Dewangga datang dengan reputasi sebagai salah satu bek muda terbaik Indonesia. Sebelumnya, ia menjadi pilar utama PSIS Semarang dan beberapa kali dipercaya memperkuat Timnas Indonesia di berbagai level usia hingga tim senior.

Namun persaingan ketat di skuad Maung Bandung membuat kesempatan bermainnya terbatas. Sepanjang musim lalu, Dewangga hanya mencatat sembilan penampilan di kompetisi domestik. Ia lebih sering menghuni bangku cadangan dibanding tampil sebagai starter.

Kondisi tersebut membuat pemain kelahiran Semarang itu mulai mempertimbangkan masa depannya. Alih-alih bertahan tanpa kepastian menit bermain, Dewangga memilih mencari klub yang mampu memberinya peran lebih besar di lapangan.

Baca Juga: Inggris vs Skotlandia di 16 Besar Piala Dunia 2026? Skenario Panas Rival Abadi Mulai Terbuka

Persib Lepas dengan Cara Profesional

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa keputusan melepas Dewangga dilakukan secara profesional dan mengedepankan kepentingan semua pihak.

Manajemen Persib memahami kebutuhan pemain untuk terus berkembang dan menjaga performa kompetitifnya. Karena itu, ketika muncul peluang yang dinilai menguntungkan bagi klub maupun pemain, Persib memilih membuka jalan bagi transfer tersebut.

Keputusan ini juga menunjukkan pendekatan modern yang mulai diterapkan sejumlah klub Indonesia, yakni tidak menghalangi pemain yang membutuhkan ruang berkembang demi kelangsungan karier profesional mereka.

Pesan Haru untuk Bobotoh

Sebelum meninggalkan Bandung, Dewangga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen Persib, mulai dari manajemen, pelatih, rekan setim, hingga Bobotoh yang selalu memberikan dukungan.

Meski hanya semusim membela Persib, ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam perjalanan karier berikutnya.

Hubungan baik yang terjalin membuat perpisahan ini berlangsung tanpa konflik. Dewangga bahkan menyebut Bandung dan Persib akan selalu memiliki tempat spesial dalam perjalanan hidupnya sebagai pesepak bola profesional.

Arema FC Dapat Tambahan Kekuatan Penting

Bagi Arema FC, kedatangan Dewangga merupakan langkah strategis dalam memperkuat lini pertahanan. Singo Edan memang tengah melakukan pembenahan besar untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

Kemampuan Dewangga bermain di beberapa posisi menjadi nilai tambah tersendiri. Selain beroperasi sebagai bek tengah, ia juga mampu dimainkan sebagai bek kiri maupun gelandang bertahan ketika dibutuhkan.

Pengalaman tampil bersama Timnas Indonesia membuatnya menjadi aset berharga bagi Arema. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertahanan sekaligus memberikan keseimbangan antara pemain muda dan senior di dalam skuad.

Baca Juga: Bellingham Tutupi Mulut Saat Bicara dengan Lawan, Mengapa Wasit FIFA Tak Beri Kartu Merah?

Bagian dari Revolusi Skuad

Transfer Dewangga juga menjadi bagian dari perubahan besar yang sedang terjadi di dua klub berbeda. Persib Bandung tengah melakukan evaluasi menyeluruh pascamusim lalu, termasuk melakukan perombakan komposisi pemain lokal maupun asing.

Sementara itu, Arema FC terus bergerak agresif di bursa transfer untuk membangun tim yang lebih kompetitif. Sebelumnya, klub asal Malang tersebut juga telah memperkenalkan sejumlah pemain baru guna memperkuat berbagai lini.

Kedatangan Dewangga menjadi sinyal bahwa Arema serius membangun fondasi tim yang mampu bersaing di papan atas musim depan.

Babak Baru Karier Sang Bek Timnas

Perjalanan Alfeandra Dewangga bersama Persib memang berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Namun, keputusan ini bisa menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kariernya sebagai salah satu bek potensial Indonesia.

Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman internasional yang dimiliki, peluang Dewangga untuk kembali menjadi langganan Timnas Indonesia tetap terbuka lebar. Kini, tantangan baru menantinya di Arema FC.

Jika mampu tampil reguler dan menunjukkan performa terbaiknya bersama Singo Edan, bukan tidak mungkin Dewangga akan kembali menjadi salah satu bek paling berpengaruh di sepak bola Indonesia dalam beberapa musim mendatang.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2026 #Transfer Liga 1 2026 #arema fc #Alfeandra Dewangga #persib bandung