Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Messi, Mbappe, dan Haaland Menggila! Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Jadi yang Paling Panas Sepanjang Sejarah

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB
Messi, Mbappe, dan Haaland Sedang Memburu top skor piala dunia 2026
Messi, Mbappe, dan Haaland Sedang Memburu top skor piala dunia 2026

JAKARTA – Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertarungan antarnegara terbaik di dunia. Turnamen terbesar sepak bola itu juga menyuguhkan duel individu yang berpotensi menjadi salah satu perebutan Sepatu Emas (Golden Boot) paling sengit dalam sejarah.

Setelah dua pertandingan fase grup, tiga nama langsung mencuri perhatian: Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland. Ketiganya tampil luar biasa dan terus mencetak gol dengan ritme yang sulit dipercaya.

Messi saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan lima gol. Tepat di belakangnya ada Mbappe dan Haaland yang sama-sama telah mengoleksi empat gol.

Secara total, ketiga pemain tersebut telah menghasilkan 13 gol hanya dalam dua pertandingan pertama masing-masing. Sebuah angka yang menunjukkan betapa dominannya mereka dibanding para pemain lain di turnamen ini.

Lebih menarik lagi, ini menjadi kali pertama sejak Piala Dunia 1954 terdapat tiga pemain yang mampu mencetak minimal empat gol hanya dalam dua laga awal turnamen.

Baca Juga: Bangun Pukul 05.00 untuk Bermain di Liga Nonprofesional, Semenyo Kini Jadi Bintang Manchester City dan Ghana

Messi Memimpin, Rekor Demi Rekor Berguguran

Nama Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian dunia sepak bola setelah mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Dua gol yang dicetak saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 membuat koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia mencapai 18 gol. Angka tersebut melewati rekor 16 gol milik legenda Jerman, Miroslav Klose.

Yang membuat pencapaian itu semakin luar biasa adalah usia Messi yang akan menginjak 39 tahun. Alih-alih mengalami penurunan performa, sang kapten Argentina justru tampil semakin efektif.

Hingga saat ini, seluruh lima gol Argentina di Piala Dunia 2026 lahir dari kaki Messi. Ia menjadi motor utama perjalanan Albiceleste menuju babak gugur.

Selain memimpin daftar top skor sementara, Messi juga menjadi pemain dengan jumlah peluang tercipta terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, membuktikan bahwa kontribusinya tidak hanya datang dari gol.

Mbappe Memburu Rekor yang Lebih Besar

Jika Messi menjadi raja saat ini, maka Kylian Mbappe adalah pewaris yang terus mendekat.

Striker Prancis itu kembali menunjukkan ketajamannya saat Les Bleus mengalahkan Irak dalam laga yang sempat tertunda akibat cuaca buruk. Mbappe mencetak dua gol pada penampilan ke-100 bersama tim nasional Prancis.

Tambahan tersebut membuat koleksi gol Mbappe di Piala Dunia mencapai 16 gol dari 16 pertandingan.

Artinya, pemain berusia 27 tahun itu kini sudah menyamai rekor yang sebelumnya dipegang Miroslav Klose dan hanya terpaut dua gol dari catatan Messi.

Dengan usia yang jauh lebih muda, banyak pengamat meyakini Mbappe memiliki peluang besar untuk menjadi pemegang rekor gol Piala Dunia di masa depan.

Tak hanya itu, Mbappe juga berpeluang menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu memenangkan Golden Boot lebih dari satu kali di Piala Dunia.

Baca Juga: 10 Tahun Setelah Pensiun dari Timnas, Lionel Messi Kini Jadi Raja Gol Piala Dunia Sepanjang Masa

Haaland Datang dan Langsung Mengancam

Di tengah sorotan terhadap Messi dan Mbappe, Erling Haaland diam-diam membangun ancaman serius.

Piala Dunia 2026 menjadi debut pertama Haaland di turnamen terbesar sepak bola dunia. Namun striker Norwegia itu tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

Dua gol ke gawang Senegal membuat Haaland telah mencetak empat gol dari dua pertandingan pertamanya di Piala Dunia.

Catatan tersebut menjadikannya salah satu dari sedikit pemain dalam sejarah yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam dua laga pertama Piala Dunia secara beruntun.

Produktivitas Haaland bersama Norwegia memang sudah luar biasa sejak sebelum turnamen dimulai. Hingga kini ia telah mencetak 59 gol dari 52 penampilan internasional, sebuah rasio yang bahkan melampaui banyak legenda sepak bola dunia.

Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, bahkan yakin anak asuhnya memiliki peluang besar memenangkan Golden Boot meskipun bermain untuk tim yang tidak sekuat Argentina atau Prancis.

Baca Juga: Rekor Piala Dunia Miliknya Tumbang, Miroslav Klose Justru Beri Hormat Tinggi kepada Lionel Messi

Harry Kane Masih Mengintai

Persaingan Golden Boot juga belum sepenuhnya menjadi milik tiga nama tersebut.

Kapten Inggris Harry Kane masih berpeluang masuk dalam perburuan setelah mencetak dua gol pada pertandingan pembuka. Kane bahkan telah menyamai rekor gol Piala Dunia milik legenda Inggris, Gary Lineker.

Jika mampu menjaga konsistensi, penyerang Bayern Munchen itu dapat menjadi pesaing serius dalam perlombaan menuju Sepatu Emas.

Selain Kane, sejumlah nama lain seperti Folarin Balogun dari Amerika Serikat juga mulai menunjukkan ketajaman mereka meski masih tertinggal dari tiga kandidat utama.

Memburu Rekor Fontaine yang Bertahan 68 Tahun

Selain Golden Boot, para penyerang elite dunia ini juga sedang mengejar rekor legendaris milik Just Fontaine.

Legenda Prancis tersebut masih memegang rekor jumlah gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dengan 13 gol yang dicetak pada turnamen 1958.

Selama hampir tujuh dekade, hanya dua pemain yang mampu mendekati rekor tersebut, yakni Sandor Kocsis (Hungaria) dengan 11 gol pada 1954 dan Gerd Muller (Jerman Barat) dengan 10 gol pada 1970.

Kini, format baru Piala Dunia 48 tim memberi peluang lebih besar bagi para penyerang untuk mendekati bahkan memecahkan rekor Fontaine. Jumlah pertandingan yang lebih banyak membuat kesempatan mencetak gol semakin terbuka.

Siapa yang Akan Menang?

Jika melihat performa saat ini, Messi memang berada di posisi terdepan. Pengalaman, ketajaman, dan statusnya sebagai pusat permainan Argentina membuat peluangnya sangat besar.

Namun Mbappe memiliki kombinasi usia, kecepatan, dan kualitas yang menjadikannya ancaman paling nyata. Sementara Haaland adalah predator murni yang mampu mencetak gol dari hampir setiap peluang yang dimilikinya.

Piala Dunia 2026 mungkin baru memasuki fase awal, tetapi satu hal sudah terlihat jelas: dunia sedang menyaksikan perlombaan luar biasa antara tiga generasi penyerang terbaik.

Messi mengejar keabadian, Mbappe memburu warisan sejarah, dan Haaland ingin membuktikan dirinya sebagai mesin gol paling mematikan di era modern.

Siapa yang akhirnya mengangkat Golden Boot di akhir turnamen masih menjadi tanda tanya. Namun jika performa mereka terus berlanjut, Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai salah satu panggung perebutan top skor terbaik yang pernah terjadi dalam sejarah sepak bola.

Editor : Mahendra Aditya
#Golden Boot Piala Dunia 2026 #top skor Piala Dunia 2026 #Lionel Messi #Kylian mbappe #erling haaland