Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Inggris Waspada Ghana, Laga Panas Grup L Piala Dunia 2026 Diprediksi Ketat di Awal

Ali Mustofa • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:50 WIB
Selebrasi Jude Bellingham saat timnas Inggris mengalahkan Kroasia. (FIFA)
Selebrasi Jude Bellingham saat timnas Inggris mengalahkan Kroasia. (FIFA)

RADAR KUDUS – Laga Timnas Inggris kontra Ghana pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan.

Duel yang digelar di Gillette Stadium, Foxborough, pada Rabu (24/6) dini hari WIB ini menjadi penentu penting bagi kedua tim dalam upaya mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Inggris datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga pembuka.

Hasil tersebut menunjukkan kualitas skuad asuhan Thomas Tuchel yang mampu bangkit setelah sempat mendapat tekanan di babak pertama.

Performa impresif di paruh kedua pertandingan menjadi sinyal bahwa Inggris mulai menemukan ritme permainan terbaiknya di turnamen ini.

Produktivitas empat gol ke gawang Kroasia juga menegaskan bahwa lini serang The Three Lions masih menjadi salah satu yang paling berbahaya.

Harry Kane kembali menunjukkan ketajamannya dengan torehan dua gol, sementara Jude Bellingham tampil dominan sebagai pengatur permainan.

Kombinasi pemain muda dan berpengalaman membuat Inggris memiliki banyak variasi serangan yang sulit dibaca lawan.

Selain itu, kedalaman skuad menjadi kekuatan tersendiri bagi Inggris.

Nama-nama seperti Marcus Rashford dan Bukayo Saka mampu memberikan dampak besar meski memulai laga dari bangku cadangan, sehingga Tuchel memiliki banyak opsi untuk mengubah jalannya pertandingan.

Di sisi lain, Ghana juga mengawali turnamen dengan hasil positif setelah menang tipis 1-0 atas Panama lewat gol di masa injury time.

Namun, performa mereka masih menyisakan catatan, terutama dalam hal efektivitas menciptakan peluang.

Skuad asuhan Carlos Queiroz dikenal mengandalkan disiplin taktik dan organisasi pertahanan yang kuat.

Hal ini kemungkinan besar kembali diterapkan saat menghadapi Inggris yang memiliki kualitas serangan jauh lebih tajam.

Ghana diprediksi tidak akan tampil terbuka dan lebih memilih bermain menunggu sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui pemain sayap yang memiliki kecepatan.

Kembalinya Thomas Partey menjadi suntikan penting untuk menjaga keseimbangan lini tengah.

Peran Partey akan sangat vital dalam meredam dominasi lini tengah Inggris yang dihuni pemain-pemain berkualitas seperti Bellingham dan Declan Rice.

Ia diharapkan mampu memutus aliran bola sekaligus menjaga stabilitas permainan Ghana.

Meski demikian, tantangan Ghana tetap berat. Dari sisi kualitas individu, pengalaman di level tertinggi, hingga kedalaman skuad, Inggris masih unggul cukup jauh.

Banyak pemain The Three Lions terbiasa tampil di laga besar bersama klub elite Eropa.

Faktor produktivitas juga menjadi pembeda. Inggris mencatat delapan gol dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi, menunjukkan efektivitas serangan yang sangat baik.

Sementara Ghana masih kesulitan menjaga konsistensi, terutama saat menghadapi tim kuat.

Pertarungan di lini tengah diperkirakan menjadi kunci utama pertandingan ini. Inggris memiliki kemampuan mengontrol tempo sekaligus melancarkan serangan cepat, yang jika dikuasai Rice dan Bellingham, akan membuat Ghana tertekan sepanjang laga.

Sebaliknya, Ghana harus memaksimalkan setiap peluang yang muncul. Serangan balik melalui Kamaldeen Sulemana dan Antoine Semenyo bisa menjadi ancaman jika Inggris lengah dalam transisi bertahan.

Dari sisi mental, kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan di laga pertama.

Namun Inggris terlihat memiliki momentum lebih kuat berkat kemenangan meyakinkan atas tim yang secara kualitas lebih tinggi dari lawan Ghana sebelumnya.

Secara keseluruhan, Inggris masih lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Kualitas pemain, pengalaman, serta kedalaman skuad menjadi faktor yang membuat mereka berada di atas Ghana.

Meski demikian, Ghana tetap berpotensi memberikan kejutan jika mampu bermain disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

Pertandingan diperkirakan berjalan ketat di awal, sebelum dominasi Inggris mulai terlihat seiring berjalannya waktu.

Jika mampu menjaga konsentrasi dan memaksimalkan peluang, The Three Lions berpeluang besar mengamankan tiga poin penting untuk melangkah lebih dekat ke babak 32 besar.

Prediksi skor akhir: Inggris 2-0 Ghana. 

Editor : Ali Mustofa
#piala dunia 2026 #Ghana #babak 32 besar #timnas inggris