Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Garudayaksa FC Bersih-Bersih Besar! 21 Nama Dilepas, Pratama Arhan hingga Ragnar Oratmangoen Masuk Radar

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 22 Juni 2026 | 19:31 WIB
Pratama Arhan
Pratama Arhan

RADAR KUDUS – Garudayaksa FC menunjukkan keseriusannya menyambut debut di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi tim. Klub promosi yang menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026 itu menjadi salah satu tim paling aktif pada bursa transfer awal musim Super League 2026/2027.

Tidak tanggung-tanggung, hingga pertengahan Juni 2026 manajemen telah mengakhiri kerja sama dengan 21 nama, termasuk pelatih kepala dan sejumlah pemain inti yang berperan membawa klub meraih tiket promosi.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Garudayaksa tidak ingin sekadar menjadi tim pelengkap di kompetisi elite Indonesia. Manajemen memilih membangun skuad baru yang dinilai lebih siap menghadapi persaingan Super League, yang musim depan kembali diikuti 18 klub.

Baca Juga: Profil Luka Menalo: Winger Timnas Bosni, Pemain Dinamo Zagreb ke Liga 1 yang Diincar Persib Bandung

Juara Liga 2 Langsung Lakukan Evaluasi Besar

Garudayaksa FC datang ke Super League dengan status kampiun Pegadaian Championship 2025/2026. Meski sukses mendominasi kompetisi kasta kedua, manajemen menilai kualitas skuad masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing menghadapi klub-klub mapan seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Borneo FC, hingga Dewa United.

Karena itu, proses evaluasi dilakukan sejak bursa transfer dibuka. Salah satu keputusan penting adalah berpisah dengan pelatih Widodo Cahyono Putro, yang kemudian menerima tawaran melatih PSIS Semarang.

Pergantian pelatih tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi yang lebih luas, mencakup pemain lokal, pemain asing, hingga personel yang berstatus pinjaman.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 Memanas, Persib Bidik Luka Menalo dan Persija Resmikan Mariano Peralta

Sebanyak 21 Nama Resmi Berpisah

Perombakan skuad Garudayaksa FC termasuk yang paling besar dibandingkan klub peserta Super League lainnya.

Sejumlah pemain senior yang dipastikan hengkang antara lain:

Di sektor pemain asing, Garudayaksa juga melepas bek asal Lituania Vytas Gaspuitis serta Everton yang sebelumnya menjadi bagian skuad juara.

Selain itu, beberapa pemain yang musim lalu datang dengan status pinjaman telah kembali ke klub asal masing-masing, yakni:

Dengan banyaknya pemain yang keluar, Garudayaksa praktis memiliki ruang cukup besar untuk mendatangkan wajah-wajah baru.

Baca Juga: Meski Berdamai, Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing di Jasinga Tetap Diproses Hukum

Nama Pratama Arhan Mulai Dikaitkan

Meski belum mengumumkan perekrutan pemain secara resmi, sejumlah rumor transfer mulai mengarah kepada Garudayaksa FC.

Salah satu nama yang paling sering disebut adalah Pratama Arhan. Bek kiri Timnas Indonesia itu dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang ingin direkrut guna memperkuat sektor pertahanan.

Selain Arhan, mantan pemain Persija Jakarta Alfriyanto Nico Saputro juga disebut menjadi incaran.

Nama lain yang tak kalah menarik adalah Ragnar Oratmangoen. Penyerang Timnas Indonesia yang masih berkarier di klub Belgia FCV Dender itu dikaitkan dengan proyek ambisius Garudayaksa, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub maupun sang pemain.

Seluruh informasi tersebut masih berada pada tahap rumor sehingga belum dapat dipastikan akan terealisasi pada bursa transfer kali ini.

Didukung Finansial Kuat

Garudayaksa FC dikenal sebagai klub yang memiliki dukungan finansial kuat. Hal itu membuat klub promosi tersebut diyakini memiliki kemampuan untuk bersaing dalam perebutan pemain berkualitas.

Bila mampu merekrut sejumlah pemain berpengalaman maupun pemain Timnas Indonesia, Garudayaksa berpotensi menjadi salah satu kuda hitam pada Super League 2026/2027.

Namun demikian, keberhasilan di bursa transfer tetap harus diimbangi dengan proses adaptasi, kekompakan tim, serta kesiapan menghadapi kompetisi yang jauh lebih kompetitif dibandingkan Liga 2.

Bursa Transfer Klub Lain Juga Bergerak

Tidak hanya Garudayaksa, sejumlah klub peserta Super League juga aktif melakukan pembenahan skuad.

Persija Jakarta melakukan perubahan besar dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala sekaligus melepas sejumlah pemain seperti Riko Simanjuntak, Hanif Sjahbandi, Carlos Eduardo, Jean Mota, Bruno Tubarao, hingga Allano Lima. Di sisi lain, Macan Kemayoran dirumorkan memburu Mariano Peralta dan kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi.

Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub paling agresif dalam mendatangkan pemain. Bajul Ijo merekrut Ramadhan Sananta, Reza Arya Pratama, Yusuf Meilana, Syahrul Lasinari, Ricky Pratama, dan Dicky Kurniawan. Sebaliknya, Bruno Moreira resmi hengkang setelah menerima pinangan klub Thailand, Port FC.

Arema FC juga menjalani fase regenerasi dengan melepas belasan pemain, termasuk Lucas Frigeri, Dedik Setiawan, Luiz Gustavo, Pablo Oliveira, dan Dalberto. Klub asal Malang itu kini memulai era baru bersama pelatih Marcos Santos.

Di Borneo FC, perubahan juga terjadi pada jajaran pelatih. Mauro Jeronimo dipercaya menjadi pelatih kepala menggantikan Fabio Lafundes. Selain itu, Pesut Etam melepas sejumlah pemain penting, termasuk Mariano Peralta, Kei Hirose, Kaio Nunes, Christophe Nduwarugira, dan Cleyton Santos.

Sementara Persib Bandung yang berstatus juara bertahan masih relatif tenang di bursa transfer. Hingga saat ini, Maung Bandung baru mengumumkan kepergian Layvin Kurzawa dan Federico Barba serta melakukan restrukturisasi di jajaran kepelatihan.

Baca Juga: Profil Luka Menalo: Winger Timnas Bosni, Pemain Dinamo Zagreb ke Liga 1 yang Diincar Persib Bandung

Persaingan Super League Diprediksi Makin Ketat

Jendela transfer masih terbuka sehingga aktivitas perpindahan pemain diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

Klub-klub peserta diprediksi masih akan berburu pemain asing, pemain lokal berkualitas, hingga talenta muda untuk memperkuat kedalaman skuad sebelum kompetisi dimulai.

Bagi Garudayaksa FC, keberhasilan membangun tim baru akan menjadi faktor penting untuk menentukan apakah mereka mampu bertahan di kasta tertinggi atau bahkan memberi kejutan dalam musim debut di Super League 2026/2027.

Editor : Mahendra Aditya
#Bursa Transfer Super League 2026 #Transfer Liga 1 2026 #Pratama Arhan #garudayaksa fc #Ragnar Oratmangoen