KUDUS – Kabupaten Kudus kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan sepak bola putri di Indonesia.
Hal tersebut ditandai dengan pembukaan Women’s Soccer Trilogy yang berlangsung di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, sebagai awal dari rangkaian kompetisi sepak bola putri sepanjang tahun 2026.
Selain menjadi wadah pembinaan atlet muda, penyelenggaraan ajang ini juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas sport tourism atau wisata olahraga.
Women’s Soccer Trilogy terdiri atas tiga turnamen yang saling berkesinambungan.
Rangkaian tersebut diawali dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026.
kemudian dilanjutkan HydroPlus Soccer League All-Stars pada Juli mendatang, dan ditutup melalui Srikandi Merdeka Cup pada Agustus 2026 yang dijadwalkan diikuti tim-tim dari tujuh negara.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton bersama jajaran Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Dalam sambutannya, Bellinda menyampaikan apresiasi atas komitmen Djarum Foundation yang selama ini konsisten mendukung perkembangan olahraga, khususnya sepak bola putri, di Kabupaten Kudus.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda berprestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor ekonomi lokal.
Kehadiran peserta, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner, hingga jasa lainnya.
Bellinda juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai wilayah.
Ia berharap para atlet dapat menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti kompetisi.
Di sisi lain, masyarakat Kudus juga diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, serta keramahan kepada para tamu.
Dengan demikian, Kudus diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional maupun internasional.
Sementara itu, Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahyono, menjelaskan bahwa Women’s Soccer Trilogy merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang yang telah dijalankan selama tiga tahun terakhir.
Program tersebut dirancang untuk memberikan jalur kompetisi yang berkesinambungan bagi pesepak bola putri usia dini hingga menuju level yang lebih tinggi.
Ia menambahkan, para juara dari setiap turnamen nantinya akan memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi lanjutan sebagai bagian dari sistem pembinaan yang terintegrasi.
Melalui pola tersebut, diharapkan semakin banyak talenta muda sepak bola putri Indonesia yang berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (gal)