Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Usai Amankan Kadek Raditya, Persis Solo Bersiap Kunci Dua Nama Penting di Lini Belakang

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB
I Gede Aditya
I Gede Aditya

RADAR KUDUS - Persis Solo menunjukkan keseriusannya membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027.

Setelah resmi mengamankan tanda tangan Kadek Raditya Maheswara, manajemen Laskar Sambernyawa kini dikabarkan tengah menuntaskan proses negosiasi dengan dua pemain bertahan lainnya yang menjadi bagian penting skuad musim lalu.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Persis tidak ingin mengulangi masalah yang dialami pada musim sebelumnya. Setelah harus menerima kenyataan turun kasta, klub kebanggaan Kota Bengawan mulai menyusun fondasi baru dengan fokus utama memperkuat sektor pertahanan sebagai modal berburu tiket promosi.

Baca Juga: Belajar dari YouTube, Siswa SMPN 21 Solo Sukses Rakit Sistem Peringatan Dini Banjir

Kadek Raditya Jadi Awal Proyek Kebangkitan

Persis lebih dulu mengumumkan keberhasilan mempertahankan Kadek Raditya Maheswara. Bek asal Bali tersebut resmi menjadi bagian dari skuad musim depan setelah mencapai kesepakatan dengan manajemen klub.

Kehadiran Kadek dinilai penting karena pemain berusia muda itu memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi lini belakang. Selain itu, pengalaman yang didapat sepanjang musim lalu menjadi nilai tambah dalam proyek pembangunan ulang skuad Persis.

Pengumuman tersebut sekaligus menjadi pemain keenam yang dipastikan bergabung dalam skuad Persis untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Alex Van Djin dan I Gede Aditya Masuk Prioritas

Namun pekerjaan manajemen belum selesai. Dua nama yang kini disebut menjadi fokus utama adalah Dodi Alex Van Djin dan I Gede Aditya.

Keduanya merupakan bagian dari lini pertahanan Persis pada musim lalu dan dinilai masih sesuai dengan kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi yang panjang dan ketat.

Owner Don Badres Management, Muhammad Badres, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pihak Persis masih berjalan intensif. Ia menyebut proses negosiasi menunjukkan perkembangan yang positif.

Menurutnya, seluruh pihak memiliki keinginan yang sama agar para pemain tersebut tetap menjadi bagian dari perjalanan Persis musim depan.

Pernyataan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi Pasoepati dan suporter Persis lainnya yang berharap kerangka tim musim lalu tetap dipertahankan sebagai fondasi untuk bangkit dari keterpurukan.

Persis Masih Berburu Tambahan Amunisi

Tak hanya berupaya mempertahankan pemain lama, Persis juga dikabarkan masih aktif berburu tambahan kekuatan di bursa transfer.

Muhammad Badres memberi isyarat bahwa beberapa pemain lain yang berada di bawah naungan agensinya juga tengah menjalani proses pembicaraan dengan manajemen klub.

Meski enggan menyebutkan identitas pemain yang dimaksud, ia mengakui peluang kerja sama masih terbuka lebar.

Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Persis akan kembali menambah beberapa pemain berpengalaman guna memperkuat kedalaman skuad.

Keberadaan Persis sebagai salah satu klub besar Indonesia dengan sejarah panjang serta basis suporter yang fanatik menjadi faktor yang membuat banyak pemain tertarik bergabung.

Meski saat ini bermain di kasta kedua, daya tarik Laskar Sambernyawa dinilai tetap kuat di mata para pesepak bola profesional.

Baca Juga: Kanada Menang 6-0 atas Qatar, Tapi Kehilangan Ismael Kone Akibat Cedera Mengerikan

Sektor Belakang Jadi Prioritas Utama

Sinyal paling menarik dari proses transfer Persis adalah fokus yang mengarah ke lini pertahanan.

Badres mengungkapkan bahwa mayoritas pemain yang tengah dibicarakan beroperasi di sektor belakang. Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa manajemen ingin lebih dulu membangun organisasi pertahanan yang solid sebelum menambah kekuatan di lini lainnya.

Langkah tersebut cukup masuk akal jika melihat evaluasi musim lalu. Dalam sepak bola modern, tim yang memiliki pertahanan kokoh biasanya memiliki peluang lebih besar bersaing di papan atas dan menjaga konsistensi sepanjang musim.

Bagi Persis, membangun benteng pertahanan yang kuat bukan hanya soal memperbaiki catatan kebobolan, tetapi juga menjadi fondasi untuk mewujudkan target utama musim depan, yakni kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Misi Besar Kembali ke Liga Elite

Musim 2026/2027 akan menjadi periode yang sangat penting bagi Persis Solo. Setelah terdegradasi, tekanan untuk segera bangkit tentu semakin besar.

Manajemen, pelatih, pemain, dan suporter memiliki satu tujuan yang sama, yaitu mengembalikan Persis ke level tertinggi kompetisi nasional.

Karena itu, setiap keputusan di bursa transfer menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang klub.

Jika negosiasi dengan Alex Van Djin dan I Gede Aditya berhasil diselesaikan dalam waktu dekat, Persis akan memiliki fondasi pertahanan yang lebih stabil untuk memulai persiapan pramusim.

Kini para pendukung Laskar Sambernyawa tinggal menunggu pengumuman resmi dari klub. Setelah Kadek Raditya dipastikan bertahan, dua nama lama lainnya tampaknya semakin dekat untuk kembali mengenakan seragam merah kebanggaan Kota Bengawan dan menjadi bagian dari misi besar membawa Persis Solo kembali ke panggung tertinggi sepak bola Indonesia.

Editor : Mahendra Aditya
#Kadek Raditya #Alex Van Djin #I Gede Aditya #bursa transfer Persis Solo #persis solo