JEPARA – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jepara tancap gas mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Berbekal status juara umum pada edisi sebelumnya, tim karate Jepara membidik raihan emas mulus sekaligus mempertahankan dominasinya di tingkat provinsi.
Ketua FORKI Jepara, Luluk Agus Yulianto, mengatakan persiapan saat ini memasuki tahap pemantapan setelah para atlet menjalani training center (TC). Berbagai program latihan terus digenjot untuk meningkatkan kualitas atlet dari sisi fisik, teknik, strategi, maupun mental bertanding.
Menurutnya, evaluasi hasil latihan tidak cukup dilakukan di dalam dojo. Karena itu, FORKI Jepara menyiapkan sejumlah try out sebagai sarana mengukur kemampuan atlet sebelum turun di ajang Porprov.
"Try out menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan atlet setelah menjalani TC. Dari situ kami bisa mengevaluasi kesiapan fisik, mental, teknik, dan strategi yang akan digunakan saat pertandingan," ujarnya.
Agenda terdekat yang akan diikuti adalah DIY International Karate Championship pada 19-20 Juni 2026. Namun, tim yang diberangkatkan belum dalam komposisi penuh.
Sekitar 80 persen atlet yang diproyeksikan memperkuat tim Porprov Jepara akan tampil pada kejuaraan tersebut. Sementara sebagian atlet lainnya sedang dipersiapkan mengikuti kejuaraan internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 24-26 Juni 2026. Beberapa atlet juga masih menjalani masa pemulihan sehingga belum memungkinkan untuk turun bertanding.
Meski demikian, kejuaraan di Yogyakarta tetap menjadi tolok ukur penting bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan atlet sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu dibenahi.
Setelah itu, FORKI Jepara telah menyiapkan agenda try out internasional yang lebih besar di Bangkok, Thailand, pada 10-18 Agustus 2026. Pada ajang tersebut, tim ditargetkan tampil dengan kekuatan penuh sehingga dapat memberikan gambaran utuh mengenai kesiapan skuad menjelang Porprov.
"Di Bangkok nanti rencananya tim sudah lengkap. Kami ingin melihat kesiapan seluruh atlet dalam suasana pertandingan internasional sebelum masuk fase akhir persiapan Porprov," kata Luluk.
Saat ini para atlet menjalani latihan rutin setiap hari di Honbu Dojo Garuda, Bangsri. Program latihan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, pematangan teknik, penyusunan strategi pertandingan, serta pembentukan mental juara.
Luluk menilai aspek mental menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan atlet di ajang multi-event seperti Porprov. Karena itu, pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para atlet saat menghadapi lawan-lawan terbaik dari kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.
Target yang dipasang FORKI Jepara tidak main-main. Mereka bertekad mempertahankan prestasi sebagai juara umum karate Porprov yang berhasil diraih pada edisi sebelumnya.
Pada Porprov terakhir, tim karate Jepara tampil impresif dengan mengoleksi enam medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Capaian tersebut menjadi modal optimisme untuk kembali mengukir prestasi sekaligus menjaga tradisi juara.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, dukungan program latihan intensif, serta pengalaman bertanding di level internasional, FORKI Jepara optimistis mampu tampil maksimal dan kembali membawa pulang gelar juara umum karate pada Porprov Jawa Tengah 2026.
Editor : Admin