JAKARTA – Pertarungan Australia melawan Turki pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup. Bukan sekadar perebutan tiga poin, pertandingan ini berpotensi menentukan arah perjalanan kedua tim menuju babak gugur.
Australia dan Turki akan saling berhadapan di BC Place Stadium, Vancouver, Kanada, pada Minggu (14/6/2026) pukul 11.00 WIB. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, laga tersebut dapat disaksikan secara langsung melalui televisi nasional maupun layanan streaming resmi.
Dalam format baru Piala Dunia yang diikuti 48 negara dengan total 104 pertandingan, kesalahan kecil dapat berakibat fatal. Karena itu, kemenangan pada laga perdana menjadi modal krusial untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Baca Juga: Kebobolan Menit 94, Murat Yakin Kecewa Berat: Swiss Kurang Cerdik
Jadwal Australia vs Turki
-
Pertandingan: Australia vs Turki
-
Kompetisi: Piala Dunia 2026 – Grup D
-
Tanggal: Minggu, 14 Juni 2026
-
Kick-off: 11.00 WIB
-
Stadion: BC Place Stadium, Vancouver, Kanada
Australia dan Turki tergabung di Grup D bersama Amerika Serikat serta Paraguay. Persaingan di grup ini diperkirakan berlangsung ketat karena tidak ada tim yang benar-benar mendominasi secara mutlak.
Tempat Menonton Australia vs Turki
Pecinta sepak bola Indonesia dapat menyaksikan laga ini melalui saluran resmi berikut:
-
TVRI Nasional
-
TVRI Sport
-
FolaPlay
-
MAXStream TV
TVRI selaku pemegang hak siar nasional menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis melalui siaran digital free-to-air (FTA). Untuk memperluas jangkauan pemirsa, TVRI juga bekerja sama dengan platform OTT FolaPlay dan MAXStream TV.
Bahkan, seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 dapat diakses melalui platform tersebut, baik secara langsung maupun tayangan ulang.
Baca Juga: Qatar Tahan Swiss, Granit Xhaka Tampar Ambisi Tim Sendiri: Kami Belum Layak Bicara Gelar Juara
Australia Ingin Lanjutkan Tradisi Positif
Bagi Australia, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan kelima secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia setelah lolos pada edisi 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Socceroos mencatat prestasi terbaik dengan mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2006 dan mengulanginya di Qatar 2022.
Meski demikian, performa menjelang turnamen belum sepenuhnya konsisten. Dalam lima pertandingan terakhir, Australia mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Lima laga terakhir Australia:
-
Swiss 1-1 Australia
-
Meksiko 1-0 Australia
-
Australia 5-1 Curacao
-
Australia 1-0 Kamerun
-
Kolombia 3-0 Australia
Pelatih Australia kemungkinan masih mengandalkan pengalaman Mat Ryan di bawah mistar, dipadukan dengan energi muda dari Nestory Irankunda dan Cristian Volpato di lini depan.
Baca Juga: Gol Menit 94 Antar Qatar Ukir Sejarah, Lopetegui Bangga dengan Mental Baja Timnya
Turki Datang dengan Modal Meyakinkan
Turki justru tiba dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Bulan Bintang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak 2002.
Dua dekade lalu, Turki menciptakan kejutan besar dengan finis di peringkat ketiga Piala Dunia Korea Selatan-Jepang. Kini, generasi baru yang dipimpin Hakan Calhanoglu dan Arda Guler ingin mengulang kisah sukses tersebut.
Performa mereka menjelang turnamen juga impresif.
Lima laga terakhir Turki:
-
Turki 2-1 Venezuela
-
Turki 4-0 Makedonia Utara
-
Kosovo 0-1 Turki
-
Turki 1-0 Rumania
-
Spanyol 2-2 Turki
Turki juga membawa modal positif setelah tampil kompetitif di Euro 2024 dengan menembus babak perempat final.
Baca Juga: Prediksi Starting XI Jerman vs Curacao: Musiala-Wirtz Jadi Senjata Utama Nagelsmann
Prediksi Susunan Pemain
Australia (3-4-2-1):
Mat Ryan; Alessandro Circati, Harry Souttar, Lucas Herrington; Jacob Italiano, Aiden O'Neill, Connor Metcalfe, Jordan Bos; Cristian Volpato, Nestory Irankunda; Mohamed Toure.
Turki (4-2-3-1):
Ugurcan Cakir; Zeki Celik, Ozan Kabak, Abdulkerim Bardakci, Eren Elmali; Hakan Calhanoglu, Orkun Kokcu; Baris Yilmaz, Arda Guler, Can Uzun; Denis Gul.
Rekor Pertemuan
Secara historis, Turki memiliki catatan lebih baik dalam pertemuan melawan Australia.
-
24 Mei 2004: Australia 0-1 Turki
-
21 Mei 2004: Australia 1-3 Turki
Meski kedua pertandingan tersebut terjadi lebih dari dua dekade lalu, statistik itu menunjukkan Turki pernah mampu mengatasi tekanan dari Socceroos.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Australia kemungkinan mengandalkan organisasi permainan, kekuatan bola mati, serta pengalaman tampil di Piala Dunia.
Sebaliknya, Turki diprediksi bermain lebih agresif melalui kreativitas Arda Guler, visi permainan Hakan Calhanoglu, serta mobilitas Baris Yilmaz di lini depan.
Melihat tren performa terkini, Turki sedikit lebih diunggulkan. Namun pengalaman Australia di turnamen besar membuat laga ini berpotensi berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Satu hal yang pasti, siapa pun yang berhasil mengamankan kemenangan akan mendapatkan keuntungan besar dalam perebutan tiket menuju babak gugur Piala Dunia 2026.
Editor : Mahendra Aditya