TORONTO – Setelah Meksiko membuka pesta sepak bola terbesar dunia dengan kemenangan meyakinkan, sorotan Piala Dunia 2026 kini beralih ke dua tuan rumah lainnya. Amerika Serikat dan Kanada akhirnya akan menjalani laga perdana mereka di hadapan pendukung sendiri pada hari kedua turnamen.
Namun, bukan hanya pertandingan yang menjadi perbincangan. Sejumlah isu mulai mewarnai Piala Dunia edisi terbesar sepanjang sejarah ini, mulai dari banjir kartu merah, cedera pemain bintang, kontroversi harga tiket, aturan visa bagi kreator konten, hingga kekhawatiran terkait cuaca ekstrem.
Dengan format baru yang melibatkan 48 negara dan total 104 pertandingan, Piala Dunia 2026 tampaknya siap menghadirkan drama bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga di luar arena pertandingan.
Baca Juga: Bangkit dari Tekanan, Korea Selatan Taklukkan Ceko 2-1 dan Kirim Sinyal Bahaya di Piala Dunia 2026
Kanada Berburu Kemenangan Bersejarah
Kanada akan mengawali kiprahnya menghadapi Bosnia-Herzegovina di BMO Field, Toronto.
Pertandingan ini memiliki arti khusus bagi tuan rumah. Sepanjang sejarah partisipasinya di Piala Dunia, Kanada belum pernah meraih kemenangan.
Pada Piala Dunia 1986, mereka kalah dalam tiga pertandingan tanpa mencetak gol. Sementara di Qatar 2022, Alphonso Davies dan kawan-kawan kembali tersingkir di fase grup meski sempat mencuri perhatian lewat permainan menyerang.
Kini, generasi emas Kanada datang dengan status berbeda.
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan mereka terbilang pesat. Jika pada 2017 Kanada masih berada di luar 100 besar ranking FIFA, kini mereka telah menembus posisi ke-30 dunia.
Diperkuat sejumlah pemain yang merumput di liga elite Eropa seperti Alphonso Davies dan Jonathan David, Kanada diyakini memiliki peluang besar mencatat kemenangan pertama dalam sejarah Piala Dunia.
Prediksi Kanada vs Bosnia-Herzegovina
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta sebanyak 10.000 kali, Kanada menjadi unggulan utama.
-
Kanada menang: 58,3 persen
-
Imbang: 21,7 persen
-
Bosnia-Herzegovina menang: 20 persen
Meski belum pernah bertemu sebelumnya, faktor tuan rumah diprediksi menjadi pembeda.
Amerika Serikat Hadapi Ujian Berat Lawan Paraguay
Di laga lainnya, Amerika Serikat akan menjamu Paraguay di SoFi Stadium, Inglewood, California.
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi tim berjuluk The Yanks.
Namun, Paraguay bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Pertemuan terakhir kedua tim di turnamen resmi berlangsung pada Copa America 2016 dan dimenangkan Amerika Serikat dengan skor tipis. Sementara dalam sejarah Piala Dunia, keduanya hanya pernah bertemu sekali pada edisi perdana tahun 1930, ketika AS menang 3-0.
Meski diunggulkan publik tuan rumah, prediksi menunjukkan duel akan berlangsung ketat.
Prediksi Amerika Serikat vs Paraguay
Simulasi Opta memperlihatkan selisih kekuatan kedua tim sangat tipis.
-
Amerika Serikat menang: 39,8 persen
-
Paraguay menang: 33,6 persen
-
Imbang: 26,6 persen
Artinya, satu kesalahan kecil saja bisa menentukan nasib kedua tim.
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Kanada vs Bosnia-Herzegovina
-
Stadion: BMO Field, Toronto
-
Kick-off: 19.00 GMT / 02.00 WIB
Amerika Serikat vs Paraguay
-
Stadion: SoFi Stadium, California
-
Kick-off: 01.00 GMT, 13 Juni / 08.00 WIB
Kedua laga tersebut diperkirakan menjadi penentu awal persaingan grup masing-masing.
Kartu Merah Jadi Tren Baru?
Hari pertama Piala Dunia 2026 menyuguhkan kejutan besar.
Laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan menghasilkan tiga kartu merah sekaligus.
Sphephelo Sithole dan Themba Zwane dari Afrika Selatan diusir keluar lapangan, disusul bek Meksiko Cesar Montes pada masa injury time.
Jumlah tersebut nyaris menyamai total kartu merah sepanjang Piala Dunia Qatar 2022 yang hanya mencatat empat kartu merah selama keseluruhan turnamen.
Satu-satunya pertandingan yang mencatat lebih banyak kartu merah adalah duel Portugal melawan Belanda pada Piala Dunia 2006 yang menghasilkan empat kartu merah dan dikenal sebagai "Battle of Nuremberg".
Fenomena ini memunculkan spekulasi bahwa FIFA ingin menerapkan standar disiplin lebih ketat sejak awal kompetisi.
Jepang Kehilangan Sang Kapten
Kabar mengejutkan datang dari Jepang.
Kapten sekaligus gelandang andalan mereka, Wataru Endo, dipastikan mundur dari skuad akibat cedera kaki yang belum pulih sempurna pascaoperasi.
Tak hanya absen di Piala Dunia, pemain Liverpool berusia 33 tahun itu juga mengumumkan pensiun dari tim nasional Jepang.
Keputusan tersebut menjadi pukulan telak bagi Samurai Blue yang kehilangan sosok pemimpin berpengalaman di ruang ganti.
Julian Quinones Ukir Sejarah
Meksiko tak hanya meraih kemenangan atas Afrika Selatan.
Penyerang Julian Quinones juga mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol pertama Piala Dunia 2026.
Lahir di Kolombia, Quinones sempat memperkuat tim kelompok umur negara kelahirannya sebelum menjadi warga negara Meksiko pada 2023.
Ketajamannya terus meningkat sejak bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Qadsiah. Pada musim 2025-2026, ia keluar sebagai top skor Liga Pro Saudi dengan koleksi 33 gol.
Gol ke gawang Afrika Selatan mempertegas statusnya sebagai salah satu senjata utama El Tri.
Influencer Dapat Peringatan Soal Visa
Piala Dunia juga memunculkan isu di luar sepak bola.
Laporan media Spanyol El Pais menyebut otoritas Amerika Serikat mengingatkan kreator konten asing agar tidak menghasilkan pendapatan dari aktivitas digital menggunakan visa turis.
Konten yang dimonetisasi dianggap sebagai bentuk pekerjaan sehingga membutuhkan izin atau jenis visa yang sesuai.
Meski belum ada konfirmasi independen terkait laporan tersebut, isu ini menjadi perhatian mengingat ribuan influencer diperkirakan hadir selama turnamen berlangsung.
Harga Tiket dan Kursi Kosong Jadi Sorotan
Piala Dunia 2026 juga menghadapi kritik terkait kebijakan harga tiket dinamis.
Ribuan kursi kosong terlihat saat Korea Selatan mengalahkan Republik Ceko 2-1 di Guadalajara.
Padahal kapasitas stadion hampir terisi penuh secara resmi.
Harga tiket final sempat melonjak drastis dari estimasi awal sekitar 1.550 dolar AS menjadi mendekati 14.000 dolar AS sebelum turun ke kisaran lebih dari 7.000 dolar AS menjelang kick-off.
Banyak pihak menilai lonjakan harga tersebut membuat akses masyarakat terhadap Piala Dunia semakin terbatas.
Ancaman Cuaca Ekstrem dan Jadwal Padat
Di balik kemegahan turnamen, isu kesejahteraan pemain kembali menjadi perhatian.
Penelitian independen memperkirakan seperempat pertandingan Piala Dunia 2026 berpotensi berlangsung dalam suhu di atas ambang batas yang direkomendasikan bagi keselamatan atlet.
Di sisi lain, pemain yang mencapai partai final bisa memainkan delapan pertandingan Piala Dunia setelah lebih dahulu menjalani musim kompetisi domestik yang padat.
Situasi ini memperkuat desakan agar FIFA lebih memperhatikan kesehatan pemain di tengah kalender sepak bola yang semakin sibuk.
Hari kedua Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang siapa menang atau kalah.
Kanada berburu sejarah, Amerika Serikat berupaya memenuhi ekspektasi publik sendiri, sementara berbagai isu mulai menguji kesiapan penyelenggaraan turnamen terbesar sepanjang masa.
Jika hari pertama sudah dipenuhi drama, kontroversi, dan rekor baru, maka perjalanan panjang menuju final dipastikan akan menghadirkan lebih banyak cerita yang melampaui batas lapangan hijau.
Editor : Mahendra Aditya