Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persija Resmi Perkenalkan Shin Tae-yong, Siap Pimpin Macan Kemayoran di Super League 2026/2027

Ali Mustofa • Senin, 8 Juni 2026 | 15:57 WIB
Presiden Persija Mohamad Prapanca dan Pelatih baru Persija Shin Tae-yong. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
Presiden Persija Mohamad Prapanca dan Pelatih baru Persija Shin Tae-yong. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

RADAR KUDUS – Persija Jakarta menghadirkan kejutan besar menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027.

Klub ibu kota tersebut resmi mengangkat Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru yang akan memimpin Macan Kemayoran pada musim kompetisi mendatang.

Pengenalan pelatih asal Korea Selatan itu dilakukan dengan cara yang istimewa.

Persija memilih Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi peluncuran resmi, sekaligus memperkenalkan Shin Tae-yong secara langsung kepada publik dan para pendukung setianya pada Senin (8/6).

Suasana acara semakin meriah ketika manajemen Persija lebih dahulu menayangkan video singkat yang menampilkan perjalanan karier serta berbagai pencapaian Shin Tae-yong selama berkecimpung di dunia sepak bola.

Setelah tayangan tersebut selesai diputar, sosok yang pernah menangani Timnas Indonesia itu kemudian memasuki ruang konferensi pers dan menyapa para awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Shin Tae-yong memperkenalkan diri sebagai pelatih baru Persija dan menyampaikan kesiapannya untuk menghadapi tantangan bersama klub berjuluk Macan Kemayoran itu.

Persija Pasang Target Tinggi

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyambut kedatangan Shin Tae-yong dengan penuh optimisme.

Menurutnya, klub membutuhkan sosok pelatih berpengalaman yang mampu membawa Persija kembali bersaing di papan atas sekaligus memiliki perhatian terhadap pembinaan pemain muda.

Prapanca menegaskan bahwa target yang dibebankan kepada pelatih baru tidak hanya terbatas pada kompetisi domestik.

Persija juga berharap mampu tampil kompetitif di level Asia pada masa mendatang.

Selain kemampuan meraih prestasi, Shin Tae-yong dinilai memiliki karakter disiplin dan pengalaman internasional yang dapat membantu perkembangan tim secara menyeluruh, termasuk dalam pembinaan talenta-talenta muda dari akademi Persija.

Sosok yang Sudah Dekat dengan Publik Indonesia

Nama Shin Tae-yong tentu sudah sangat familiar di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

Selama menangani Timnas Indonesia dalam kurun 2019 hingga 2025, ia berhasil mencatat sejumlah pencapaian yang dianggap sebagai tonggak penting perkembangan sepak bola nasional.

Salah satu keberhasilan terbesar yang ditorehkannya adalah mengantarkan tiga kelompok usia Timnas Indonesia, yakni U-20, U-23, dan senior, lolos ke putaran final Piala Asia.

Pada level senior, Shin Tae-yong berhasil mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali tampil di Piala Asia.

Tidak hanya itu, ia juga mencatat sejarah dengan membawa Tim Garuda menembus babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam ajang tersebut.

Prestasi lain yang paling membekas di ingatan publik adalah keberhasilannya mengantarkan Indonesia melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu prestasi terbesar sepak bola Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.

Namun perjalanan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia berakhir setelah PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama pada fase akhir kualifikasi, menyusul hasil yang kurang memuaskan dalam ajang Piala AFF.

Sempat Menangani Ulsan HD

Setelah meninggalkan Indonesia, Shin Tae-yong kembali ke Korea Selatan dan melanjutkan karier kepelatihannya bersama klub Ulsan HD.

Meski datang dengan reputasi besar, kiprahnya di klub tersebut tidak berlangsung lama.

Dalam waktu kurang dari tiga bulan, ia hanya memimpin tim dalam sepuluh pertandingan.

Dari jumlah tersebut, Ulsan HD meraih dua kemenangan, empat hasil imbang, dan menelan empat kekalahan.

Hasil itu membuat perjalanan Shin Tae-yong di klub tersebut tidak berlangsung sesuai harapan.

Kini, tantangan baru menantinya di Indonesia bersama Persija Jakarta. Dengan dukungan salah satu basis suporter terbesar di Tanah Air serta skuad yang memiliki ambisi besar, Shin Tae-yong diharapkan mampu membawa Macan Kemayoran kembali menjadi kandidat kuat peraih gelar juara.

Kehadiran pelatih berusia 57 tahun itu sekaligus menjadi sinyal keseriusan Persija dalam membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi persaingan Super League musim depan.

Editor : Ali Mustofa
#shin tae-yong #Super League 2026/2027 #Persija Jakarta #macan kemayoran