Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

John Herdman Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia atas Oman: 38 Tahun Terakhir Terbayar

Ali Mustofa • Sabtu, 6 Juni 2026 | 09:27 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada Pertandingan FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada Pertandingan FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

RADAR KUDUS – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan tanggapan setelah sukses membawa skuad Garuda meraih kemenangan penting atas Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026.

Hasil tersebut terasa spesial karena sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun tanpa kemenangan atas tim asal Timur Tengah itu.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam, Timnas Indonesia tampil solid dan berhasil menumbangkan Oman dengan skor meyakinkan 3-0.

Tiga gol kemenangan Garuda masing-masing dicetak oleh Justin Hubner pada menit ke-12, Ole Romeny di menit ke-27, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-76.

Hasil positif ini menjadi catatan istimewa bagi sepak bola Indonesia. Terakhir kali Indonesia mampu mengalahkan Oman terjadi pada ajang King’s Cup 1988, dengan skor yang sama, 3-0.

Artinya, kemenangan kali ini sekaligus menghapus rekor panjang yang bertahan hampir empat dekade.

Dalam konferensi pers usai pertandingan pada Jumat malam, Herdman menegaskan bahwa kemenangan ini memiliki arti penting bagi perkembangan tim.

“Ini adalah langkah besar. Kemenangan pertama melawan Oman dalam 38 tahun tentu sangat berarti, baik untuk pemain maupun staf agar terus melangkah maju,” ujar Herdman.

Apresiasi untuk Emil Audero

Meski kemenangan diraih dengan skor meyakinkan, Herdman menilai pertandingan tidak berjalan sepenuhnya mudah.

Ia secara khusus menyoroti performa penjaga gawang Emil Audero yang tampil luar biasa di bawah mistar.

Kiper berusia 29 tahun itu menjadi salah satu kunci kemenangan setelah berhasil menggagalkan penalti Oman pada menit ke-38 melalui penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan Indonesia tetap aman.

“Pertandingan ini tidak sempurna, tetapi Emil membuat penyelamatan yang luar biasa, terutama saat penalti,” kata Herdman.

Ia juga menambahkan bahwa secara keseluruhan permainan Indonesia menunjukkan perkembangan positif.

“Dalam banyak momen kami mengontrol permainan dengan baik. Ini menunjukkan evolusi dibanding laga sebelumnya melawan Bulgaria. Kami terus berkembang,” lanjutnya.

Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan

Herdman juga memberikan apresiasi besar kepada para pendukung Timnas Indonesia yang memenuhi stadion dan memberikan dukungan penuh sepanjang laga.

Menurutnya, atmosfer di SUGBK menjadi pengalaman emosional yang memberi energi tambahan bagi tim.

“Terima kasih kepada semua penggemar. Suasananya luar biasa malam ini. Sangat emosional ketika melihat bagaimana mereka menghargai kerja keras para pemain dan staf,” ucapnya.

Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut pada laga-laga berikutnya.

“Kami ingin membuat kalian bangga dan terus berkembang. Semoga kalian tetap datang mendukung kami pada pertandingan berikutnya,” tambah Herdman.

Dalam kesempatan lain, Herdman kembali menegaskan bahwa kemenangan atas Oman bukan akhir dari perjalanan Timnas Indonesia.

Ia menilai tim masih dalam proses pembangunan menuju level yang lebih tinggi.

“Saya melihat para pemain terus berkembang, tetapi masih banyak yang harus dikerjakan. Ini adalah proses jangka panjang,” jelasnya.

Herdman juga mengakui ada beberapa momen di mana tim sempat melakukan kesalahan sendiri, meski secara umum tetap mampu mengendalikan pertandingan.

“Kami sempat membuat diri sendiri kesulitan di beberapa situasi, tetapi secara keseluruhan kami tetap nyaman,” ujarnya.

Laga Berikutnya Sudah Menanti

Kemenangan 3-0 Indonesia tidak lepas dari kontribusi lini depan yang tampil efektif.

Justin Hubner membuka keunggulan lewat sundulan pada babak pertama, disusul gol Ole Romeny yang memperlebar jarak, dan ditutup oleh Ragnar Oratmangoen yang memastikan kemenangan telak Garuda.

Hasil ini semakin memperkuat kepercayaan diri skuad Merah Putih dalam menghadapi laga selanjutnya.

Setelah kemenangan atas Oman, Timnas Indonesia masih akan menjalani satu pertandingan lagi pada FIFA Matchday Juni 2026.

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Mozambik di SUGBK, Selasa (9/6/2026).

Jika mampu kembali meraih hasil positif, peluang Indonesia untuk memperbaiki posisi di ranking FIFA akan semakin terbuka lebar.

Editor : Ali Mustofa
#stadion sugbk #timnas indonesia #oman #John Herdman #skuad garuda