Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Oman: Herdman Turunkan Kombinasi Diaspora dan Wonderkid

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 5 Juni 2026 | 19:32 WIB
Ole Romeny saat berhasil mencetak gol ke gawang Saint Kitts and Nevis
Ole Romeny saat berhasil mencetak gol ke gawang Saint Kitts and Nevis

RADAR KUDUS - Timnas Indonesia menghadapi ujian penting saat menjamu Oman dalam agenda FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan internasional, melainkan bagian dari upaya Garuda memperbaiki posisi di ranking FIFA sekaligus mengukur perkembangan tim di bawah arahan pelatih baru, John Herdman.

Atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung sengit. Selain bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Indonesia juga membawa misi khusus yang belum berhasil diwujudkan selama hampir empat dekade: mengalahkan Oman.

Sejarah mencatat kemenangan terakhir Indonesia atas tim asal Asia Barat tersebut terjadi pada ajang King's Cup 1988 di Bangkok, Thailand. Saat itu skuad Merah Putih tampil impresif dengan kemenangan telak 3-0. Sejak kemenangan tersebut, Indonesia belum pernah lagi merasakan hasil positif ketika berhadapan dengan Oman.

Ranking FIFA Jadi Taruhan Penting

Laga FIFA Matchday memiliki nilai strategis karena seluruh hasil pertandingan akan dihitung dalam sistem poin ranking FIFA. PSSI menjadikan pertandingan melawan Oman sebagai kesempatan emas untuk menambah poin internasional sekaligus menjaga momentum positif yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.

Posisi Indonesia yang terus mengalami peningkatan di ranking FIFA membuat setiap pertandingan resmi memiliki dampak besar. Kemenangan atas Oman, yang secara tradisional dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia Barat, akan memberikan tambahan poin berharga sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang agenda kompetitif berikutnya.

Karena alasan tersebut, Indonesia dipastikan tidak akan menganggap pertandingan ini sebagai laga uji coba biasa.

Herdman Bangun Fondasi Baru Timnas

Pelatih John Herdman membawa pendekatan berbeda dalam pemanggilan pemain kali ini. Dari 23 nama yang dipilih, mayoritas merupakan pemain diaspora dan sejumlah pemain muda yang tengah menunjukkan perkembangan signifikan.

Strategi tersebut bukan tanpa alasan. Selain menjadi bagian dari regenerasi skuad, Herdman juga ingin memperluas kedalaman tim menjelang berbagai turnamen internasional yang akan dihadapi Indonesia sepanjang tahun 2026.

Para pemain muda mendapat kesempatan untuk membuktikan diri di level internasional, sementara pemain diaspora diharapkan mampu menghadirkan kualitas dan pengalaman yang lebih tinggi dalam menghadapi lawan dengan karakter permainan khas Timur Tengah.

Dalam beberapa sesi latihan terakhir, Herdman terlihat fokus membangun organisasi permainan yang lebih disiplin, terutama saat transisi bertahan dan menyerang.

Oman Tetap Lawan yang Sulit

Meski bermain di kandang sendiri, Indonesia tidak boleh meremehkan Oman. Tim berjuluk Al-Ahmar tersebut dikenal memiliki gaya bermain khas Asia Barat yang mengandalkan kekuatan fisik, duel udara, serta organisasi permainan yang rapi.

Dalam enam pertemuan sebelumnya, Oman masih unggul secara statistik dengan tiga kemenangan. Indonesia mengoleksi dua kemenangan, sementara satu laga lainnya berakhir imbang.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada tahun 2021 dalam laga uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab. Kala itu Indonesia harus mengakui keunggulan Oman dengan skor 1-3.

Hasil tersebut menjadi motivasi tambahan bagi skuad Garuda untuk membalas kekalahan sekaligus menunjukkan perkembangan yang telah dicapai dalam lima tahun terakhir.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Bermain di SUGBK memberikan keuntungan besar bagi Indonesia. Dukungan suporter diperkirakan menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan semangat para pemain sepanjang pertandingan.

Namun Oman memiliki pengalaman dan kualitas yang cukup untuk merepotkan pertahanan Indonesia. Duel lini tengah diprediksi menjadi penentu hasil pertandingan karena kedua tim sama-sama mengandalkan permainan cepat saat melakukan transisi.

Jika Indonesia mampu memanfaatkan kecepatan pemain sayap dan menekan sejak menit awal, peluang mencetak gol terbuka cukup lebar. Sebaliknya, Garuda harus mewaspadai serangan balik cepat dan situasi bola mati yang menjadi salah satu kekuatan Oman.

Prediksi Starting XI Indonesia

Formasi 4-3-3

Kiper:

Bek:

Gelandang:

Penyerang:

Prediksi Skor

Indonesia diperkirakan mampu memberikan perlawanan sengit berkat dukungan publik GBK dan kualitas individu yang semakin merata. Namun pengalaman Oman membuat laga berpotensi berlangsung ketat hingga akhir pertandingan.

Prediksi skor: Indonesia 2-1 Oman.

Editor : Mahendra Aditya
#starting xi timnas indonesia #Timnas Indonesia vs Oman #Prediksi Indonesia vs Oman #FIFA Matchday Indonesia #ranking FIFA indonesia