JEPARA – Keberhasilan Persijap Jepara mempertahankan eksistensinya di Liga 1 menjadi modal berharga untuk menyongsong musim kompetisi berikutnya.
Namun, pencapaian tersebut tidak membuat manajemen berpuas diri.
Sebaliknya, Laskar Kalinyamat mulai menyusun langkah strategis untuk membangun tim yang lebih kompetitif pada musim depan.
Evaluasi menyeluruh terhadap skuad menjadi salah satu agenda utama yang akan dilakukan.
Sejumlah pemain yang tampil konsisten sepanjang musim diperkirakan tetap dipertahankan, sementara sektor lain berpotensi mengalami perombakan demi meningkatkan kualitas tim.
Salah satu pandangan menarik datang dari pelatih fisik Persijap, Jatmiko Adjie Kusuma.
Sosok yang akrab disapa Coach Miko itu menilai tidak semua pemain layak menjadi bagian dari proyek musim depan.
Hanya Delapan Pemain yang Dinilai Layak Bertahan
Coach Miko mengaku telah mengamati perkembangan pemain sejak Persijap masih berkompetisi di Liga 2 musim 2023-2024 hingga kini tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pengalaman tersebut membuatnya memahami karakter serta kapasitas setiap pemain secara mendalam.
Menurutnya, hanya ada delapan pemain yang pantas dipertahankan berdasarkan penilaian pribadi yang berfokus pada aspek mental dan kondisi fisik.
“Kalau dari sudut pandang saya pribadi, hanya delapan pemain yang layak dipertahankan,” ujarnya.
Penilaian tersebut bukan tanpa alasan.
Ia menekankan bahwa faktor mentalitas saat latihan maupun pertandingan menjadi pertimbangan utama.
Selain kualitas fisik yang ditunjukkan sepanjang kompetisi berlangsung.
“Yang saya lihat bukan hanya kemampuan bermain, tetapi juga mentalitas ketika berlatih dan bertanding. Selain itu, aspek fisik yang mereka tunjukkan selama satu musim juga menjadi pertimbangan penting,” jelasnya.
Empat Pemain Asing dan Empat Lokal
Meski enggan mengungkapkan identitas para pemain yang dimaksud, Coach Miko memberikan gambaran bahwa komposisi ideal menurut versinya terdiri dari empat pemain asing dan empat pemain lokal.
Kombinasi tersebut dinilai mampu menjadi fondasi utama tim karena memiliki keseimbangan antara pengalaman, kualitas teknis, dan kesiapan mental.
Pernyataan itu sekaligus mengindikasikan bahwa Persijap berpotensi melakukan perubahan cukup besar dalam skuadnya menjelang musim baru.
Sejumlah Nama Dinilai Layak Menjadi Tulang Punggung Tim
Jika melihat kontribusi sepanjang musim, beberapa pemain memang tampil cukup menonjol dan berpeluang besar dipertahankan.
Di sektor pemain asing, nama-nama seperti Diogo Brito, Najeeb Yakubu, Carlos Franca, dan Iker Guarrotxena dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan Persijap musim ini.
Selain itu, Borja Martinez juga dianggap masih layak mendapat kesempatan apabila kuota pemain asing memungkinkan.
Sementara dari pemain lokal, terdapat sejumlah nama yang tampil cukup konsisten, di antaranya Muhammad Ardiansyah, Wahyudi Hamisi, Dicky Kurniawan, dan Rahmat Hidayat.
Mereka dianggap memiliki daya tahan fisik yang baik, disiplin tinggi dalam latihan, serta mampu menjaga performa sepanjang musim.
Persijap Bersiap Hadapi Musim Kedua di Liga 1
Saat ini manajemen Persijap berada dalam fase penting untuk menentukan arah tim musim depan.
Selain mempertimbangkan perpanjangan kontrak pemain yang masuk rekomendasi, klub juga mulai membidik sejumlah pemain baru guna memperkuat setiap lini.
Musim kedua di Liga 1 dipandang sebagai kesempatan untuk tampil lebih kompetitif dan tidak sekadar bertahan.
Dengan kombinasi pemain lama yang dipertahankan serta tambahan amunisi baru, Persijap bertekad tampil lebih agresif sejak awal kompetisi.
Perubahan komposisi skuad diperkirakan akan menjadi kejutan tersendiri bagi para pendukung Laskar Kalinyamat.
Apalagi, klub disebut mulai memburu pemain berkualitas dari dalam maupun luar negeri untuk memperkuat tim menghadapi persaingan Liga 1 musim mendatang. (fik)
Editor : Ali Mustofa