KUDUS – Persiku Kudus mulai membuka peluang kerja sama dengan investor untuk memperkuat persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim mendatang.
Manajemen klub berjuluk Macan Muria itu mengungkapkan telah melakukan komunikasi dan pertemuan dengan sejumlah pihak yang menunjukkan ketertarikan terhadap Persiku.
Direktur Utama PT Resmi selaku pengelola Persiku, Abdul Fuad Amirul Adha, mengatakan salah satu calon investor bahkan telah menyampaikan minat serius untuk terlibat dalam pengelolaan klub.
Menurut Fuad, dalam pertemuan yang berlangsung, calon investor tersebut menawarkan beberapa bentuk kerja sama.
Salah satunya adalah peluang mengambil alih sebagian besar kepemilikan saham klub dari pemegang saham yang ada saat ini.
Selain itu, investor juga membuka opsi untuk menjadi sponsor utama Persiku pada kompetisi musim depan.
“Ada investor yang menunjukkan ketertarikan untuk berkontribusi di Persiku. Mereka berasal dari badan usaha milik negara,” ujarnya.
Persiku Dinilai Memiliki Nilai Historis Tinggi
Fuad menjelaskan, ketertarikan investor tidak lepas dari status Persiku sebagai salah satu klub yang memiliki sejarah panjang dalam sepak bola nasional.
Selain faktor historis, kepercayaan terhadap jajaran pengelola klub juga menjadi pertimbangan penting bagi calon investor.
Menurutnya, reputasi yang dimiliki manajemen dan pemegang saham Persiku menjadi salah satu alasan kuat yang membuat investor tertarik menjalin kerja sama.
Meski demikian, pihak manajemen belum bersedia mengungkapkan secara rinci besaran saham yang berpotensi diakuisisi maupun nilai investasi yang sedang dibahas.
Komunikasi dengan calon investor masih terus berlangsung hingga saat ini.
Target Besar: Tembus Liga 1
Di tengah munculnya berbagai spekulasi terkait masuknya investor baru, manajemen memastikan identitas klub tidak akan berubah.
Nama Persiku tetap akan digunakan sebagai identitas resmi tim dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim depan.
“Persiku tetap menggunakan nama dan identitas yang sama. Tidak ada rencana pergantian nama klub,” tegas Fuad.
Dalam pembahasan dengan calon investor, salah satu poin yang menjadi perhatian adalah target prestasi tim.
Investor menginginkan Persiku memiliki sasaran yang jelas dan realistis pada musim mendatang, yakni meraih tiket promosi ke Liga 1.
Target tersebut ternyata sejalan dengan ambisi manajemen yang sejak awal memang ingin membawa Macan Muria naik kasta ke kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
“Kami juga memiliki harapan yang sama, yaitu membawa Persiku promosi ke Liga 1,” katanya.
Tantangan Berat Menanti Macan Muria
Meski memiliki target tinggi, perjalanan Persiku pada musim depan diperkirakan tidak akan mudah.
Persaingan di Liga 2 diprediksi semakin ketat dengan hadirnya sejumlah tim besar yang juga mengincar promosi.
Klub-klub seperti PSIS Semarang dan Persipura Jayapura disebut telah mulai menyusun kekuatan tim, termasuk menunjuk pelatih kepala dan menyiapkan komposisi skuad untuk musim baru.
Selain menghadapi persaingan di lapangan, Persiku juga harus menjalani musim sebagai tim musafir.
Hal itu terjadi karena Stadion Wergu Wetan akan menjalani renovasi total oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Kondisi tersebut membuat manajemen harus mencari stadion alternatif sebagai kandang sementara.
Hingga kini, sejumlah lokasi di wilayah Jawa Tengah masih menjadi opsi yang tengah dipertimbangkan.
Keputusan mengenai markas sementara diharapkan segera ditetapkan agar persiapan tim menghadapi kompetisi musim depan dapat berjalan lebih optimal. (gal)
Editor : Ali Mustofa