Belum Puas dengan Segalanya, Ousmane Dembélé Bidik Liga Champions dan Ballon d'Or Lagi

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 17:56 WIB
Ousmane Dembélé
Ousmane Dembélé

RADAR KUDUS - Ousmane Dembélé menegaskan dirinya belum puas meski telah menikmati berbagai pencapaian besar bersama Paris Saint-Germain dan Timnas Prancis. Penyerang sayap asal Prancis itu kini justru semakin lapar gelar dan bertekad membangun era kejayaan baru dalam kariernya.

Bagi banyak pesepak bola, memenangkan trofi besar sering dianggap sebagai puncak karier. Namun bagi Dembélé, kesuksesan bukanlah garis akhir. Ia ingin terus bertahan di level tertinggi sepak bola dunia dan mengoleksi lebih banyak trofi bergengsi dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam pernyataannya yang dikutip media Prancis, Dembélé mengungkapkan target besarnya masih jauh dari selesai. Ia ingin kembali menjuarai Liga Champions bersama PSG, meraih Piala Dunia lagi bersama Timnas Prancis, hingga menambah koleksi Ballon d'Or di masa depan.

Baca Juga: David Raya: Gelar Premier League Bikin Arsenal Makin Percaya Diri Tatap Final Liga Champions

Meski tetap menempatkan prestasi tim sebagai prioritas utama, Dembélé mengakui ambisi pribadi juga menjadi bahan bakar yang membuatnya terus berkembang. Baginya, memenangkan satu gelar saja tidak cukup untuk membuktikan kualitas sebagai pemain elite dunia.

Perubahan terbesar dalam karier Dembélé terjadi sejak ia bekerja di bawah arahan Luis Enrique di PSG. Pelatih asal Spanyol tersebut disebut menjadi sosok penting yang membantu mengubah mentalitas dan gaya bermainnya secara signifikan.

Jika sebelumnya Dembélé sering mendapat kritik karena inkonsistensi dan rentan cedera, kini ia tampil jauh lebih matang. Tidak hanya berkontribusi lewat gol dan assist, pemain berusia 29 tahun itu juga menunjukkan peningkatan besar dalam disiplin permainan, kerja bertahan, hingga kepemimpinan di lapangan.

Baca Juga: Kvaratskhelia Tolak Bahas Ballon d'Or, Fokus Bawa PSG Pertahankan Gelar Liga Champions

Luis Enrique disebut menuntut lebih dari sekadar kemampuan menyerang. Ia meminta Dembélé menjadi pemain yang mampu memberi pengaruh besar bagi tim, baik di dalam maupun luar lapangan.

Dembélé mengaku kini berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan ingin menjadi contoh positif bagi rekan-rekannya di PSG.

Transformasi tersebut membuat performanya semakin konsisten di pertandingan besar. Ia tampil lebih percaya diri, lebih agresif saat kehilangan bola, dan lebih kuat menghadapi tekanan di level tertinggi kompetisi Eropa.

Di tengah rumor transfer yang kerap muncul, Dembélé juga memastikan dirinya masih berkomitmen penuh terhadap proyek PSG. Pemain Timnas Prancis itu masih terikat kontrak hingga 2028 dan merasa nyaman dengan suasana tim, staf pelatih, serta manajemen klub.

Kini tantangan terbesar Dembélé bukan lagi soal membuktikan bakatnya, melainkan mempertahankan konsistensi agar tetap berada di jajaran pemain terbaik dunia dalam waktu lama.

Dengan PSG yang terus membangun kekuatan untuk mendominasi Eropa dan Timnas Prancis yang memburu gelar Piala Dunia 2026, Dembélé diyakini masih memiliki banyak kesempatan untuk menambah koleksi prestasinya.

Satu hal yang sudah jelas, Dembélé tidak ingin dikenang hanya karena satu musim hebat. Ia ingin membangun warisan besar dan memastikan namanya terus berada di puncak sepak bola dunia.

Editor : Mahendra Aditya
Ballon d'Or liga champions psg ousmane dembele luis enrique