RADAR KUDUS - Keberhasilan Arsenal mengakhiri penantian panjang gelar Liga Inggris musim ini disebut menjadi suntikan mental besar jelang final Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain. Kiper utama Arsenal, David Raya, menilai trofi Premier League telah mengubah mentalitas tim menjadi lebih percaya diri untuk menaklukkan panggung Eropa.
The Gunners baru saja memastikan gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 22 tahun setelah berhasil mengungguli Manchester City dalam persaingan ketat perebutan trofi domestik. Kesuksesan itu sekaligus mengakhiri tiga musim beruntun Arsenal yang selalu gagal di posisi runner-up.
Kini, skuad asuhan Mikel Arteta bersiap menghadapi tantangan terbesar mereka musim ini saat bertemu PSG di final Liga Champions yang akan digelar di Budapest, Sabtu mendatang.
Baca Juga: Kvaratskhelia Tolak Bahas Ballon d'Or, Fokus Bawa PSG Pertahankan Gelar Liga Champions
Jika berhasil menang, Arsenal akan mencetak sejarah sebagai klub ke-25 yang menjuarai Liga Champions atau European Cup. Mereka juga berpeluang menjadi tim keempat yang mampu meraih gelar Liga Inggris dan Liga Champions dalam musim yang sama.
David Raya mengakui keberhasilan menjadi juara Premier League memberikan efek besar terhadap kepercayaan diri seluruh pemain Arsenal.
“Sejak saya datang ke sini, target utama kami memang memenangkan trofi besar. Gelar Premier League sangat penting bagi klub ini,” ujar Raya kepada Diario AS.
Menurut kiper asal Spanyol tersebut, keberhasilan menembus dominasi Manchester City telah membentuk mental juara baru dalam skuad Arsenal. Ia yakin pencapaian itu akan menjadi modal penting saat menghadapi PSG di partai final.
Selain mentalitas tim, performa solid Arsenal musim ini juga ditopang lini pertahanan yang sangat konsisten. Raya tercatat sudah membukukan sembilan clean sheet di Liga Champions musim ini, angka yang mendekati rekor terbaik sepanjang sejarah kompetisi.
Meski begitu, Raya menolak mengambil pujian secara individu. Ia menegaskan keberhasilan menjaga gawang Arsenal tetap aman merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim.
“Bukan hanya soal saya. Semua clean sheet itu tercipta karena kerja keras seluruh pemain. Kami sangat disiplin dan jarang memberi lawan peluang berbahaya,” jelasnya.
Performa impresif tersebut menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Arsenal melangkah hingga final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Menariknya, di laga final nanti Raya akan berhadapan dengan sosok yang sangat berjasa dalam karier internasionalnya, yakni pelatih PSG, Luis Enrique. Sang pelatih merupakan orang yang memberikan debut tim nasional Spanyol kepada Raya pada 2022.
Raya pun tak ragu memberikan pujian kepada pelatih asal Spanyol tersebut. Ia menyebut Luis Enrique sebagai salah satu pelatih terbaik dengan kemampuan taktik luar biasa.
“Luis Enrique selalu punya cara untuk menyulitkan lawan. Dia pelatih hebat dan pribadi yang luar biasa,” kata Raya.
Meski begitu, Arsenal tetap optimistis mampu keluar sebagai juara. Raya bahkan berharap The Gunners bisa memanfaatkan kekuatan mereka dalam situasi bola mati untuk membobol gawang PSG di partai final nanti.
Dengan kombinasi mental juara, pertahanan solid, dan kepercayaan diri tinggi usai menjuarai Liga Inggris, Arsenal kini membawa ambisi besar untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Editor : Mahendra Aditya