Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Jepara Datang Tanpa Beban, Siap Ganggu Pesta Juara Persib Bandung di GBLA

Ali Mustofa • Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:03 WIB
Para pemain Persib berpotensi memastikan status juara Super League hingga pekan terakhir. (Istimewa)
Para pemain Persib berpotensi memastikan status juara Super League hingga pekan terakhir. (Istimewa)

RADAR KUDUS – Persib Bandung berada di ambang gelar juara Super League 2025/2026.

Maung Bandung hanya membutuhkan tambahan satu poin saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), untuk memastikan gelar juara ketiga secara beruntun.

Laga penutup musim tersebut dipastikan berlangsung panas karena ribuan Bobotoh diperkirakan memadati stadion sejak siang hari.

Meski hasil imbang sudah cukup mengunci trofi, kemenangan tetap menjadi target utama Persib untuk menyempurnakan perjalanan impresif mereka sepanjang musim ini.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan timnya tidak boleh terlena dengan situasi yang ada.

Menurutnya, gelar juara belum sepenuhnya aman sebelum pertandingan benar-benar berakhir.

Hal serupa juga disampaikan manajer Persib, Umuh Muchtar.

Ia meminta seluruh pemain tetap fokus dan tidak terburu-buru merayakan gelar.

“Semua jangan dulu euforia karena kita belum selesai.

Walaupun ini sudah 90 persen atau 99 persen, kita masih ada tanda berbahaya,” ujar Umuh Muchtar.

Performa Persib sendiri memang sedang berada dalam tren positif.

Dalam lima pertandingan terakhir, mereka sukses meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk kemenangan penting atas Bhayangkara FC dan Persija Jakarta.

Konsistensi tersebut membuat Persib berada di jalur terbaik untuk mencatatkan sejarah sebagai tim yang mampu meraih hattrick juara liga di era modern sepak bola Indonesia.

Di sisi lain, Persijap Jepara datang tanpa tekanan besar di klasemen.

Meski begitu, tim asuhan Mario Lemos tetap berpotensi menjadi ancaman serius bagi Persib.

Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Laskar Kalinyamat berhasil mengalahkan Persib dengan skor 2-1.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Persijap mampu menyulitkan tim besar lewat permainan efektif dan serangan balik cepat.

Selain itu, hasil imbang melawan Borneo FC pada pekan sebelumnya juga menunjukkan lini pertahanan Persijap masih cukup solid.

Organisasi permainan yang disiplin menjadi kekuatan utama mereka sepanjang musim.

Kehadiran pemain seperti Carlos Franca dan Borja Herrera diperkirakan kembali menjadi ancaman bagi lini belakang Persib, terutama melalui skema serangan balik.

Namun, Persib dipastikan kehilangan sang kapten Marc Klok yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Absennya pemain berpengalaman di lini tengah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Maung Bandung.

Meski demikian, Bojan Hodak masih memiliki sejumlah opsi di lini tengah seperti Adam Alis, Frans Putros, hingga Thom Haye untuk menjaga keseimbangan permainan.

Di sektor depan, duet Ramon Tanque dan Uilliam Barros diprediksi menjadi andalan utama Persib untuk membongkar pertahanan Persijap.

Keduanya sedang berada dalam performa cukup tajam menjelang akhir musim.

Sementara itu, Persijap juga harus kehilangan Alexis Gomez yang absen karena akumulasi kartu.

Kondisi tersebut diperkirakan sedikit memengaruhi keseimbangan lini tengah tim tamu.

Secara statistik, Persib lebih diunggulkan.

Dalam lima laga terakhir mereka mampu mencetak sembilan gol, sedangkan Persijap hanya membukukan lima gol dari periode yang sama.

Meski secara rekor pertemuan Persib unggul, kekalahan pada putaran pertama menjadi peringatan bahwa Persijap tetap tidak bisa diremehkan.

Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh Bobotoh diprediksi menjadi tambahan energi besar bagi Persib untuk segera memastikan gelar juara musim ini.

Persib diperkirakan tampil menekan sejak awal pertandingan demi menghindari tekanan di menit-menit akhir.

Sementara Persijap kemungkinan akan lebih menunggu sambil mengandalkan kecepatan serangan balik.

Atmosfer GBLA diprediksi menjadi faktor penting yang dapat menentukan jalannya pertandingan.

Laga Persib Bandung kontra Persijap Jepara akan berlangsung Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung melalui Indosiar serta layanan streaming Vidio.

Editor : Ali Mustofa
#stadion gbla #laskar kalinyamat #persib bandung #bobotoh #persijap jepara