Persijap Jepara dipastikan harus bekerja ekstra keras saat menghadapi Persib Bandung pada laga pekan terakhir Super League 2025/2026. Maung Bandung memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi pembeda pertandingan dalam situasi apa pun.
Sorotan utama tertuju pada trisula lini depan Persib yang selama ini menjadi mesin gol tim. Kombinasi David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino disebut sebagai salah satu lini serang paling berbahaya di kompetisi.
David da Silva menjadi ancaman terbesar di kotak penalti. Striker asal Brasil itu dikenal memiliki finishing tajam, naluri mencetak gol tinggi, serta kemampuan duel udara yang sulit dihentikan lawan. Sepanjang kariernya di Indonesia, David juga dikenal sebagai striker yang sering tampil menentukan dalam laga penting.
Selain David, Persijap juga wajib memberi perhatian khusus kepada Ciro Alves. Pemain sayap asal Brasil tersebut memiliki kecepatan tinggi, kemampuan dribel yang merepotkan, serta akurasi umpan matang untuk membuka pertahanan lawan. Ciro bahkan beberapa kali menjadi kreator utama serangan Persib lewat assist dan penetrasi dari sisi lapangan.
Sementara itu, Tyronne del Pino menjadi pemain yang tak kalah berbahaya dari lini kedua. Gelandang asal Spanyol itu memiliki kemampuan tendangan jarak jauh, visi bermain, dan kemampuan mencari ruang yang sangat baik. Tyronne juga kerap muncul sebagai pencetak gol saat Persib mengalami kebuntuan.
Ketajaman trio tersebut terbukti lewat kontribusi besar mereka terhadap produktivitas gol Persib sepanjang musim. Dalam satu musim kompetisi, kombinasi ketiganya pernah menghasilkan puluhan gol dan assist untuk Maung Bandung.
Bagi Persijap, kunci utama untuk meredam Persib adalah memperketat pertahanan, memutus suplai bola dari lini tengah, dan tidak memberi ruang bagi Ciro maupun Tyronne untuk bergerak bebas. Jika gagal mengantisipasi agresivitas lini depan Persib, Laskar Kalinyamat bisa berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.
Editor : Admin