Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Jepara Jadi Ancaman Serius bagi Ambisi Juara Persib Bandung

Ali Mustofa • Jumat, 22 Mei 2026 | 15:47 WIB
SPARTAN: Pemain Persijap Jepara Carlos Franca berusaha terobos benteng pertahanan Borneo FC pada pertandingan pekan ke-33, Minggu (17/5) malam di GBK Jepara. (FIKRI T/RADAR KUDUS)
SPARTAN: Pemain Persijap Jepara Carlos Franca berusaha terobos benteng pertahanan Borneo FC pada pertandingan pekan ke-33, Minggu (17/5) malam di GBK Jepara. (FIKRI T/RADAR KUDUS)

RADAR KUDUS – Pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengingatkan rekan-rekannya agar tidak memandang remeh Persijap Jepara menjelang laga terakhir Super League 2025/2026.

Persib dijadwalkan menghadapi Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5) sore.

Pertandingan tersebut berpotensi menjadi momen bersejarah bagi Maung Bandung untuk memastikan gelar juara liga ketiga secara beruntun.

Saat ini Persib memimpin klasemen dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka atas Borneo FC.

Hasil imbang sebenarnya sudah cukup untuk mengunci trofi juara di depan ribuan Bobotoh yang dipastikan memadati Stadion GBLA.

Meski begitu, Eliano menegaskan timnya tetap memburu kemenangan demi menutup musim dengan hasil sempurna.

“Laga ini seperti final besar bagi kami. Kami ingin menang terlebih dahulu, baru setelah itu merayakan bersama Bobotoh,” ujar Eliano seperti dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (22/5).

Adik dari Tijjani Reijnders tersebut menilai Persijap bukan lawan yang bisa dianggap enteng.

Ia mengingat kekalahan Persib 1-2 dari Laskar Kalinyamat pada putaran pertama lalu menjadi bukti kualitas tim asal Jepara tersebut.

Selain itu, performa Persijap pada putaran kedua juga meningkat tajam.

Tim asuhan Mario Lemos sukses keluar dari tekanan zona degradasi dan memastikan diri bertahan di Super League musim depan.

“Mereka tim yang sangat bagus. Kalau tidak salah, mereka meraih banyak kemenangan pada putaran kedua. Jadi pertandingan nanti pasti sulit,” katanya.

Persijap memang menjadi salah satu tim yang cukup merepotkan musim ini.

Meski berstatus tim promosi dan satu-satunya wakil kabupaten di Super League, Laskar Kalinyamat justru menjelma sebagai ancaman serius bagi tim papan atas.

Pekan lalu, Persijap sukses menahan imbang Borneo FC tanpa gol di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Hasil tersebut membuat persaingan gelar juara semakin menegangkan hingga pekan terakhir.

Kini Persib berada dalam posisi yang belum sepenuhnya aman. Jika Persib kalah dari Persijap dan di saat bersamaan Borneo FC mampu menundukkan Malut United, maka gelar juara bisa lepas dari tangan Maung Bandung.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan timnya tetap akan bermain maksimal meski laga tersebut tidak lagi memengaruhi posisi mereka di klasemen.

“Kami tahu pertandingan ini sangat penting untuk lawan, tetapi fokus kami tetap bermain dengan karakter Persijap dan disiplin penuh,” tegasnya.

Kekuatan utama Persijap musim ini berada pada organisasi pertahanan yang solid.

Penampilan gemilang kiper Muhammad Ardiansyah juga menjadi salah satu faktor penting di balik ketangguhan Laskar Kalinyamat.

Tak hanya bertahan, Persijap juga memiliki lini serang berbahaya lewat kecepatan dan efektivitas serangan balik.

Nama-nama seperti Carlos Franca, Sudi Abdallah, hingga Iker Guarrotxena siap menjadi ancaman bagi lini belakang Persib.

Bagi Persib, pertandingan ini menjadi penentu mahkota juara.

Sementara bagi Persijap, laga di Bandung menjadi kesempatan menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim promosi biasa, melainkan kekuatan yang mampu menentukan siapa penguasa sepak bola Indonesia musim ini.

Editor : Ali Mustofa
#super leaugue #Eliano Reijnders #laskar kalinyamat #persib bandung #persijap jepara