RADAR KUDUS – Persis Solo menghadapi laga penentuan hidup dan mati pada pekan terakhir Super League 2025/2026.
Laskar Sambernyawa wajib meraih kemenangan saat bertandang ke markas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (23/5/2026), demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Situasi Persis saat ini masih sangat rawan. Tim asuhan Milomir Seslija berada di posisi ke-16 klasemen dengan koleksi 31 poin, tertinggal satu angka dari Madura United yang menempati peringkat ke-15.
Artinya, kemenangan atas Persita belum tentu menyelamatkan Persis.
Mereka juga harus berharap Madura United gagal meraih poin penuh saat menjamu PSM Makassar di pertandingan lain.
Meski demikian, Persis sedikit diuntungkan karena pertandingan kontra Persita dipastikan berlangsung tanpa penonton.
Laga yang semula dijadwalkan di Indomilk Arena dipindahkan ke Banten International Stadium atas pertimbangan keamanan.
Di sisi lain, Madura United justru tampil di kandang sendiri menghadapi PSM Makassar yang sudah memastikan diri aman di Super League musim depan.
Jelang laga penting tersebut, Persis mendapat tantangan tambahan setelah sejumlah pemain dipastikan absen.
Nama-nama seperti Roman Paparyha, Abu Kamara, Irfan Jauhari, Fakih Maulana, hingga Arkhan Kaka tidak masuk daftar skuad.
Meski kehilangan beberapa pemain, Persis masih membawa sejumlah andalan utama.
Untuk posisi penjaga gawang, Milo menyiapkan Vukasin Vranes dan Muhammad Riyandi.
Di lini pertahanan, Persis mengandalkan Eky Taufik, Dodi Alekvan, Luka Dumancic, Rian Miziar, Kadek Raditya, Dusan Mijic, Alfriyanto Nico, serta Agung Mannan.
Nama Luka Dumancic kembali menjadi sorotan setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan saat Persis menundukkan Dewa United di Stadion Manahan.
Pada sektor tengah, Persis masih bertumpu kepada Sutanto Tan, Dejan Tumbas, Andrei Alba, Zanadin Fariz, Miroslav Maricic, dan Dimitri Lima. Selain itu, pemain muda Rexo Dolby juga berpeluang menjalani debut.
Sementara di lini depan, Persis membawa Ikhwan Tanamal, Yabes Roni, Septian Bagaskara, Althaf Indie, Bruno Gomes, hingga Jefferson Carioca.
Bruno Gomes diprediksi kembali menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan Persita.
Penyerang asal Brasil tersebut diharapkan mampu menjadi pembeda dalam pertandingan paling menentukan musim ini.
Atmosfer pertandingan diperkirakan berlangsung penuh tekanan meski tanpa penonton.
Selain menentukan nasib Persis di Super League, laga ini juga memiliki tensi tinggi karena rivalitas kedua kelompok suporter dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, harapan publik Solo tertuju penuh pada 90 menit terakhir musim ini.
Persis Solo harus tampil habis-habisan demi memastikan Laskar Sambernyawa tetap bertahan di Super League musim depan.