RADAR KUDUS – Kondisi para pemain menjadi fokus utama Arsenal menjelang partai final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain yang akan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei mendatang.
Pelatih Mikel Arteta akhirnya memberikan kabar terbaru terkait situasi dua pemain yang sebelumnya diragukan bisa tampil, yakni Jurrien Timber dan Mikel Merino.
Setelah sukses mengamankan gelar Premier League musim ini, Arsenal kini membidik pencapaian lebih besar dengan mencoba meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Namun persiapan menuju laga puncak sempat terganggu karena sejumlah pemain mengalami masalah kebugaran.
Nama Timber menjadi sorotan karena bek kanan asal Belanda itu belum kembali bermain sejak mengalami cedera pangkal paha saat Arsenal menang 2-0 atas Everton pada 14 Maret lalu.
Cedera tersebut membuatnya absen dalam 13 pertandingan terakhir The Gunners di seluruh kompetisi.
Sementara itu, Merino terakhir kali tampil ketika Arsenal kalah 2-3 dari Manchester United pada 25 Januari.
Dalam laga tersebut ia sempat mencetak gol sebelum akhirnya mengalami cedera stress fracture di kaki kanan yang memaksanya menjalani operasi.
Dalam sesi latihan terbuka Arsenal di Sobha Realty Training Centre pada Kamis waktu setempat, Timber belum terlihat bergabung bersama rekan-rekannya.
Berbeda dengan Merino yang mulai mengikuti sebagian program latihan tim.
Arteta menyebut kondisi Merino menunjukkan perkembangan positif dan berpeluang segera kembali berlatih penuh bersama skuad utama.
“Mikel akan mulai berlatih bersama tim besok. Hari ini dia sudah menjalani sesi ringan,” kata Arteta.
Ia juga menjelaskan bahwa Timber masih membutuhkan waktu tambahan untuk mengejar kondisi terbaiknya.
“Untuk Jurrien, kami berharap dia bisa segera mengikuti tahapan yang sama dalam beberapa hari ke depan, tetapi kondisinya masih sedikit tertinggal dibanding Mikel,” tambahnya.
Selain dua nama tersebut, beberapa pemain inti seperti Bukayo Saka, William Saliba, dan David Raya juga tidak tampak dalam sesi latihan kelompok.
Meski begitu, ketiganya dipastikan tidak mengalami cedera serius. Mereka hanya menjalani program latihan individu guna menjaga kondisi fisik menjelang laga final.
David Raya sebelumnya sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian punggung, bahu, dan bokong usai mengalami benturan keras dengan Zian Flemming saat Arsenal menang 1-0 atas Burnley pada awal pekan.
Di sisi lain, wonderkid Arsenal berusia 16 tahun, Max Dowman, juga tidak mengikuti sesi latihan.
Namun absennya pemain muda tersebut bukan disebabkan cedera, melainkan karena tengah menjalani ujian GCSE.
Walau masih dibayangi persoalan kebugaran beberapa pemain, Arsenal tetap optimistis bisa turun dengan skuad terbaik saat menghadapi PSG di final Liga Champions nanti.
Laga di Budapest tersebut menjadi peluang besar bagi The Gunners untuk menutup musim dengan raihan dua gelar bergengsi sekaligus menciptakan sejarah baru bagi klub.
Editor : Ali Mustofa