RADAR KUDUS - Persib Bandung memilih tetap fokus penuh menatap laga terakhir musim 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026. Meski hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara Super League, skuad Maung Bandung tidak ingin terlena oleh euforia.
Bek asing Persib, Julio Cesar, menegaskan seluruh pemain masih menganggap pertandingan kontra Persijap sebagai duel berat yang wajib dimenangkan. Apalagi, tim asal Jepara menjadi salah satu klub yang pernah menumbangkan Persib musim ini.
Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Agustus tahun lalu, Persib harus menyerah dengan skor 1-2. Kekalahan itu kini menjadi motivasi tambahan bagi Pangeran Biru untuk membalasnya di kandang sendiri.
Baca Juga: Rincian Harga Tiket Persib vs Persijap Resmi Dijual, Juara di Depan Mata
Julio meminta seluruh rekan setim menjaga konsentrasi penuh demi mengunci gelar juara ketiga secara beruntun. Menurutnya, ambisi besar Bobotoh untuk melihat Persib kembali mengangkat trofi harus dijawab dengan performa maksimal di atas lapangan.
Bek asal Brasil tersebut menilai laga pamungkas musim ini tidak boleh dianggap mudah walaupun Persib punya catatan impresif di Stadion GBLA. Hingga saat ini, Persib masih menjaga rekor tak terkalahkan di kandang sepanjang musim.
Atmosfer dukungan Bobotoh diprediksi kembali menjadi kekuatan besar bagi Marc Klok dan kawan-kawan. Ribuan suporter dipastikan memadati stadion demi menyaksikan peluang lahirnya sejarah baru berupa hattrick juara Super League.
Julio juga mengungkapkan momen emosional usai dirinya mencetak gol kemenangan dramatis saat Persib mengalahkan PSM Makassar 2-1 di Parepare. Gol pada menit akhir tersebut membuat langkah Persib menuju tangga juara semakin terbuka, terlebih di saat bersamaan Borneo FC gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Persijap.
Menurut Julio, kemenangan itu menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang kariernya. Ia mengaku suasana haru menyelimuti seluruh tim setelah peluit panjang dibunyikan.
Di balik semangat juang Persib, Julio turut mengungkap peran penting sang kapten, Marc Klok. Sebelum pertandingan melawan PSM dimulai, Klok memberikan pidato motivasi yang membakar semangat seluruh pemain.
Pidato tersebut semakin emosional karena didedikasikan untuk pelatih Bojan Hodak yang tidak bisa mendampingi tim akibat hukuman akumulasi kartu kuning serta harus pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibunya. Para pemain pun bertekad mempersembahkan kemenangan spesial untuk sang pelatih.
Kini, fokus Persib hanya tertuju pada satu target terakhir: menuntaskan musim dengan hasil terbaik dan memastikan trofi juara tetap berada di Bandung.
Editor : Mahendra Aditya