RADAR KUDUS - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Eropa. Pelatih sukses asal Spanyol, Pep Guardiola, disebut bakal meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025-2026.
Informasi tersebut mencuat setelah laporan media ternama Inggris menyebut sang pelatih siap mengakhiri perjalanan panjangnya bersama The Citizens setelah satu dekade penuh prestasi.
Menurut laporan yang ramai dibahas media Inggris, Guardiola dikabarkan telah sepakat untuk mengakhiri masa baktinya di Etihad Stadium meski kontraknya sebenarnya masih berlaku hingga Juni 2027.
Rumor ini muncul hanya beberapa hari setelah Man City sukses menjuarai Piala FA 2025-2026 usai mengalahkan Chelsea di partai final.
Keberhasilan tersebut menjadi trofi kedua City musim ini setelah sebelumnya juga memenangkan Carabao Cup.
Namun di balik pesta gelar itu, isu perpisahan Guardiola justru semakin menguat.
Laporan dari sejumlah media Inggris menyebut keputusan Guardiola diyakini sudah bulat.
Bahkan, nama mantan asistennya, Enzo Maresca, mulai digadang-gadang sebagai kandidat terkuat pengganti.
Maresca memang bukan sosok asing bagi Manchester City. Ia pernah menjadi pelatih tim U-21 City sebelum naik menjadi asisten Guardiola pada 2022.
Kariernya terus menanjak setelah sukses membawa Leicester City promosi ke Premier League dan mempersembahkan trofi untuk Chelsea dalam beberapa musim terakhir.
Selama menangani Manchester City sejak 2016, Guardiola berhasil mengubah klub tersebut menjadi kekuatan dominan di Inggris maupun Eropa.
Total 20 trofi berhasil dipersembahkan, termasuk gelar Liga Champions dan treble winner bersejarah pada musim 2022-2023.
Kesuksesan itu membuat Guardiola dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah Premier League.
Filosofi permainan menyerang dan penguasaan bola miliknya bahkan memengaruhi banyak pelatih generasi baru.
Meski begitu, masa depan Guardiola mulai dipertanyakan sejak beberapa bulan terakhir.
Jadwal padat, tekanan tinggi, hingga kemungkinan mencari tantangan baru disebut menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.
Saat ditanya mengenai rumor hengkang setelah final Piala FA, Guardiola sempat memberikan respons santai.
Ia terlihat tersenyum sambil bercanda kepada wartawan tanpa memberikan jawaban pasti terkait masa depannya di Manchester City.
Di sisi lain, gelandang senior City, Bernardo Silva, mengaku sangat menghormati keputusan sang pelatih.
Bernardo menyebut Guardiola sebagai sosok yang mengubah perjalanan kariernya selama membela Manchester City.
Ucapan Bernardo semakin memperkuat dugaan bahwa ruang ganti City memang mulai bersiap menghadapi era baru tanpa Guardiola.
Jika rumor ini benar terjadi, maka musim panas 2026 bakal menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah Manchester City. Sebab, Guardiola bukan sekadar pelatih, tetapi simbol kesuksesan terbesar klub dalam satu dekade terakhir.
Kini publik tinggal menunggu keputusan resmi dari Manchester City terkait masa depan Guardiola.
Namun satu hal yang pasti, kepergian sang pelatih akan meninggalkan warisan besar yang sulit dilupakan para penggemar sepak bola dunia.
Editor : Mahendra Aditya