Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Selangkah Lagi Cetak Sejarah! Calvin Verdonk Berpotensi Jadi Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Ali Mustofa • Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB
Timnas Indonesia Calvin Verdonk. (Instagram @c.verdonk)
Timnas Indonesia Calvin Verdonk. (Instagram @c.verdonk)

RADAR KUDUS – Bek Lille asal Indonesia, Calvin Verdonk, membuka peluang besar menorehkan sejarah di panggung sepak bola Eropa.

Ia berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions setelah klubnya berhasil mengamankan posisi tiga besar klasemen akhir Ligue 1 musim ini.

Kepastian itu didapat meski Lille harus menelan kekalahan 0-2 dari Auxerre pada laga terakhir, Senin (18/5/2026) dini hari.

Dua gol Lassine Sinayoko membuat Les Dogues pulang tanpa poin.

Namun keberuntungan berpihak pada Lille karena di pertandingan lain Lyon justru tumbang telak 0-4 dari Lens di kandang sendiri.

Hasil tersebut membuat Lille tetap bertahan di posisi ketiga dengan koleksi 61 poin, unggul satu angka dari Lyon yang harus puas finis di peringkat keempat.

Finis di posisi ketiga membuat Lille lolos otomatis ke fase utama Liga Champions musim 2026/2027.

Sementara Lyon hanya mendapatkan tiket ke babak kualifikasi.

Peluang Sejarah bagi Verdonk

Capaian Lille ini menjadi kabar istimewa bagi sepak bola Indonesia.

Calvin Verdonk kini berada di ambang sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berkesempatan tampil di kompetisi paling elite di Eropa tersebut.

Di antara para pemain diaspora Indonesia yang merumput di Eropa musim ini, hanya Verdonk yang mampu membawa klubnya menembus zona Liga Champions.

Pemain lain masih harus puas berada di kompetisi level di bawahnya atau bahkan gagal tampil di turnamen UEFA musim depan.

Nasib Pemain Diaspora Lain

Mees Hilgers bersama Twente menutup musim di posisi keempat Liga Belanda.

Hasil itu membuat timnya hanya berpeluang tampil di Liga Europa melalui jalur kualifikasi.

Sementara Maarten Paes yang memperkuat Ajax harus puas melihat klubnya finis di posisi kelima.

Ajax kini hanya memiliki kesempatan tampil di UEFA Conference League melalui babak playoff.

Di Italia, Jay Idzes bersama Sassuolo masih tertahan di papan tengah dengan menempati peringkat ke-11 klasemen Serie A.

Nasib kurang baik juga dialami Emil Audero yang masih berjuang menjauh dari ancaman degradasi bersama Cremonese.

Kevin Diks pun belum mampu membawa klubnya bersaing di zona Eropa setelah timnya finis di peringkat ke-12 Bundesliga.

Momentum Bersejarah

Keberhasilan Lille menembus tiga besar Ligue 1 menjadikan musim ini terasa spesial bagi Calvin Verdonk.

Jika benar tampil di Liga Champions musim depan, ia akan mengukir sejarah baru bagi pemain Indonesia di kompetisi elite Eropa.

Kini, harapan publik Tanah Air tertuju pada langkah Verdonk bersama Lille untuk bersaing di panggung terbesar sepak bola antarklub Eropa musim mendatang.

Editor : Ali Mustofa
#pemain indonesia #sepak bola eropa #liga champions #Calvin Verdonk #lille