RADAR KUDUS - Arsenal F.C. sedang menghadapi masalah serius di lini pertahanan menjelang penutupan musim 2025/2026.
Cedera yang dialami beberapa pemain belakang membuat pelatih Mikel Arteta harus memutar otak mencari solusi baru, terutama di posisi bek kanan.
Situasi semakin rumit setelah Jurrien Timber belum sepenuhnya pulih dari cedera. Meski kondisi bek asal Belanda itu mulai menunjukkan perkembangan positif, Arteta masih belum bisa memastikan kapan sang pemain dapat kembali merumput.
Arteta mengungkapkan bahwa Timber terus bekerja keras untuk mempercepat proses pemulihannya. Namun, staf pelatih Arsenal memilih berhati-hati agar pemain berusia 24 tahun tersebut tidak mengalami masalah yang lebih serius menjelang partai penting akhir musim.
Krisis Arsenal bertambah setelah Ben White mengalami cedera ligamen lutut saat menghadapi West Ham United. Cedera itu diperkirakan membuat pemain tim nasional Inggris tersebut harus menepi dalam beberapa pertandingan krusial.
Absennya Timber dan White membuat Arsenal kehilangan dua opsi utama di sektor kanan pertahanan. Kondisi tersebut memaksa Arteta mempertimbangkan sejumlah alternatif demi menjaga stabilitas permainan tim.
Salah satu nama yang kini mulai dipersiapkan adalah Cristhian Mosquera. Pemain muda tersebut diproyeksikan tampil saat Arsenal menghadapi Burnley dan Crystal Palace dalam lanjutan kompetisi domestik.
Meski tampil cukup menjanjikan pada musim debutnya di Inggris, Mosquera sebenarnya lebih natural bermain sebagai bek tengah. Namun, situasi darurat membuat Arteta harus memaksimalkan fleksibilitas skuad yang dimilikinya.
Selain Mosquera, Arteta juga membuka kemungkinan menggunakan skema berbeda sesuai kebutuhan pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu menilai fleksibilitas menjadi faktor penting agar Arsenal tetap kompetitif di tengah badai cedera.
Di sisi lain, Timber masih berpacu dengan waktu demi bisa tampil pada final UEFA Champions League Final melawan Paris Saint-Germain F.C. pada akhir Mei mendatang.
Kehadiran Timber dinilai sangat penting karena Arsenal membutuhkan kekuatan tambahan untuk meredam agresivitas serangan PSG dari sisi sayap. Arteta pun mengakui kualitas dan kepemimpinan mantan pemain Ajax tersebut sangat dibutuhkan timnya.
Tak hanya Timber dan White, Arsenal juga masih dibayangi kondisi Riccardo Calafiori yang mengalami masalah fisik usai laga kontra West Ham. Walaupun cedera sang pemain belum dipastikan serius, tim medis tetap melakukan pemantauan ketat.
Untuk sementara, Arteta kemungkinan akan memaksimalkan opsi lain seperti Piero Hincapie dan Myles Lewis-Skelly demi menjaga keseimbangan lini pertahanan Arsenal.
Dengan jadwal padat dan pertandingan penting yang masih menanti, kemampuan Arteta meracik strategi alternatif bisa menjadi penentu keberhasilan Arsenal dalam menutup musim dengan hasil maksimal.
Editor : Mahendra Aditya