RADAR KUDUS - Al Nassr gagal memastikan gelar juara Saudi Pro League setelah ditahan imbang Al Hilal dalam laga dramatis yang berlangsung di Al Awwal Park, Riyadh, Rabu (13/5) dini hari WIB. Hasil mengecewakan itu terjadi akibat blunder fatal kiper Bento pada masa injury time.
Pertandingan sejatinya berjalan cukup baik bagi Al Nassr. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu tampil agresif sejak menit awal demi mengamankan kemenangan yang dibutuhkan untuk mengunci gelar juara lebih cepat.
Al Hilal sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam saat Karim Benzema mencetak gol pada menit ke-17. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside sehingga skor tetap bertahan imbang.
Setelah lolos dari ancaman, Al Nassr mulai menemukan ritme permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37 ketika Mohamed Simakan berhasil mencetak gol pembuka.
Gol tersebut membuat stadion bergemuruh dan membawa Al Nassr unggul 1-0 hingga turun minum. Situasi itu membuat peluang Ronaldo dan rekan-rekannya untuk meraih gelar juara semakin terbuka lebar.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Al Nassr berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Al Hilal terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Meski beberapa peluang tercipta, kedua tim kesulitan menambah gol. Ketika laga tampak akan berakhir dengan kemenangan tuan rumah, drama justru terjadi pada masa tambahan waktu.
Petaka datang dari kesalahan yang dilakukan kiper Al Nassr, Bento. Dalam situasi long throw yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya, penjaga gawang asal Brasil itu gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.
Alih-alih mengamankan bola, Bento justru membuat bola masuk ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Al Hilal berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 hanya beberapa detik sebelum pertandingan usai.
Blunder itu langsung menghancurkan harapan Al Nassr untuk berpesta juara di depan pendukung sendiri. Para pemain tampak kecewa karena kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya sirna akibat kesalahan di menit akhir.
Hasil imbang tersebut membuat Al Nassr kini mengoleksi 83 poin dari 33 pertandingan. Mereka masih memimpin klasemen Saudi Pro League dengan keunggulan lima angka atas Al Hilal yang baru memainkan 32 laga.
Namun, perebutan gelar belum sepenuhnya selesai. Al Nassr kini wajib meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Damac untuk memastikan diri menjadi juara liga musim ini.
Situasi bisa menjadi rumit apabila Ronaldo dan kawan-kawan gagal menang, sementara Al Hilal mampu menyapu bersih dua pertandingan tersisa. Jika poin kedua tim sama, Al Hilal akan unggul head to head setelah sebelumnya menang 3-1 pada pertemuan pertama musim ini.
Drama di Al Awwal Park menjadi bukti bahwa perebutan gelar Saudi Pro League masih belum selesai. Al Nassr kini harus bangkit dan memastikan tidak lagi kehilangan poin di laga penentuan nanti.
Editor : Mahendra Aditya