Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hitung-hitungan Degradasi Super League, Nasib Persis Solo Bergantung pada Madura United

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 11 Mei 2026 | 07:40 WIB
Cleylton Santos, mantan pemain Persis Solo yang direkrut Borneo FC
Cleylton Santos, mantan pemain Persis Solo yang direkrut Borneo FC

RADAR KUDUS - Persaingan papan bawah Super League 2025/2026 semakin panas menjelang akhir musim. Persijap Jepara dipastikan berhasil bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah meraih kemenangan penting atas Persita Tangerang. Di sisi lain, Persis Solo kini berada dalam situasi kritis dan terancam turun kasta ke Championship musim depan.

Persijap memastikan keselamatan mereka setelah menang meyakinkan 3-0 atas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Minggu (10/5/2026). Hasil tersebut membuat Laskar Kalinyamat mengoleksi 34 poin dan tidak lagi bisa disalip Persis Solo dalam klasemen akhir.

Walaupun Persis masih berpeluang menyamai jumlah poin Persijap jika memenangi dua laga tersisa, tim asal Solo itu kalah dalam rekor head to head. Situasi tersebut membuat Persijap resmi aman dari ancaman degradasi dan menyusul PSM Makassar yang lebih dulu memastikan bertahan di Super League musim depan.

Kini, perebutan untuk menghindari degradasi hanya menyisakan Persis Solo dan Madura United. Kedua tim masih berjuang agar tidak menyusul PSBS Biak dan Semen Padang yang sudah dipastikan turun kasta ke Championship 2026/2027.

Nasib Persis Solo menjadi yang paling mengkhawatirkan. Peluang Laskar Sambernyawa bertahan semakin menipis setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-32.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026), Persis gagal memanfaatkan kesempatan meraih tiga poin penting. Hasil imbang tersebut membuat posisi mereka semakin terjepit di zona merah.

Agar tetap bertahan di Super League, Persis wajib memenangkan seluruh pertandingan sisa musim ini. Namun, itu saja belum cukup. Mereka juga harus berharap Madura United gagal meraih poin penuh dalam laga-laga tersisa.

Madura United sendiri belum memainkan pertandingan pekan ke-31 dan dijadwalkan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Senin (11/5/2026) malam WIB.

Laga tersebut menjadi penentu besar bagi nasib Persis Solo. Jika Madura United berhasil mengalahkan Bhayangkara FC, maka Persis dipastikan terdegradasi tanpa perlu menunggu hasil pertandingan lainnya.

Meski demikian, Madura United diprediksi tidak akan mudah meraih kemenangan. Bhayangkara FC masih berpotensi memberikan kejutan meskipun performa mereka sedang mengalami penurunan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Tekanan besar kini berada di kubu Persis Solo yang hanya bisa berharap keajaiban terjadi pada sisa kompetisi. Situasi tersebut membuat persaingan degradasi Super League musim ini semakin dramatis hingga pekan-pekan terakhir.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2026 #Degradasi Liga 1 #persis solo #Madura united #persijap jepara