Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PSIM Akhiri Puasa Kemenangan, Malut United Tumbang 0-2 di Bantul

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 11 Mei 2026 | 07:30 WIB
Ze Valente pada Laga PSIM vs Malut United
Ze Valente pada Laga PSIM vs Malut United

RADAR KUDUS - PSIM Yogyakarta akhirnya kembali merasakan kemenangan setelah melewati periode sulit dalam beberapa pertandingan terakhir. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu malam (10/5/2026), Laskar Mataram sukses menundukkan Malut United dengan skor 2-0 pada lanjutan pekan ke-32 Super League 2025/2026.

Hasil tersebut menjadi kemenangan yang sangat penting sekaligus emosional bagi tim asuhan Jean-Paul van Gastel. Pasalnya, PSIM sebelumnya terjebak dalam tren negatif setelah gagal menang dalam delapan laga beruntun.

Sejak awal pertandingan, Malut United tampil lebih dominan dan langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tamu beberapa kali menekan pertahanan PSIM melalui permainan agresif yang membuat lini belakang tuan rumah harus bekerja keras sepanjang 30 menit pertama.

Meski sempat tertekan, PSIM perlahan mampu keluar dari tekanan dan mulai menemukan ritme permainan. Strategi yang diterapkan Jean-Paul van Gastel mulai terlihat efektif ketika timnya mampu meredam serangan lawan dan membangun serangan balik berbahaya.

Momen penentu pertandingan terjadi pada penghujung babak pertama. Gelandang Malut United, Wbeymar Angulo Mosquera, mendapat kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran di area terlarang. Insiden tersebut membuat PSIM mendapatkan hadiah tendangan penalti.

Ze Valente yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan terarahnya sukses mengecoh kiper Angga Saputro dan membawa PSIM unggul 1-0 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Malut United yang bermain dengan 10 pemain tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu mencoba tampil menyerang demi mengejar ketertinggalan.

Duet Sayuri bersaudara bersama David da Silva beberapa kali mengancam pertahanan PSIM. Namun, lini belakang tim tuan rumah tampil disiplin dan mampu mematahkan berbagai peluang yang dibangun lawan.

Ketika Malut United terlalu fokus menyerang, celah di lini pertahanan mereka justru dimanfaatkan PSIM pada menit akhir pertandingan. Melalui serangan balik cepat di masa injury time babak kedua, Irfan berhasil mencetak gol kedua dan memastikan kemenangan 2-0 untuk Laskar Mataram.

Tambahan tiga poin ini membuat posisi PSIM di klasemen mengalami peningkatan. Tim asal Yogyakarta itu kini mengoleksi 42 poin dari 32 pertandingan dan naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara.

Sementara itu, kekalahan membuat Malut United tertahan di posisi keenam dengan raihan 52 poin. Mereka kini harus bersaing ketat dengan Persebaya Surabaya dalam perebutan posisi papan atas.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2026 #Jean Paul van Gastel #PSIM vs Malut United #psim yogyakarta #Ze Valente