Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Malut United Protes Kartu Merah Angulo Usai Dikalahkan PSIM 0-2

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 11 Mei 2026 | 07:28 WIB
Laga PSIM vs Malut United
Laga PSIM vs Malut United

RADAR KUDUS - Malut United harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-2 dari PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-32 Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026), diwarnai kontroversi kartu merah yang diterima gelandang Malut United, Wbeymar Angulo.

Tim berjuluk Laskar Kie Raha menilai keputusan wasit mengusir Angulo menjadi titik balik yang membuat mereka gagal membawa pulang hasil positif. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, secara terbuka mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.

PSIM berhasil membuka keunggulan lewat eksekusi penalti Ze Valente pada masa injury time babak pertama. Hadiah penalti diberikan setelah wasit menilai Angulo melakukan handball di area terlarang. Dalam situasi itu pula, sang pemain langsung mendapat kartu merah.

Keputusan tersebut memicu protes dari kubu Malut United. Hendri Susilo menilai hukuman yang diberikan terlalu berat dan mengaku belum puas dengan penjelasan perangkat pertandingan terkait insiden tersebut.

Menurut Hendri, momen kartu merah itu sangat memengaruhi jalannya pertandingan. Bermain dengan 10 pemain membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan, terutama saat mencoba mengejar ketertinggalan di babak kedua.

Meski tetap berusaha memberi perlawanan, Malut United gagal menciptakan gol balasan. Kondisi kehilangan satu pemain membuat PSIM lebih leluasa mengontrol tempo permainan hingga akhirnya menambah gol pada menit akhir.

Gol kedua tim tuan rumah dicetak Andi Irfan pada menit 90+5 sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi PSIM Yogyakarta di hadapan pendukung sendiri.

Hasil ini menjadi pukulan bagi Malut United yang tengah berupaya menjaga posisi di papan klasemen Super League. Di sisi lain, kemenangan penting tersebut menjaga peluang PSIM untuk memperbaiki posisi menjelang akhir musim.

Hendri Susilo berharap evaluasi terhadap kepemimpinan wasit bisa dilakukan agar pertandingan berjalan lebih adil dan tidak merugikan salah satu tim.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2026 #Malut United vs PSIM #Wbeymar Angulo #psim yogyakarta #Hendri Susilo