RADAR KUDUS - AC Milan kembali menuai hasil mengecewakan usai tumbang 2-3 dari Atalanta pada pekan ke-36 Serie A 2025/2026 di San Siro, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat posisi Rossoneri di zona Liga Champions semakin rawan setelah para pesaing terus menempel ketat di klasemen.
Pasukan Massimiliano Allegri sebenarnya tampil cukup dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang. Milan mencatat 57 persen penguasaan bola serta expected goals (xG) mencapai 1,94. Namun efektivitas penyelesaian akhir kembali menjadi masalah besar yang belum mampu mereka atasi.
Atalanta justru tampil lebih klinis. Tim tamu sukses mencetak tiga gol melalui Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori sebelum Milan hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Strahinja Pavlovic serta penalti Christopher Nkunku di menit-menit akhir pertandingan.
Lini pertahanan Milan tampil rapuh sepanjang laga, sementara lini serang gagal memanfaatkan banyak peluang yang tercipta. Hasil ini membuat kritik terhadap performa Rossoneri semakin keras menjelang akhir musim.
Berikut ulasan performa dan rating pemain AC Milan setelah dipermalukan Atalanta di kandang sendiri.
Mike Maignan – 5
Kapten Milan menjalani malam yang sulit di San Siro. Meski sempat membuat beberapa penyelamatan penting, Maignan tetap harus memungut bola tiga kali dari gawangnya. Minimnya perlindungan dari lini belakang membuatnya kerap berada dalam situasi sulit.
Koni De Winter – 5,5
Bek muda Milan kesulitan mengimbangi agresivitas serangan Atalanta. Ia beberapa kali terlambat menutup ruang dan kontribusinya saat membantu serangan juga nyaris tidak terlihat sebelum akhirnya diganti di babak kedua.
Matteo Gabbia – 6
Gabbia cukup aktif dalam duel-duel bertahan dan sempat membantu tekanan di akhir pertandingan. Namun koordinasi lini belakang Milan secara keseluruhan tetap kacau, terutama saat menghadapi serangan balik cepat Atalanta.
Strahinja Pavlovic – 7,5
Salah satu sedikit pemain Milan yang tampil menonjol. Selain mencetak gol sundulan yang membuka harapan comeback, Pavlovic juga beberapa kali melakukan sapuan penting dan tampil penuh determinasi hingga akhir laga.
Alexis Saelemaekers – 6,5
Saelemaekers bekerja keras membantu transisi permainan Milan. Namun ia terlalu sering kehilangan bola sehingga beberapa momentum serangan Rossoneri terbuang sia-sia.
Ruben Loftus-Cheek – 6
Sebelum mengalami cedera dan ditarik keluar, Loftus-Cheek sempat memperlihatkan kontribusi positif di lini tengah. Sayangnya pengaruhnya tidak cukup besar untuk mengontrol permainan Milan.
Samuele Ricci – 7,5
Ricci tampil cukup konsisten di tengah buruknya performa tim. Ia mencatat assist untuk gol Pavlovic dan tampil rapi dalam distribusi bola dengan akurasi operan tinggi. Ricci menjadi salah satu pemain yang tetap tenang di tengah tekanan.
Adrien Rabiot – 7
Rabiot tampil agresif dan nyaris mencetak gol di awal laga. Ia aktif membantu serangan dan cukup dominan dalam duel lini tengah, meski performanya sedikit menurun setelah Atalanta mulai mengontrol tempo pertandingan.
Davide Bartesaghi – 6,5
Bartesaghi sempat memberikan beberapa umpan berbahaya dari sisi kiri. Namun ia juga cukup sering kehilangan penguasaan bola sehingga kontribusinya belum maksimal.
Santiago Gimenez – 6
Striker Milan itu berusaha aktif mencari ruang dan melepaskan beberapa percobaan ke gawang. Namun pertahanan Atalanta berhasil meredam pergerakannya dengan cukup baik.
Rafael Leao – 6
Leao tampil jauh dari performa terbaiknya. Winger asal Portugal itu gagal memaksimalkan peluang emas dan terlalu sering kehilangan bola. Ia juga terlihat frustrasi sebelum akhirnya ditarik keluar lebih awal.
Christopher Nkunku – 6,5
Masuk di babak kedua dan berhasil mencetak gol lewat titik penalti. Kehadirannya membuat lini depan Milan sedikit lebih hidup, meski kebangkitan Rossoneri datang terlalu terlambat.
Kekalahan ini semakin mempertegas inkonsistensi AC Milan musim ini. Meski masih berada di empat besar, posisi Rossoneri kini terus dibayangi AS Roma dan beberapa pesaing lain dalam perebutan tiket Liga Champions.
Dengan dua laga tersisa, tekanan terhadap Massimiliano Allegri dipastikan semakin besar. Jika tidak segera bangkit, Milan bisa kehilangan tempat di kompetisi elite Eropa musim depan.
Editor : Mahendra Aditya