Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rating Pemain Madrid Vs Barcelona: Vinicius Tenggelam Saat Blaugrana Kunci Gelar

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 11 Mei 2026 | 07:10 WIB
Insiden kartu merah Pedri di penghujung pertandingan Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu Minggu (26/10/2025) malam WIB.
Insiden kartu merah Pedri di penghujung pertandingan Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu Minggu (26/10/2025) malam WIB.

RADAR KUDUS - Real Madrid harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 0-2 dari FC Barcelona dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut bukan hanya membuat Los Blancos gagal menghentikan rival abadinya, tetapi juga memaksa mereka menyaksikan Barcelona memastikan gelar juara LaLiga tepat di hadapan mereka.

Dalam pertandingan yang berlangsung penuh tekanan, Madrid sebenarnya sempat mencoba memberikan perlawanan. Namun secara permainan, Blaugrana tampil jauh lebih matang dan dominan hampir sepanjang laga.

Salah satu pemain yang paling disorot tentu saja Vinícius Júnior. Winger asal Brasil itu tampil jauh di bawah performa terbaiknya dan gagal menjadi pembeda bagi Madrid di laga sepenting El Clasico.

Sebaliknya, Barcelona tampil efektif sejak menit awal lewat gol cepat Marcus Rashford dan Ferran Torres.

Barcelona Dominan Sejak Awal Pertandingan

Madrid tampak kesulitan menemukan ritme permainan sejak laga dimulai. Meski beberapa kali mampu menguasai bola, mereka tetap kalah dominan dibanding Barcelona yang tampil percaya diri di depan pendukung sendiri.

Gol pertama Barcelona lahir setelah Antonio Rüdiger melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti. Rashford yang maju sebagai eksekutor sukses mengirim bola ke sudut atas gawang tanpa mampu dihentikan Thibaut Courtois.

Situasi semakin buruk bagi Madrid ketika Dani Olmo mengirim umpan matang kepada Ferran Torres yang langsung menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dalam waktu kurang dari 20 menit.

Selepas dua gol tersebut, Madrid lebih sering berada dalam tekanan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Pedri dan Gavi Kuasai Lini Tengah

Salah satu faktor utama dominasi Barcelona adalah permainan lini tengah mereka.

Duet Pedri dan Gavi tampil luar biasa dalam mengontrol tempo permainan. Keduanya membuat lini tengah Madrid kesulitan menjaga keseimbangan sepanjang pertandingan.

Madrid memang beberapa kali mencoba menyerang melalui skema counter attack, tetapi peluang yang tercipta sangat minim.

Barcelona juga berhasil meredam pergerakan Vinicius Junior yang biasanya menjadi ancaman utama Los Blancos.

Vinicius Tampil Jauh dari Standar Terbaik

Vinicius menjadi salah satu pemain dengan performa paling mengecewakan di kubu Madrid.

Pemain asal Brasil tersebut memang cukup aktif bergerak dan beberapa kali mencoba menusuk dari sisi kiri. Namun ia gagal menciptakan peluang berbahaya maupun memberikan ancaman serius ke gawang Barcelona.

Sepanjang pertandingan, Vinicius terlihat kesulitan menghadapi disiplin lini belakang Blaugrana.

Kecepatan dan dribelnya yang biasanya mematikan nyaris tidak terlihat di laga ini. Barcelona mampu mematikan ruang geraknya dan membuatnya tampil frustrasi.

Jude Bellingham Jadi Sedikit Cahaya untuk Madrid

Di tengah buruknya permainan Madrid, Jude Bellingham menjadi salah satu pemain yang masih menunjukkan kualitas.

Gelandang asal Inggris itu beberapa kali melakukan penetrasi berbahaya ke area pertahanan Barcelona dan sempat mencetak gol pada babak kedua.

Namun gol tersebut dianulir karena offside.

Selain Bellingham, Madrid tidak memiliki banyak pemain yang benar-benar mampu memberikan dampak besar sepanjang pertandingan.

Rating Pemain Real Madrid Vs Barcelona

Penjaga Gawang dan Bek

Thibaut Courtois (6/10)
Tidak mampu menghentikan dua gol Barcelona, tetapi tetap melakukan beberapa penyelamatan penting sepanjang pertandingan.

Trent Alexander-Arnold (6/10)
Cukup baik dalam duel satu lawan satu dan beberapa kali mengirim umpan berbahaya, meski masih kurang disiplin menjaga ruang.

Raúl Asencio (5/10)
Kesulitan menjaga posisi dan terlihat panik menghadapi tekanan lini depan Barcelona.

Antonio Rüdiger (6/10)
Melakukan beberapa sapuan penting, tetapi pelanggarannya berujung gol pembuka Barcelona.

Fran García (7/10)
Salah satu pemain terbaik Madrid. Tampil cukup solid dan mampu memberikan perlawanan di sisi kiri.

Lini Tengah

Aurélien Tchouaméni (6/10)
Bekerja keras di lini tengah, tetapi kalah dominan dari permainan Pedri dan Gavi.

Eduardo Camavinga (5/10)
Aktif membantu pertahanan, namun kontribusi menyerangnya minim.

Brahim Díaz (4/10)
Memiliki semangat tinggi, tetapi sering mengambil keputusan yang kurang tepat.

Jude Bellingham (7/10)
Menjadi pemain paling menonjol di kubu Madrid. Enerjik dan sempat mencetak gol yang dianulir.

Lini Depan

Gonzalo García (5/10)
Kurang mendapat suplai bola, tetapi tetap bekerja keras menekan pertahanan lawan.

Vinicius Junior (5/10)
Tidak mampu menunjukkan pengaruh besar seperti biasanya dan gagal memimpin kebangkitan Madrid.

Pelatih dan Pemain Pengganti

Thiago Pitarch (5/10)
Masuk sebagai pemain pengganti tetapi sulit memberikan perubahan.

Franco Mastantuono (N/A)
Tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan dampak berarti.

Álvaro Arbeloa (4/10)
Madrid memang menunjukkan semangat juang, tetapi secara kualitas permainan masih kalah jauh dari Barcelona.

Kekalahan ini menjadi penutup pahit bagi perjalanan Madrid musim ini. Mereka tidak hanya gagal mempertahankan persaingan gelar, tetapi juga harus melihat rival abadinya merayakan trofi LaLiga di depan mata sendiri.

Editor : Mahendra Aditya
#Barcelona juara LaLiga 2026 #El Clasico 2026 #Real Madrid vs Barcelona #Vinicius junior #Jude bellingham