Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Resmi Degradasi ke Liga 2, Semen Padang Janji Lakukan Evaluasi Total

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 8 Mei 2026 | 08:58 WIB
Logo Semen Padang FC
Logo Semen Padang FC

RADAR KUDUS - Semen Padang FC dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan setelah hasil buruk yang mereka alami sepanjang kompetisi BRI Super League 2025/2026. Kepastian turun kasta didapat usai Kabau Sirah menelan kekalahan 0-1 saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-31.

Hasil tersebut membuat Semen Padang tetap tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin dari 31 pertandingan. Dengan hanya menyisakan tiga laga tersisa, peluang mereka untuk keluar dari zona degradasi dipastikan tertutup.

Secara matematis, Semen Padang memang masih berpotensi menyamai poin Madura United yang berada di batas aman dengan 29 angka. Namun, Kabau Sirah kalah head-to-head sehingga tidak mungkin lagi menyalip posisi tersebut.

Baca Juga: Persipura vs Adhyaksa FC Berebut Tiket Terakhir Super League 2026

Selain itu, Persis Solo yang berada satu tingkat di atas zona merah juga telah mengumpulkan 27 poin. Situasi itu membuat Semen Padang dipastikan harus turun ke kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan.

Performa tim asuhan Imran Nahumarury sepanjang musim memang jauh dari harapan. Dari 31 pertandingan yang telah dijalani, Semen Padang hanya mampu meraih lima kemenangan dan lima hasil imbang, sementara sisanya berakhir dengan kekalahan.

Produktivitas lini depan Kabau Sirah juga menjadi sorotan setelah hanya mencetak 22 gol sepanjang musim. Di sisi lain, lini pertahanan mereka tampil rapuh dengan kebobolan 52 gol hingga pekan ke-31.

Menanggapi kepastian degradasi tersebut, manajemen Semen Padang FC menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh suporter, pecinta sepak bola, dan masyarakat Sumatera Barat melalui akun resmi klub.

Baca Juga: Tranmere Rovers Datang ke Surabaya, Persebaya Bangun Akademi Bertaraf Global

Manajemen mengakui hasil yang diraih musim ini jauh dari ekspektasi dan menimbulkan kekecewaan besar bagi banyak pihak. Karena itu, klub berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai langkah pembenahan menuju musim berikutnya.

Dalam pernyataan resminya, manajemen menegaskan komitmen untuk membangun kembali kekuatan tim agar mampu bersaing lebih baik dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

Selain fokus pada evaluasi tim, manajemen juga mengambil langkah khusus untuk menjaga dukungan suporter pada sisa musim ini. Menyusul rencana renovasi Stadion Haji Agus Salim, klub memutuskan melakukan penyesuaian harga tiket untuk dua laga kandang terakhir.

Kebijakan tersebut diterapkan pada pertandingan melawan Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Manajemen berharap harga tiket yang lebih terjangkau dapat memudahkan masyarakat untuk tetap hadir memberikan dukungan langsung kepada tim.

Meski harus menerima kenyataan pahit terdegradasi, Semen Padang menegaskan mereka tidak akan berhenti berjuang. Klub bertekad menjadikan musim ini sebagai bahan evaluasi untuk membangun tim yang lebih kuat dan kompetitif demi target kembali promosi ke Liga 1.

Editor : Mahendra Aditya
#Semen Padang degradasi #Dewa United vs Semen Padang #Kabau Sirah Liga 2 #semen padang fc #Klasemen Liga 1 2026