RADAR KUDUS - Legenda Belanda Wesley Sneijder memberikan peringatan khusus kepada kapten timnas Belanda Virgil van Dijk setelah menyaksikan laga semifinal Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Atlético Madrid.
Dalam pertandingan yang dimenangi Arsenal 1-0 itu, perhatian tertuju pada performa Viktor Gyokeres. Meski tak mencetak gol, striker asal Swedia tersebut dinilai menjadi ancaman konstan bagi lini belakang lawan berkat kekuatan fisik dan mobilitasnya.
Pujian juga datang dari Toby Alderweireld yang menilai Gyökeres sebagai penyerang komplet. Menurutnya, sang pemain memang belum sempurna secara teknis, tetapi memiliki atribut penting seperti kekuatan, stamina, dan kemampuan menahan bola yang sangat membantu tim.
Baca Juga: Lukaku Kembali ke Napoli, Conte Tentukan Nasib Sang Striker
Gyökeres sendiri sempat menyia-nyiakan peluang emas di babak kedua setelah tembakannya melenceng dari sasaran. Namun, kontribusinya tetap dianggap vital dalam menjaga tekanan terhadap pertahanan Atlético sepanjang laga.
Sneijder kemudian mengulas bagaimana cara terbaik menghadapi tipe striker seperti Gyökeres. Ia menyoroti kesalahan yang kerap dilakukan bek, yakni terlalu dekat dan terpancing duel fisik.
“Kalau kamu terus menempel ketat, kamu justru akan kalah. Dia suka kontak fisik, lalu berputar dan langsung lepas,” jelas Sneijder.
Baca Juga: Lookman Melempem, Alvarez Hilang: Atletico Gagal ke Final
Ia pun memberikan saran langsung kepada Van Dijk menjelang potensi pertemuan melawan Swedia di level internasional. Menurutnya, kunci menghentikan Gyökeres adalah menjaga jarak dan tidak terpancing duel satu lawan satu.
“Biarkan dia bergerak dulu, baru dekati. Banyak bek membuat kesalahan karena terlalu agresif. Jadi, Virgil—jaga jarak,” tegasnya.
Pesan ini menjadi catatan penting bagi lini pertahanan Belanda. Dengan gaya bermain Gyökeres yang mengandalkan fisik dan momentum, pendekatan taktis yang tepat bisa menjadi pembeda antara sukses meredamnya atau justru menjadi korban.