RADAR KUDUS - Arsenal akhirnya memastikan tiket ke final Liga Champions UEFA usai menundukkan Atlético Madrid dengan skor tipis 1-0 dalam laga semifinal leg kedua yang berlangsung sengit di Emirates Stadium. Kemenangan ini mengantar tim asuhan Mikel Arteta unggul agregat 2-1 sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 20 tahun untuk kembali ke partai puncak.
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil disiplin dan berhati-hati, mengingat hasil imbang di leg pertama membuat peluang tetap terbuka. Namun, satu kesalahan kecil menjadi pembeda besar. Menjelang turun minum, kiper Jan Oblak gagal mengantisipasi bola hasil tembakan Leandro Trossard. Bola liar langsung disambar Bukayo Saka yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol.
Memasuki babak kedua, Atlético mencoba meningkatkan tekanan. Tim racikan Diego Simeone beberapa kali mengancam, termasuk melalui peluang emas yang lahir dari kesalahan William Saliba. Namun, upaya Giuliano Simeone gagal berbuah gol meski sempat melewati David Raya.
Arsenal pun mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga. Hasil ini membuat mereka kini hanya berjarak satu kemenangan dari trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Baca Juga: Gol Saka Antar Arsenal ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun
Penilaian Pemain Arsenal
Penjaga Gawang & Lini Belakang
- David Raya (7/10)
Tidak banyak mendapat ancaman serius, namun tetap sigap saat dibutuhkan. Distribusi bola cukup akurat. - Ben White (7/10)
Solid di sisi kanan, berkontribusi dalam build-up serangan dan disiplin saat bertahan. - William Saliba (6/10)
Cukup konsisten, meski sempat melakukan kesalahan yang hampir berakibat fatal. - Gabriel Magalhaes (7/10)
Tampil tangguh dalam duel dan krusial dalam mencegah peluang lawan. - Riccardo Calafiori (6/10)
Aktif membantu serangan, tetapi sempat melakukan pelanggaran berisiko di area penalti.
Lini Tengah
- Myles Lewis-Skelly (7/10)
Penampilan impresif dari pemain muda. Berani dan percaya diri di laga besar. - Declan Rice (7/10)
Kunci keseimbangan tim, kuat dalam bertahan dan efektif dalam transisi. - Eberechi Eze (4/10)
Kurang memberi dampak. Minim kontribusi dan sering kehilangan bola.
Lini Depan
- Bukayo Saka (7/10)
Penentu kemenangan. Tidak banyak peluang, tetapi satu momen dimanfaatkan maksimal. - Viktor Gyokeres (7/10)
Pergerakannya menyulitkan lawan, meski gagal menambah keunggulan. - Leandro Trossard (7/10)
Berperan dalam terciptanya gol dan rajin membantu pertahanan.
Pemain Cadangan & Pelatih
- Martin Odegaard (6/10)
Masuk dan membantu menjaga ritme permainan. - Noni Madueke (6/10)
Memberikan energi baru dengan pressing agresif. - Piero Hincapie (6/10)
Langsung memberi dampak dengan menciptakan peluang. - Martin Zubimendi & Gabriel Martinelli (-)
Bermain singkat, belum cukup memberi pengaruh. - Mikel Arteta (8/10)
Strategi berjalan efektif. Keputusan memainkan Saka sejak awal terbukti krusial.