Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Setelah Kalah dari Persija, Pelatih Persijap Perbaiki Finishing dan Fokus Curi Poin Lawan Persita

Achmad Ulil Albab • Selasa, 5 Mei 2026 | 21:19 WIB
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos memberikan keterangan usai kalah dari Persija Jakarta dengan skor 2 - 0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5). (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos memberikan keterangan usai kalah dari Persija Jakarta dengan skor 2 - 0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5). (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

 

JEPARA – Hasil kekalahan di laga kandang saat menjamu Persija Jakarta sangat mengecewakan bagi Persijap Jepara.

Kekalahan 2 – 0 itu bahkan membuat Persijap harus turun ke peringkat 15 klasemen sementara BRI Super League pekan ke-31.

Pelatih Persijap Mario Lemos tak bisa menyembunyikan kekecawaan atas hasil kekalaahan tersebut.

“Kalah di kandang adalah jelak apalagi kita bermain di hadapan pendukung. Kita masih bisa perbaiki dan fokus curi poin di Persita nanti,” ungkap pelatih asal Portugal ini.

Menurutnya kekalahan ini tidak lepas dari kualitas pemain Persija Jakarta yang jauh lebih baik.

Mario Lemos memuji kedalaman skuad Macan Kemayoran sehingga punya banyak opsi dalam skema permainan.

“Ini laga yang sulit, kita harus perbaiki lagi, finishing peluang juga. Kita harus pikir lagi kedepan, fokus untuk curi poin lawan Persita,” tegas Mario Lemos.

Sementara itu pemain Persijap Borja Martinez menilai faktor kekalahan yang dialami salah satunya karena pemain Persija dapat memanfaatkan peluang dengan baik.

Selain itu materi pemain Persija juga dinilai lebih baik. 

"Persija bermain lebih baik, para pemain depan mereka punya kecepatan yang membuat kita kesulitan," papar pemain yang datang pada putaran kedua ini.

Blunder

Selain kalah dari segi materi pemain, kekalahan  Persijap atas Persija juga tidak lepas dari faktor adanya blunder yang berbuah gol pembuka bagi tim tamu Persija Jakarta.

Pada menit ke-63, kapten Persijap Jepara Wahyudi Hamisi yang sukses merebut bola dari Alano malah salah memberi umpan.

Passing mendatarnya justru mengarah ke kaki pemain Persija Jakarta, hingga akhirnya membuka celah pertahanan, dan dituntaskan dengan gol oleh Rayhan Hannan.

Nampak ada tidak fokus dari para pemain Persijap, terutama saat mengantisipasi serangan mendadak tersebut.

Sementara gol kedua lahir dari situasi serangan balik cepat, saat para pemain Persijap sedang fokus mengejar gol penyama kedudukan di penghujung pertandingan.

Kekalahan atas Persija Jakarta ini juga membuat Laskar Kalinyamat semakin terancam terjun ke jurang degradasi.

Persijap tinggal menyisakan 3 pertandingan, menghadapi Persita Tangerang, Borneo FC dan Persib Bandung. Dua tim terakhir merupkan tim kuat yang sedang bersaing berebut gelar juara.

Secara matematis, Persijap hanya berpeluang mendapat poin saat berjumpa Persita, dan akan sangat kesulitan untuk mengambil poin dari Borneo dan Persib.

Situasi yang sangat sulit bagi Persijap Jepara, sebab dua pesaing utamanya saat ini, Madura United dan Persis Solo tinggal menyisakan pertandingan dengan tim yang nyaris tanpa beban lagi. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#hasil akhir persijap vs persija #pelatih persijap jepara mario lemos #persijap jepara