JEPARA – Animo belanja merchandise tim Persijap Jepara terbilang tinggi pada ajang BRI Super League musim 2025/2026 ini. Penjualan jersey hingga bulan April ini sudah menyentuh angka 1.000-an pcs.
Hal itu diungkapkan Diah Kusumaningrum, 22, shopkeeper Persijap Store saat diwawancarai pada Jumat (25/4).
Persijap Store sendiri berada di kawasan Stadion Gelora Bumi Kartini, tepatnya berada di bawah tribun VIP sayap timur.
Store ini buka setiap pertandingan Persijap Jepara, serta hari biasa Selasa – Minggu pukul 10.00 – 18.00 WIB, Senin buka kalau pas ada pertandingan.
Diah mengaku paling banyak yang laku adalah jersey suporter version. Pada September 2025 penjualan mencapai 470 pcs jersey suporter version.
Pada Oktober 2025 terjual 280 pcs jersey suporter version dan 27 pcs jersey player issue, sementara pada November 2025 terjual 132 pcs jersey suporter version dan 64 pcs jersey player issue.
“April ini jersey player issue stok 100-an pcs, saat ini tinggal sisa sedikit. Sudah banyak yang dipesan,” ungkapnya.
Diah mengakui antusiasme tinggi para suporter Persijap Jepara maupun masyarakat umum lainnya. Namun saat performa Persijap sempat down, penjualan sempat ikut meredup.
“Kemudian ketika masuk pemain – pemain baru di putaran kedua antusias mulai ramai lagi, banyak yang cari. Jersey player issue juga banyak yang cari,” imbuhnya.
Di Persijap Store menjual dua jenis jersey Persijap Jepara. Yaitu jenis suporter version yang full printing dan jenis player issue yang lebih detail dan sama dengan yang dipakai pemain di lapangan.
Jersey suporter version lebih ekonomis, dibanderol Rp 130 ribu per pcs, sedangkan jersey player issue dibanderol dengan harga Rp 400 ribu.
Untuk jersey suporter version tersedia 4 warna, merah, putih, biru dan kuning. Sedangkan jersey player issue hanya tersedia jersey home (merah) dan away (putih).
“(Meskipun lebih mahal), banyak suporter yang nunggu rilisan player issue, banyak pesan juga lewat WA dari luar kota warga Jepara perantauan banyak yang pesan. Selain itu juga banyak yang minta pasang nameset pemain, tapi untuk sementara belum ready di Persijap Store,” papar Diah.
Selain jersey player issue, fans Persijap Jepara juga banyak yang menanyakan produk –produk lain, seperti jersey merah bergaris yang dipakai pemain dan official tim, jersey training hitam dan hijau toska, serta jersey kids.
Aji Utoro, salah seorang fans Persijap Jepara mengaku sengaja menunggu rilisan jersey player issue karena secara detail lebih bagus dari versi suporter yang hanya full printing.
“Suka yang player issue karena kelihatan lebih premium juga, detailnya dapat dan sama dengan yang dipakai untuk pemain. Semoga kualitasnya juga awet, seperti apparel sebelum-sebelumnya saya beli lumayan awet bagus,” ungkap Aji.
Lebih lanjut pihaknya juga berharap Persijap Store bisa semakin lengkap produknya, tidak hanya menjual jersey tetapi merchandise lain tentang Persijap.
“Harapannya seperti tim – tim Liga 1 lainnya, ada kaus, jaket, tumbler, mug atau barang –barang lainnya,” harap Aji.
Saat ini selain menjual jersey, di Persijap Store juga tersedia syal, topi, bola, dan juga tas kain. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab