RADAR KUDUS - Bruno Fernandes sedang menjalani salah satu musim terbaiknya bersama Manchester United.
Gelandang asal Portugal itu telah mencatatkan 18 assist di Premier League musim 2025/2026—hanya terpaut dua dari rekor sepanjang masa.
Catatan tersebut menempatkannya dalam jalur untuk melampaui rekor 20 assist dalam satu musim yang sebelumnya dipegang Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.
Bukan Sekadar Angka, Tapi Dampak Nyata
Kontribusi Fernandes tak berhenti pada statistik.
Ia menjadi pusat permainan MU, terutama setelah pergantian pelatih ke Michael Carrick sebagai manajer interim.
Perannya lebih bebas dan efektif, menghasilkan delapan gol serta aliran assist yang konsisten.
Dampaknya terlihat jelas: MU kini bertengger di papan atas klasemen dan kembali dalam jalur menuju Liga Champions, setelah sempat terseok di awal musim.
Adaptasi yang Mengubah Segalanya
Carrick tidak banyak mengubah struktur tim, tetapi melakukan penyesuaian kecil yang krusial terhadap posisi Fernandes.
Hasilnya, sang playmaker tampil lebih leluasa dalam mengatur tempo dan membuka ruang.
Pengalaman serta visi bermain menjadi kombinasi yang membuat Fernandes semakin matang. Ia tidak hanya menjadi kreator peluang, tetapi juga pemimpin di lapangan.
Rekor di Depan Mata, Tantangan Menanti
Dengan beberapa pertandingan tersisa, peluang untuk mencetak sejarah sangat terbuka.
Laga berikutnya melawan Brentford bisa menjadi titik penting, baik untuk mengejar tiga poin maupun menambah pundi-pundi assist.
Jika mampu melampaui angka 20, Fernandes tak hanya mencatat rekor baru, tetapi juga memperkuat peluangnya meraih penghargaan individu musim ini.
Musim ini menjadi bukti bahwa satu pemain bisa mengubah arah tim.
Fernandes bukan sekadar pengumpan, melainkan penggerak utama kebangkitan Manchester United.
Rekor mungkin hanya angka, tetapi dampaknya terasa nyata dalam perburuan tiket Liga Champions.
Editor : Mahendra Aditya