SLEMAN – Persiku Kudus harus mengakhiri tren tak terkalahkan setelah kalah 2-1 dari tuan rumah PSS Sleman dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, kemarin malam.
Dalam pertandingan tersebut, Persiku tampil lepas dengan menerapkan skema lima bek untuk memperkuat lini pertahanan.
Sementara PSS Sleman tampil agresif sejak awal karena mengincar kemenangan demi menjaga peluang promosi ke Liga 1.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tuan rumah langsung menekan. Kecepatan Terens di sektor sayap menjadi andalan untuk membongkar pertahanan tim tamu.
Serangan juga dibangun dari lini tengah melalui pergerakan Injai yang beberapa kali menciptakan peluang, termasuk tembakan spekulatif dari luar kotak penalti yang sempat digagalkan kiper Persiku, Riki Pambudi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-40. Berawal dari umpan silang ke kotak penalti, bola liar hasil sapuan yang kurang sempurna berhasil dimanfaatkan Injai.
Sundulan pemain asal Prancis itu membawa PSS Sleman unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persiku langsung bangkit. Pelanggaran terhadap Hugo Samir di depan kotak penalti berbuah peluang emas.
Tendangan bebas Caique Souza meluncur deras ke pojok gawang dan tak mampu dijangkau kiper Ega, membuat skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-48.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Enam menit berselang, PSS Sleman kembali memimpin melalui situasi bola mati.
Umpan Riko Simanjuntak disambut sundulan Gustavo Tocantins yang sukses menembus gawang Persiku, mengubah skor menjadi 2-1.
Gustavo sempat mencetak gol tambahan, namun dianulir VAR karena pelanggaran lebih dulu terhadap Jaimerson.
Hingga peluit panjang berbunyi, Persiku gagal menyamakan kedudukan.
Kekalahan ini memutus rekor tak terkalahkan Persiku di putaran ketiga, meski posisi mereka di Championship dipastikan aman.
Pelatih Persiku, Bambang Pujo Sumantri, menilai laga berjalan menarik dan mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter karena tim belum mampu membawa pulang poin.
Di sisi lain, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, bersyukur atas kemenangan timnya.
Ia mengakui timnya harus bekerja keras membongkar pertahanan Persiku yang tampil dengan lima bek dan akan menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi. (gal)
Editor : Ali Mustofa