Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Laga Hidup Mati di Padang! Persijap Datang Percaya Diri, Semen Padang Terancam Makin Tenggelam

Ali Mustofa • Senin, 20 April 2026 | 12:29 WIB
ADAPTASI: Para pemain Persijap Jepara gelar latihan pada Minggu (19/4), sebelum laga melawan Semen Padang pada Senin (20/4). (MO PERSIJAP UNTUK RADAR KUDUS)
ADAPTASI: Para pemain Persijap Jepara gelar latihan pada Minggu (19/4), sebelum laga melawan Semen Padang pada Senin (20/4). (MO PERSIJAP UNTUK RADAR KUDUS)

RADAR KUDUS – Persijap Jepara bertolak ke Padang dengan rasa percaya diri tinggi menjelang laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/26.

Laskar Kalinyamat dijadwalkan menantang tuan rumah Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4) sore WIB dalam duel yang dipastikan sarat tekanan.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan skuadnya berada dalam kondisi siap bertanding.

Target utama tim adalah membawa pulang poin dari lawatan yang diprediksi berlangsung berat tersebut.

Menurutnya, pertandingan ini memiliki arti penting karena kedua tim masih berkutat di papan bawah klasemen.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Lemos menyebut timnya datang dengan motivasi tinggi serta tekad meraih hasil terbaik.

Ia tetap menaruh respek kepada kekuatan Semen Padang, namun menegaskan Persijap tidak datang hanya untuk bertahan.

Kepercayaan diri Persijap meningkat berkat tren positif dalam beberapa laga terakhir.

Dari enam pertandingan terakhir, mereka belum terkalahkan dengan catatan dua kemenangan dan empat hasil imbang.

Momentum tersebut semakin kuat setelah kemenangan 2-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pertandingan sebelumnya.

Saat ini Persijap menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 25 poin, sedangkan Semen Padang berada di posisi ke-17 dengan 20 poin.

Selisih yang tipis membuat duel ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi.

Lemos juga memastikan membawa 22 pemain yang siap diturunkan sesuai kebutuhan tim di lapangan.

Ia menekankan pentingnya disiplin, energi tinggi, dan fokus sepanjang pertandingan untuk mencapai target poin.

Persijap ingin mempertahankan tren positif, sementara Semen Padang berambisi bangkit di depan publik sendiri.

Persaingan di papan bawah Super League musim ini memang semakin panas.

Dengan tujuh pertandingan tersisa, Semen Padang masih berada dalam tekanan zona degradasi.

Tim berjuluk Kabau Sirah kini menghuni posisi ke-17 dengan 20 poin dan harus bekerja keras agar tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Ketatnya persaingan terlihat dari selisih poin tipis dengan tim lain seperti PSBS Biak, Persis Solo, Persijap Jepara, dan Madura United.

Jarak dua hingga delapan poin membuat peluang keluar dari zona merah masih terbuka bagi semua tim.

Namun performa Semen Padang belum stabil.

Dalam lima pertandingan terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Kondisi ini menjadi alarm bagi tim untuk segera bangkit.

Laga melawan Persijap menjadi kesempatan penting bagi Semen Padang untuk memperbaiki posisi.

Bermain di kandang sendiri diharapkan memberi dorongan moral tambahan dari suporter.

Kemenangan akan membuka peluang keluar dari zona degradasi, sementara kegagalan meraih poin berpotensi memperburuk posisi tim.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, memastikan persiapan tim berjalan baik meski masih kehilangan beberapa pemain kunci seperti Wakaso, Irsyad, dan Samuel yang belum pulih dari cedera.

Ia menegaskan absennya sejumlah pemain tidak boleh menjadi alasan untuk tampil di bawah performa terbaik.

Menurutnya, Persijap merupakan lawan yang patut diwaspadai. Imran menilai tantangan terbesar timnya adalah menjaga konsistensi permainan sendiri.

Ia tetap berharap dukungan moral suporter dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.

Penyerang Semen Padang, Firman Juliansyah, menyatakan kesiapan tim telah mencapai tahap maksimal.

Para pemain optimistis mampu menjalankan instruksi pelatih dan meraih tiga poin di kandang.

Di sisi lain, Persijap menatap laga ini sebagai kesempatan membalas kekalahan 1-2 pada pertemuan pertama.

Tekanan semakin terasa setelah Madura United naik ke posisi 14, membuat setiap poin menjadi sangat berharga bagi Laskar Kalinyamat.

Kabar baik bagi Persijap datang dari pulihnya striker andalan Iker Guarrotxena.

Kehadirannya di lini depan diharapkan mampu meningkatkan daya serang tim dalam laga krusial ini.

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan kemenangan, pertandingan di Stadion Haji Agus Salim dipastikan berlangsung sengit hingga menit akhir.

Editor : Ali Mustofa
#semen padang fc #zona degradasi #pertandingan #Super League #persijap jepara