RADAR KUDUS - Persaingan papan atas Super League 2025-2026 memasuki titik krusial saat Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Dewa United pada pekan ke-28. Laga yang digelar di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam, menjadi salah satu ujian paling menentukan bagi pemuncak klasemen.
Secara statistik, Persib memang sedikit lebih unggul dalam riwayat pertemuan. Dari tujuh duel sejak Dewa United promosi ke kasta tertinggi, Maung Bandung meraih tiga kemenangan, sementara Dewa United hanya sekali menang dan sisanya berakhir imbang.
Namun, angka tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan aktual di lapangan.
Bukan Sekadar Statistik: Kualitas Individu Jadi Ancaman Nyata
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai Dewa United sebagai tim dengan kedalaman skuad yang kuat. Ia secara terbuka mengakui kualitas individu pemain lawan yang berada di level atas.
Dengan komposisi pemain seperti Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, hingga tambahan tenaga baru di putaran kedua, Dewa United dinilai memiliki potensi besar untuk menciptakan kejutan, meski posisi mereka saat ini berada di papan tengah.
Faktor lain yang disorot adalah pengalaman Dewa United bermain di kompetisi Asia. Partisipasi di AFC Challenge League disebut memengaruhi konsistensi mereka di liga domestik, terutama dalam hal kebugaran dan rotasi pemain.
Momentum Dewa United: Sinyal Bahaya untuk Persib
Dewa United datang dengan kepercayaan diri usai meraih kemenangan tandang penting di laga sebelumnya. Momentum ini menjadi sinyal bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan, terlebih saat bermain di kandang sendiri.
Bagi Persib, laga ini bukan sekadar mempertahankan posisi puncak, tetapi juga menjaga jarak dari pesaing terdekat seperti Borneo FC dan Persija Jakarta yang terus menempel ketat.
Kehilangan poin di fase ini bisa berdampak langsung pada peluang juara.
Head to Head: Ketat dan Sulit Diprediksi
Dalam lima pertemuan terakhir, hasilnya cenderung berimbang dan menunjukkan duel yang kompetitif. Persib memang sempat menang tipis 1-0 pada putaran pertama musim ini, tetapi Dewa United juga pernah mencuri kemenangan meyakinkan.
Hal ini menegaskan bahwa pertemuan kedua tim lebih sering ditentukan oleh detail kecil—bukan dominasi sepihak.
Pertandingan ini berpotensi menjadi titik balik dalam perburuan gelar. Persib di atas kertas lebih diunggulkan, tetapi Dewa United memiliki semua elemen untuk menjadi batu sandungan.
Jika Persib gagal mengamankan poin penuh, persaingan di papan atas bisa kembali terbuka lebar.
Editor : Mahendra Aditya