PSIS Semarang Ganti Pelatih di Fase Krusial, Apa Dampaknya bagi Laskar Mahesa Jenar?

Ali Mustofa • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 15:19 WIB
Coach Andri Ramawi pelatih baru PSIS Semarang
Coach Andri Ramawi pelatih baru PSIS Semarang

RADAR KUDUS – Kabar mengejutkan datang dari PSIS Semarang.

Di tengah fokus tim menghadapi tiga pertandingan sisa musim, pelatih kepala Andri Ramawi memilih mundur dari kursi kepelatihan Laskar Mahesa Jenar.

Pengunduran diri pelatih berusia 39 tahun itu diumumkan melalui pernyataan resmi klub pada Rabu (15/4/2026).

Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan Andri selama menangani tim.

Saat dikonfirmasi, Andri membenarkan dirinya tidak lagi bersama tim.

Ia menegaskan keputusan tersebut berkaitan dengan komitmennya terhadap mantan Direktur Teknik PSIS, Angel Alfredo Vera, yang lebih dulu meninggalkan klub.

Menurut Andri, sejak awal bergabung ia memiliki kesepakatan pribadi dengan Alfredo Vera bahwa dirinya juga akan mundur jika sang direktur teknik tidak lagi berada di dalam tim.

Ia menegaskan tidak ada persoalan dengan manajemen, dan keputusan tersebut murni dilandasi komitmen pribadi.

Andri sendiri direkrut pada putaran ketiga Championship 2025/2026.

Selama menukangi PSIS, ia mencatatkan hasil cukup positif dengan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan dalam enam pertandingan terakhir, menunjukkan performa tim yang relatif stabil.

Untuk menjaga kontinuitas tim, manajemen menunjuk asisten pelatih Anang Dwita sebagai pelatih sementara.

Ia akan memimpin tim menghadapi Persipura Jayapura pada pekan ke-25 Championship 2025/2026, Sabtu (18/4) mendatang.

Pergantian pelatih di fase krusial musim ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSIS, baik dari sisi strategi maupun mental pemain.

Kini fokus tim tertuju pada kemampuan menjaga konsistensi permainan agar tetap kompetitif hingga akhir kompetisi. 

Editor : Ali Mustofa
Andri Ramawi pelatih pertandingan PSIS Semarang pengunduran diri