JEPARA — Pelatih Kepala Persijap Jepara Mario Lemos, menegaskan timnya layak meraih kemenangan. Usai menundukkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1.
Laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, pada Sabtu (11/4) malam.
Menurutnya, gol cepat di menit ke-1, lewat cutikan Borja Herrera, menjadi kunci utama keberhasilan tim.
Keunggulan di menit pertama, membuat para pemain tampil lebih percaya diri dalam mengendalikan jalannya laga.
“Kami melihat pertandingan ini dengan sangat senang karena sesuai target, yaitu memenangkan pertandingan, dan itu terjadi. Gol cepat memberi kami kepercayaan diri,” ungkapnya usai laga.
Sejak menit awal, Lemos menekankan pentingnya mengambil inisiatif serangan.
Strategi tersebut berjalan efektif. Di mana Persijap mampu langsung menekan, menguasai bola dalam waktu singkat hingga akhirnya membuka keunggulan.
Ia juga menyoroti keberhasilan lini pertahanan, dalam meredam kekuatan Bhayangkara FC.
Menurutnya, sejumlah pemain berbahaya lawan seperti Sidibé, Mbarga, dan Henry mampu diminimalisir pergerakannya sepanjang pertandingan.
“Kami tahu mereka punya lini depan yang sangat berbahaya, tapi itu bisa kami atasi. Mereka tidak bisa berbuat banyak,” jelasnya.
Kemenangan Persijap Jepara ini, memutus keberuntungan Bhayangkara FC. Setelah enam kali hoki, menang.
Pasalnya tim berjuluk The Guardians ini sebelumnya menumbangkan sejumlah tim kuat.
Mulai dari Persija Jakarta, Arema FC, Dewa United, Semen Padang, Persik Kediri, hingga Persebaya Surabaya.
Rentetan hasil positif tersebut mengantarkan Bhayangkara FC, kini bertengger di peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 44 poin.
Meski demikian, Lemos tetap memberikan catatan evaluasi, terutama terkait kebobolan satu gol di menit akhir pertandingan.
Ia menilai hal tersebut menjadi pekerjaan rumah, yang harus segera diperbaiki dalam laga-laga berikutnya.
“Kebobolan di akhir (laga, red) tentu tidak baik, tapi yang paling penting kami mendapatkan tiga poin,” tegasnya.
Lemos juga menyinggung situasi pertandingan yang sempat berubah, termasuk kartu merah yang diterima pemain Bhayangkara.
Namun, ia menegaskan fokus timnya tetap sama, yakni mengamankan kemenangan.
“Saya selalu fokus ke tim dan bagaimana pemain menjalankan instruksi di lapangan. Sejak awal kami ambil inisiatif, jadi saya yakin kami pantas menang,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persijap yang mencetak gol kedua dalam laga ini, Sudi Abdallah, menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari persiapan matang dan kedisiplinan tim.
Ia mengatakan seluruh pemain menjalankan instruksi pelatih dengan baik sejak awal laga.
“Kalau dilihat, ini sesuai instruksi. Kami melakukan persiapan dengan baik dan bermain disiplin. Bhayangkara memang tim bagus, tapi ini hasil kerja keras semua pemain di lapangan,” pungkasnya.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Persijap dalam upaya menjauh dari zona degradasi, sekaligus menjaga tren positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kini bertengger di peringkat ke-14, dengan koleksi sementara 25 poin.(fik)
Editor : Admin